Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Artikel Fotografi

Artikel Fotografi

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 4,126 |Likes:
Published by ktbjepret7485
Artikel Fotografi
Artikel Fotografi

More info:

Published by: ktbjepret7485 on Jun 25, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2013

pdf

text

original

 
Mengenai Lensa
Sepertinya beberapa anggota FD banyak yang suka fotografi, dan juga memiliki kameraSLR. Saya ingin berbagi juga tips dan FAQs mengenai lensa SLR.Untuk para pemula, atau mungkin siapa saja yang ingin tahu sebuah lensa secara lebihmendetail, mengenai jenis kacanya, kodenya, teknologinya, dsb. Saya disini akanmencoba menjabarkan (dengan sebaik-baiknya dari kemampuan saya), untuk memberikan pengertian yang lebih dan mudah untuk anda.Sebuah lensa itu tidak mudah di buat, terdapat unsur matematis yang harus tepat danakurat, jenis kaca, jenis lapisan pelindung (coating), jenis motor, dan lainnya.Apalagi bagi kita yang masih tergolong pemula, mungkin kita akan bingung apabila suatusaat kita akan membeli sebuah lensa, atau akan menjual lensa milik kita. Apa aja sih yang perlu kita ketahui? Ya itu terserah anda, sah-sah aja sebenarnya anda tidak tahu apa2mengenai lensa anda, yang penting anda senang memakainya, tapi – apakah itu “baik”?Ya relatif, menurut saya sih ada baiknya mengenal lensa anda sedikit banyak.Ada suatu kutipan, “Knowing your lenses means knowing photography”. Dan ya,menurut saya kalimat itu tepat sekali, dengan mengenal lensa anda, anda bisa tau sampaidimana batas keunggulan lensa anda, dan kekurangannya, sehingga anda dapatmemaximalkan kegunaan lensa anda dalam mengambil sebuah gambar. (Yah kalau andamau memaximalkan dengan cara lain – buat ganjalan pintu misalnya – itu juga terserahanda, hehe, whatever makes you happy!)Langsung saja kita menuju pokok pembahasan.
** FOCAL LENGTH **
Atau sering kita sebut FL (singkatannya). Focal length adalah satuan ukuran sebuah lensadimana ukuran tersebut ditentukan daripada panjang – pendeknya jangkauan sebuahlensa..Sedikit koreksi. Focal length itu adalah jarak nodal point dengan focal planenya. Ataukalau dibayangin adalah jarak titik api dengan film/sensornya.Focal length tidak bergantung pada formatnya, tetapi memiliki implikasi sudut pandangyang berubah-ubah sesuai sensornya. Memang lebih mudah menulis FL dalam mmdaripada AoV dalam derajat atau radian. Karenanya Anders Uschold mengatakan bahwamenggunakan FL untuk illustrasi AoV adalah salah kaprah yang keterusan, padahalinformasi yang hendak disampaikan adalah sudut pandang (AoV)Illustrasinya adalah menggambarkan sudut yang dibentuk oleh kaki-kaki segitigasamakaki, tetapi illustrasinya menggunakan tinggi segitiga tersebut.Dan ini biasanya tertera di lensa tersebut, dengan ukuran millimeter (mm). Focal length
 
 juga dapat dibagi menjadi dua type, FIX dan ZOOM. Dua type tersebut juga tentunyamembedakan jenis sebuah lensa. Sebuah lensa zoom, tentunya bisa “maju mundur”,mendekatkan pandangan anda pada sebuah objek, atau menjauhkan pandangan anda darisebuah objek untuk mendapatkan gambar yang lebih luas. Contoh: 18-55mm adalahsebuah lensa zoom. Dia dapat mengambil gambar dari jarak 18mm sampai dengan 55mm(artinya bisa 19, 20, 21, 22, dst s/d 55). Fix atau sering juga di sebut PRIME LENS,adalah sebuah lensa dengan ukuran “mati”. Artinya dia tidak dapat maju mundur, danhanya bisa mengambil foto dengan jarak tersebut. Contoh: 50mm adalah sebuah lensa fix,dan hanya dapat mengambil foto pada jarak 50mm. Apabila anda ingin mengambilgambar yang lebih luas dan menjauhkan diri dari objek, atau ingin mengambil gambar lebih dekat – maka kaki andalah yang harus bergerak – bukan lensa anda. Sebuah focallength juga dapat juga mengartikan angle of view (sudut pandang) sebuah lensa.Contohnya: 12mm mempunyai angle of view 122 derajat, dan 50mm mempunyai angleof view 46.8 derajat.
** APERTURE **
Aperture adalah sebuah ukuran BUKAAN lensa. Atau sering disebut dengan rana. Dankodenya adalah F. Jujur saja, saya tidak tau kenapa namanya F, kenapa tidak X, Y, Z,hehehe. Anyway, F juga biasanya tertera pada lensa dan berguna untuk berbagai hal,antaranya adalah untuk jalur masuk cahaya (semakin besar sebuah F semakin banyak cahaya yang masuk), untuk DOF (Depth of Field – akan dibahas nanti), dan menentukanshutter speed anda – berhubung semakin banyak sinar yang masuk, semakin cepat shutter speed yang anda bisa dapatkan untuk menghindari shake / blur, dan semakin kecil angkasebuah F, maka semakin besarlah bukaan lensanya. F ini dapat membesar (sampai padaukuran maximumnya) dan (mengecil sampai pada ukuran minimum). Semakin kecilangka sebuah F, artinya semakin besar bukaannya. Misalnya, sebuah lensa dengan F/1.4mempunyai bukaan yang jauh lebih besar daripada sebuah lensa dengan F/3.5. Sebuahlensa zoom juga bisa mempunyai bukaan (F) yang berbeda pada ukuran zoom yang berbeda. Misalnya: 18-55mm F/4-5.6. Apa artinya ini? Artinya, pada focal length 18mm,maka bukaan lensa tersebut maximum dapat mencapat 4. Dan pada focal length 55mm,hanya dapat mencapai angka 5.6 (lebih kecil). Anda sendiri pun, dapat mengeset F andasesuka hati, namun tetap terpaut pada angka maximum lensa tersebut – lensa F/4 tidak akan pernah bisa anda set ke 1.4 misalnya, atau 2, atau berapapun yang lebih kecilangkanya daripada 4. Dan angka minimum biasanya sampai dengan F/22. Lebih kecildaripada F/22 maka bukaan (lubang cahaya) pada lensa tersebut sudah hampir tertutupdan sudah tidak berguna untuk meneruskan cahaya ke sensor.Contoh mudahnya ya seperti pupil di mata anda – yang dapat membesar dan mengecilmenyesuaikan dengan cahaya yang ada.
** DEPTH OF FIELD (DOF) **
DOF adalah “kedalaman” sebuah pandangan lensa. DOF juga di tentukan oleh Aperture,atau si F tersebut. Sebuah F/1.4 mempunyai kedalaman pandang yang lebih sempit,dibandingkan F/4. Artinya, apabila anda mengambil sebuah foto yang berisi 2 manusia
 
