Dampak perilaku yang diinginkan dari pembebanan tanggung jawab bagi fungsitertentu didukung oleh penelitian empirik. Sayangnya, ketergantungan dari berbagaisegmen dalam sebuah organisasi membuat sebuah keadaan dimana dijelaskan secaragamblang tugas-tugas mana yang dirasa sulit.Oleh karena itu, pembuatan sebuah kerangka kerja tanggung jawab yang seimbangcukup susah dan memerlukan berbagai kompromi. Hal yang paling susah daripenjabaran secara jelas sebuah tanggung jawab adalah derajat penentuan danpengendalian atas suatu sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan sebuahtugas.2.6 Perencanaan,Akumulasi Data dan Pelaporan Oleh Pusat Tanggung JawabAnggaran Tanggung JawabCiri anggaran tanggung jawab adalah manajer pusat tanggung jawab ditugaskan targetkinerja atas pendapatan dan biaya dimana mereka mempunyai kendali. Dengandemikian, maka manajer akan mempunyai dasar yang adil dalam membandingkan kinerjanyata dengan yang diharapkan.Akumulasi DataUntuk memfasilitasi pembandingan secara periodic dengan berbagai rencana anggaran,akumulasi dari pendapatan nyata dengan biaya harus mengikuti pola jaringantanggung jawab. Hal ini membutuhkan sebuah pengelompokan tiga dimensi dari biayadan pendapatan selama proses akumulasi data. Jenis akumulasi data menyediakanmanajemen dengan informasi yang relevan pada beberapa aspek dari operasi.Pelaporan Tanggung JawabHasil akhir dari sistem akuntansi tanggung jawab adalah pelaporan tanggung jawabatau kinerja secara berkala. Laporan ini merupakan media dimana biayadikendalikan, efisiensi manajerial diukur dan tingkat pencapaian ditentukan. Untukmeningkatkan efisiensi, sistem pelaporan tanggung jawab harus didasarkan denganapa yang dinamakan prinsip piramida, yakni bahwa manajer tanggung jawab menerimalaporan pengendalian yang dimilikinya2.7 Asusmsi Prilaku Dari Akuntansi PertanggungjawabanManagement By ExeptionHal diatas mengasumsikan bahwa untuk mengatur dan mengendalikan kegiatanorganisasi secara efektif, manajer hanya perlu memusatkan perhatiannya padawilayah dimana hasil nyata berbeda dengan target atau standar anggaran. Sayangnya,hanya perbedaan yang tidak diinginkan dan titik masalah yang telah jelas yangmenerima perhatian segera. Oleh karena itu, pusat tanggung jawab seringkalimenganggap laporan kinerja sebagai alat yang menekankan kegagalan.Manajer tingkat bawah cenderung melihat laporan semacam ini sebagai hukuman danbukan sebagai informasi. Untuk mengubah pandangan semacam ini, maka sistempenghargaan perusahaan haruslah mensejajarkan pencapaian target dengan kinerjasukses.Management By ObjectiveAkuntansi pertanggungjawaban memfasilitasi management by objective. Hal inimerupakan pendekatan manajemen yang dirancang untuk mengatasi kesalahan tanggapanmanusiawi yang sering timbul oleh usaha untuk mengendalikan operasi berdasarkandominasi. Sebagai sebuah cara pengendalian manajemen, MBO memfasilitasi keinginanuntuk tidak didominasi dengan memberi manajer dan bawahannya sebuah kesempatanuntuk secara bersama merumuskan pencapaian dan kegiatan bagi pusat tanggung jawabmasing-masing.Kebetulan Antara Jaringan Pertanggungjawaban dengan Struktur OrganisasiAkuntansi pertanggungjawaban mengasumsikan pengendalian organisasi ditingkatkanmelalui penciptaan sebuah jaringan pusat tanggungjawab yang selaras denganstruktur organisasi. Niat manejemen tingkat atas untuk mendelegasikan dijelaskanmelalui hierarki kewenangan atau struktur organisasi. Namun demikian, banyakorganisasi yang dilanda kelemahan yang hebat mengenai delegasi. Hal ini berakibatpada usaha saling melewati tugas dan tanggung jawab.Penerimaan Tanggung JawabHal yang paling menentukan dalam sistem akuntansi tanggung jawab adalah penerimaan
Leave a Comment