Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
jurnal dalam internet.pdf

jurnal dalam internet.pdf

Ratings: (0)|Views: 4|Likes:
Published by Amam Rafael

More info:

Published by: Amam Rafael on Sep 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

 
1
FINANCIAL ANALYSIS OF FATTENING CROSSING BOER (F1) LIVESTOCKCOMPANY IN CV. AGRIRANCHKARANGPLOSO MALANG
Amam
1)
, Zaenal Fanani
2)
andUmi Wisaptiningsih
2)
1)Student of Animal Husbandry Faculty, Brawijaya University2)Lecturer of Animal Husbandry Faculty,Brawijaya University
ABSTRACT
The research was started at Juli until August 2012 at fattening crossing boer goat (F1)farm Karangploso, District Malang. With Alexander as the owner who has 300 goats. Theobjective of this research were to know about profitability, Cost Ration (B/C Ratio), Break Event Point (BEP) and Return Of Investment (ROI) analysis. Data was collected by usingdescriptive analysis.The results of the study are fattening boer goat hybrid (F1) is to have thebusiness skills to the analysis of B / C ratio of1,215in the first period, during the period of 1,229second, third period at1,268and the fourth period reaches1,337. BEP Analysis onprices in the period I of Rp567.666, Rp585.483second period, third period amounted to Rp567.535, while in the fourth period BEP price of Rp549.559. BEP analysis of the productthat is the first period at245,244for the period II, III period at237while fourth periodamounted to225. ROI analysis showed consecutive increases, periode I by 21,55%, 22,97%for the period II, III period of 26,86%, while in the period IV to 33,74%.Keywords : Fattening Crossing Boer, Analysis Of B/C Ratio, Break Event Point Analysis,Return Of Investment Analysis.
ANALISIS FINANSIAL PENGGEMUKAN KAMBING PERANAKANBOER (F1)DI PERUSAHAAN PETERNAKAN CV. AGRIRANCHKARANGPLOSO MALANG
Amam
1)
, Zaenal Fanani
2)
dan Umi Wisaptiningsih
2)
1)Mahasiswa Jurusan Peternakan Universitas Brawijaya2)Dosen Progam Studi Sosial Ekonomi Peternakan, Fakultas Peternakan UniversitasBrawijaya
ABSTRAK
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Agustus di perusahaanpeternakan CV. Agriranch Karangploso Malang. Bapak Alexander merupakan pemilik dari300 ekor kambing peranakan boer (F1). Objek penelitian ialah untuk mengetahui analisakeuntungan finansial, diantaranya analisis B/C Rasio, analisis BEP, dan analisis ROI.Hasildari penelitian yaitu dengan Analisis B/C Ratio pada periode I sebesar 1,215, perode IIsebesar 1,229, periode III sebesar 1,268 dan pada periode IV mencapai 1,337. Analisis BEPterhadap harga yaitu pada periode I sebesarRp 567.666, periode II sebesar Rp 585.483,periode III sebesar Rp 567.535 sedangkan pada periode IV BEP harga mencapai Rp 549.559.Analisis BEP terhadap produk yaitu pada periode I sebesar 247, periode II sebesar 244,periode III sebesar 237 sedangkan pada periode IV sebesar 225.Analisis ROImenunjukkankenaikan beruntunya itu pada peroide I sebesar 21,55%, periode II sebesar 22,97%, periodeIII sebesar 26,86% sedangkan pada periode IV mencapai 33,74%.Kata kunci : kambing peranakan boer,analisis B/C rasio, analisis BEP, dan analisis ROI.
 