dan satu berdiri di depan dan satu di belakangnya dan anda focus pada orang yang didepan, pada F/1.4 kemungkinan besar orang yang di depan (yang anda focus) akanterlihat jelas dan tajam, namun orang dibelakangnya akan menjadi semu / buram / blur.Ini bukan gangguan pada lensa atau kamera anda, tapi ini adalah kedalaman pandanglensa anda. Apabila anda mengeset pada F/4, dan focus pada orang yang sama, makakedua orang tersebut – yang depan dan belakang – kemungkinan besar akan terlihat jelasdan sama tajamnya. Itulah sebabnya apabila foto portrait sendiri, banyak orang akanmencari lensa dengan F yang besar (angka F yang kecil), untuk menghilangkan segala bentuk “distraksi” atau gangguan yang dapat menghalangi isolasi sebuah objek.Sedangkan untuk foto pemandangan dimana orang ingin mendapatkan setiap detail –  biasanya akan di set pada F/8 sampai F/11.
** PERSPEKTIF **
Tergantung pada focal length lensa anda, background (latar belakang) sebuah objek dapatterlihat dekat atau lebih jauh. Visual efek tersebut dapat dinamakan “perspektif”. Denganfocal length yang kecil (lebih wide angle), background objek anda anda terlihat lebih jauh, daripada sebuah lensa dengan focal length yang lebih besar.
** MACRO **
Macro adalah jenis lensa yang dapat focus pada sebuah objek dengan sangat dekat, dan biasanya mempunyai kemampuan pembesaran sebuah objek dengan sangat mendetail.Macro ini biasanya juga terbagi menjadi 1:1 (true macro) yang dapat mendapatkan detailsecara 1:1, dan 1:2 (walaupun termasuk lensa macro – banyak orang menyebutnya bukanTRUE macro). Biasanya lensa macro ini digunakan untuk mengambil gambar serangga, bunga, dan benda2 kecil lainnya.
** FISH EYE **
Sebuah jenis lensa yang dapat mengambil gambar dengan angle of view 180 derajat, danmenghasilkan gambar yang agak “spherical” atau cembung. Maka dinamakan lensa mataikan (entah karena bentuk lensanya yang seperti mata ikan – atau gambar yang dihasilkanseperti pandangan seekor ikan). Lensa ini adalah lensa exotis, biasanya tidak dapatdigunakan dalam keseharian kita (jarang lah).
** ASPHERICAL LENS **
Aspherical lens ini bukan lensa biasa, lensa ini cenderung lebih baik kualitasnya, dantetap mempunyai ukuran yang relatif kecil, sehingga dapat mengurangi ukurankeseluruhan sebuah lensa. Dan biasanya, lensa aspherical dapat melebarkan sudut pandang sebuah lensa dengan tetap menjaga ukuran, meningkatkan kualitas dan jugamengungari efek negatif sebuah lensa.
** JENIS ELEMEN LENSA **
Lensa juga terbagi dalam jenis elemen yang berbeda beda pula. Dan ada tingkatannya,tentunya semakin baik tingkatan sebuah elemen, semakin baik pula penangkapangambarnya. Selain elemen lensa “biasa”, ada elemen yang setidaknya diatasnya, dan biasanya sebutannya berbeda untuk setiap produsen lensa yang berbeda pula. Tapikiranya dapat di sebut LD / ED yang artinya Low Dispersion, atau Extra-Low Dispersion.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->