Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Data Dan Gambar Pembantaian Warga Poso Oleh Densus 88 (Fakta Dan Analisa)

Data Dan Gambar Pembantaian Warga Poso Oleh Densus 88 (Fakta Dan Analisa)

Ratings: (0)|Views: 20 |Likes:
Published by Larassati907

More info:

Published by: Larassati907 on Sep 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2014

pdf

text

original

 
Kajian UtamaNasionalInternasionalAnalisisKristologiKonspirasiMercusuarContentsWallpaper Islami
HomeDaftar IsiAboutOur IdeologyAkhwat ZoneRecent CommentStay Connected
 
11/09/13Islam Will Dominate: Data Dan Gambar Pembantaian Warga Poso Oleh Densus 88 (fakta Dan Analisa)www.globalmuslim.web.id/2013/09/data-dan-gambar-pembantaian-warga-poso.html2/11
terdapat 3 orang yang mengalami luka tembak, antara lainRizki alias KikiOmo, menderita 3 luka tembakan dibagian dada dan 1 tembakandipahasebelah kanan. Sedangkan Maslan, warga jl. Pulau Irian Jayatertembakdibagian paha. Kedua korban luka dirawat di RS Umum Posoadapenyerangan olehBrimob pada warga yang dikatakan daftar pencarianorang (DPO) dan menghasilkanrumah-rumah penduduk yang rusak sertaadanya warga yang meninggal, akibattembakan para aparat yang membabibuta. Tetapi anehnya, tidak ada penjelasanapalagi penghentian operasiyang banyak melukai masyarakat.Pada tanggal, 23 Oktober 2006 bentrokan berulanglagi antara ratusanpengantar jenazah Udin dengan anggota Brimob di Jalan PulauSeram.Massa melempari aparat Brimob dengan batu dan dibalas denganmelepaskantembakan yang menciderai tiga penduduk sipil, salah satunyaadalah GalihPamungkas, anak berusia 3,5 tahun yang sedang bermain didepan rumahnyaPada tanggal 20 Nopember 2006, Tim Pencari Faktakasus Gebang Rejo,Poso melalui Menteri Politik dan Keamanan, Widodo AS,menyampaikanlaporan hasil investigasi kepada publik, namun 10 butirrekomendasi yangdiantaranya meminta kepada petinggi polri untuk segera memintamaaf kepada umat Islam Poso secara umum dan kepada keluarga korbanatasperistiwa tanggal 22 Oktober 2006 (point a) tidak disampaikan secaraterbuka.Bentrok 22 Oktober 2006 ini menjadi penanda akanmunculnya kebijakankeamanan baru terhadap masalah PosoMasalah tersebut belum reda, awal 2007 dimulai denganpenyergapan danpenembakan yang terjadi pada 11 Januari 2007 lalu yangmenumbangkan 3warga (2 meningga). Dari keterangan warga dan saksi mata, tidakada satuwarga pun yang memegang senjata layaknya aparat yang telah siapdengananeka senjata otomatis.Kemudiantanggal 22 Januari 2007 merupakan hari yang paling berkabunguntuk masyarakatPoso, karena dari 15 warga yang ditembak tidak ada satupun DPO. Mereka memburuwarga seperti memburu Kelinci dan dijadikanTester. Ini artinya, aparat tidaklagi berlaku adil pada masyarakat. Di Tutuptutupi oleh Komnas HAM, Pernyataandi media Masa hanya Isapan jempolbelaka. TimAnti Teror Polri telah menembaki juga lokasi perumahan wargaPoso. Tetapi RAIDini dilanjutkan 11 hari kemudian dan memakan korban jiwa yang sangat banyaksekali.KAMPRET KOMNAS HAM DAN DAN KONTRAS JUSTRU MELAKUKANKONSPIRASI UNTUKMENUTUPI KEJAHATAN KEMANUSIAANMendengar kejadian Tersebut, Komnas HAM Langsung menurunkan TimdiLapangan untuk menyelidiki pelanggaran HAM yang terjadi, sepertibiasamemanggil media massa dan memberikan keterangan Pers, ituhanyalah Basa Basi,mereka sebenarnya mengais rejeki ditengahpenderitaan Rakyat dan BangsaIndonesia yang bantai, permasalahanhanya sampai di situ, seperti kasus kasussebelumnya. Titik !
 
11/09/13Islam Will Dominate: Data Dan Gambar Pembantaian Warga Poso Oleh Densus 88 (fakta Dan Analisa)www.globalmuslim.web.id/2013/09/data-dan-gambar-pembantaian-warga-poso.html3/11
BASA BASI KOMNAS HAMWakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ZoemrotinKSusilo menegaskan, secara umum polisi telah melakukan pelanggaran hakasasimanusia (HAM) dalam menangani kasus-kasus kekerasan di Poso,Sulawesi Tengah(Sulteng). “Kita sedang mengklarifikasi hasil temuan kita diPoso apakahtelah terjadi pelanggaran HAM berat ataukah masih dalamtaraf pelanggaran HAMbiasa yang dilakukan polisi,” ujar ZoemrotinPelanggaran HAM sepertimenghilangkan nyawa belasan orang sehingga jelas telah melanggar hak hidupseseorang, hilangnya rasa amanmasyarakat karena tindakan aparat yang menangkaporang dengan cara-cara represif, bahkan adanya kasus-kasus salah tangkap warga diPoso laludilepaskan kembali, menurut Zoemrotin sebagai tindak pelanggaranHAMoleh aparat. Dikatakan, penyelidikan terhadap pelanggaran HAM diPoso akandilihat dari pihak aparat JUGA MASYARAKAT. Tentu kitabertanyakepada Komnas HAM, dalam Kasus ini,MASYARAKAT MANA YANGMELAKUKANPELANGGARAN ?Sampai saat ini Komnas HAM tidak bisamembuktikan jika adawarga Poso yang melakukan pelanggaran HAM.BEGAJULK ASING DAN JABLAI BELANDA SEDANG MELAKUKANKONFRENSI PERS… CARMUK, TAPI HASILNYA NOL PUTUL, BERARTIMEREKA ADALAH PEMINUM DARAH RAKYAT INDONESIA DITUKARDENGAN DOLAR“Hasil dari klarifikasi kita dengan Polri, kita sudah mendapatkanlaporan lisanbahwa sudah ada perkembangan di mana Polri sedang mengusutkasuspelanggaran HAM dalam kejadian 22 Oktober di Poso. Semua ini kitapantau,”tegasnya.Mengenai kasus tewasnya 4 warga di Kabupaten Banggai Kepulauan(Bangkep) karenaditembak polisi, Komnas HAM kata Zoemrotin, baru akanturun ke Bangkeppertengah- an Maret untuk menyelidiki kejadian itu.PERNYATAAN KAPOLDA SULTENG (SALAH SATU PEMILIK REKENINGBABI GENDUT)BRIGJEN POL BADRUN HAITI

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->