2
PENDAHULUANLatar Belakang
Indonesia merupakansalahsatunegara yang kebutuhangizitinggibelumterpenuhiterutama protein hewani.Pemenuhankebutuhan proteinhewanitersebutsalahsatulangkahalternatif yangcocokialahmengembangkanpeternakankambingperanakanboer (F1).Kambing peranakanboer (F1) ialah kambing persilangan(
croos breeding
) antara kambing betinadari jenis lain seperti kambing lokal,kambing kacang maupun kambing garutyang disilangkan dengan kambingpejantan boer galur murni.Hasil persilangan ini diharapkanakan memperoleh manfaat genetik yangbaik, yaitu meningkatkan produksi dagingdari kambing lokal yang disilangkan gunamencukupi kebutuhan daging maupunswasembada daging jangka panjang.Usaha penggemukan kambingperanakan boer (F1)merupakan usahapenggemukan yang sederhana, di sampingitu masa panennya juga terbilang lebihsingkat bila dibandingkan kambing boerdari galur murni. Oleh karena itu usahapenggemukan kambing peranakan boer inicocok baik untuk skala perusahaanmaupun skala peternakan rakyat.
Rumusan Masalah
Permasalahandaripenelitianinimencarisuatuukurantentanganalisisfinansialpenggemukankambingperanakanboer (F1)terhadapkondisikeuanganpeternakanCV.Agriranchuntuksektorbagianusahapenggemukankambingperanakanboer (F1)sehinggadapatdiketahuiapakahusahatersebutlayakatautidakuntukditerusakan.Permasalahan yang diangkatdariusahapelaksanaanevaluasiterhadappenelitian yangakandilakukandiantaranyameliputi :1.
Cost Ration
(B/C Ration)2.
Break Even Point 
(BEP)3.
Return Of Investment 
(ROI)
Tujuan
Penelitianinibertujuanuntumengetahuikeuntungandananalisiskelayakanekonomipenggemukankambingperanakanboer (F1) terhadapkondisikeuanganpeternakanCV.Agriranch:1.
Cost Ration
(B/C Ration)2.
Break Even Point 
(BEP)3.
Return Of Investment 
(ROI)
Kegunaan
Hasil penelitian inidiharapkandapat memberikan informasi danpertimbangan bagimasyarakat (peternakanrakyat) maupun usaha skala perusahaanuntuk tertarik mengembangkan usahapenggemukan kambing peranakan boer(F1).
Hipotesis
membandingkan antara
benefit 
dengan
cost 
. Kalau nilainya < 1 makaproyek itu tidak ekonomis, dan kalau > 1berarti proyek itu
feasible
. Kalau B/C
ratio
= 1 dikatakan proyek itu marginal(tidak rugi dan tidak untung). Nilai BEP juga dapat mengukur efisiensi usahaya itu
 
3
dengan menggunakan hubungan antaratotal biaya dan hasil yang diharapkan..
MATERI DAN METODEPENELITIANLokasi dan Waktu Penelitian.
Pengambilan data dilaksanakan diCV. Agriranch, Desa GiripurnoKecamatan Karangploso KabupatenMalang. Penelitian dilakukan bulanJuli
– 
Agustus2012.
Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah dokumentasidan interviewdanpengambilan databerdasarkan dokumen-dokumen yangmendukung yaitu berupa laporan keuanganyang ada di CV. Agrirach selama Januari2010 hingga April 2011.
Metode Pengambilan Sampel
metode
purposive sampling
yaitupemilihan lokasi secara sengajaberdasarkan total sampling.
Metode Pengumpulan Data
Cara memperoleh data menurutRusdiana (2005) yaitu:a.Data PrimerData primer merupakan data yangdiperolehdari individusepertihasildariwawancaraatauhasilpengisisankuisioner yang dilakukanolehmahasiswaterhadapmanajerdankaryawanperusahaan.b.Data SekunderData sekundermerupakan data primeryang telahdiolahlebihlanjutdantelahdisajikanolehpihak lain.
PEMBAHASANBiaya Produksi
Biaya produksi adalah sejumlahbiaya yangdikeluarkan untuk keperluanperusahaan dalam bidang produksi, yangdikelompokkan menjadi biaya tetap danbiaya tidak tetap.Ongkos produksi total didapatkandari menjumlahkan ongkos tetap total atauTFC dan ongkos berubah total atau TVC.TFC adalah keseluruhan ongkos yangdikeluarkan untuk memperoleh faktorproduksi yang dapat berubah jumlahnyaseiring dengan perubahan nilai investasi.Penyusutan (depresiasi) adalah penurunanfaktor-faktor produksi tetap akibatpenggunaannya dalam proses produksi..
Tabel 1. Biaya produksi penggemukankambing peranakan boer (F1)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->