• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Peran Negara dan Langkah G-20 dalam Mengatasi Krisis Finansial Global
© April 2009 Denis L. Toruan
Sinopaxsinica
 -1-“…
Goverment has a large role to play. The right mix of government and markets willdiffer between countries and over time
...
The list of potential arenas for government action is large. Today, nearly everyone agrees that government needs to be involved in providing basic education, ilegal frameworks, infrastructure, and some elements of socialsafety nets, and in regulating competition, banks, and environmental impacts
.”-
Joseph E. Stiglitz
1
 
I.
The End of Ortodox Laissez-faire? 
 
K
ejatuhan blok timur (komunis) pada awal era 1990-an menandakan berakhirnyarivalitas yang sangat kental (Perang Dingin/ 
the Cold War 
) antara dua
superpower 
, yaituAmerika Serikat dan Uni Soviet. Keadaan politik global pascaperang dingin menjadiberubah drastis; negara-negara di dunia dihadapkan pada skenario baru di mana satuhegemon tampil dominan dalam perpolitikan global, termasuk dalam bidang ekonomi.
2
 Pada waktu yang bersamaan, perkembangan kecanggihan teknologi informasi tidak berhenti tidak membalik (
maintaining
) agenda globalisasi.Perkembangan politik global pascaperang dingin, khususnya secara ideologis,terdokumentasikan dengan baik salah satunya oleh Francis Fukuyama dalam karyanyayang sangat provokatif dan terkenal,
The End of History and the Last Man
(1992). Disitu, Fukuyama berargumentasi bahwa kapitalisme-liberalisme keluar sebagai pemenangabsolut, dan bahwa proses sejarah manusia itu sendiri dikatakan sudah stagnan/berhenti.
3
 Dalam konteks
clash of rivalry actors
, argumen Fukuyama tersebut dapat diterjemahkanke dalam bahasa realisme HI sebagai
 Hegemonic Stability Theory
4
- AS merupakan satu-satunya hegemon yang masih bertahan pascaperang dingin. Institusi keuangan global(IMF, World Bank) yang ada juga didominasi oleh AS, dan aktivitas perekonomianglobal pun sedikit banyak mengadopsi model sistem ekonomi pasar. Dengan asumsidasar seperti itu, dapat disimpulkan untuk sementara bahwa baik secara politik ataupun
1
Joseph E. Stiglitz,
 Making Globalization Work 
, (New York: W.W. Norton&Company, 2006), hlm.
2
Pertarungan ideologis dan sistem perekonomian dua adidaya (Perang Dingin) antara etatisme alakomunisme-sosialisme
vis a vis
pasar ekonomi terbuka (
 free trade
) telah berakhir dengan kolapsnya UniSoviet pada Desember 1991. AS bersama sekutunya masih bertahan hingga sekarang, sementara Uni-Soviet terpecah-pecah menjadi 17 negara.
3
Maksud Fukuyama adalah bahwa demokrasi liberal merupakan
end point of mankind’s ideologicalevolution
dan
 final form of human government 
sehingga proses sejarah manusia itu sendiri sudah mencapaipuncaknya/tidak akan berubah lagi (baik menurut proses evolusi sejarah Hegel atau Marx).
4
Untuk penjelasan lebih mendalam mengenai
 Hegemonic Stability Theory
, lih. contohnya Robert Gilpin,
War and Change in World Politics
, (New York: Oxford University Press, 16th edition 1999), terutama BabV dan VI.
 
Peran Negara dan Langkah G-20 dalam Mengatasi Krisis Finansial Global
© April 2009 Denis L. Toruan
Sinopaxsinica
 -2-ekonomi keadaan global dapat berangsur-angsur menjadi lebih baik dibandingkan padaera Perang Dingin dan masa-masa sebelumnya lagi.Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya - krisis finansial global merebak padaJuli 2007
5
di mana aktivitas perekonomian dunia berangsur-angsur lesu dan terpuruk,terburuk semenjak terjadinya Depresi Besar pada era 1930-an. Ironisnya, krisis ini justrudimulai/disebabkan oleh
non-state actors
yang beroperasi
 
dalam cakupan global dandidukung oleh rezim
laissez-faire
ala Washington Consensus.
6
Efeknya berimplikasiglobal, dan mengakibatkan negara-negara seliberal AS dan Uni Eropa sekalipun untuk mengintervensi pasar dengan memberikan
bail-out 
kepada MNC-MNC mereka besertapaket stimulus untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Negara-negara berkembang juga turut merasakan dampak krisis, dan ‘terjun’ lebih dalam ke dalam mekanisme pasar,antara lain dengan paket stimulus dan inisiatif lainnya untuk menggenjot (dan menjaga)pertumbuhan ekonomi domestiknya. Dalam panggung ekonomi politik internasional,regionalisme negara-negara maju seperti UE contohnya, bersikeras menuntut penataanpergerakan kapital transnasional/global, sementara AS bersikukuh dengan status
quo
.Asumsi bahwa pasar (
market 
) mengoreksi dirinya sendiri menjadi irelevan seiringberkembangnya zaman.
7
Negara-negara dunia, terutama yang tergabung dalam G-20yang menguasai 80% perdagangan global sepakat bertemu dalam konferensi tingkattinggi (
summit 
) pada 2 April 2009 di London, Inggris, untuk mencari solusi bersamaterkait krisis finansial global. Fenomena ini menggarisbawahi adanya tendensiperan/intervensi negara (secara kolektif) dalam mekanisme pasar domestik maupunglobal, yang kita tahu bertentangan dengan asumsi dasar liberalisme (
laissez-faire
).Berangkat dari latar belakang tersebut, tulisan sederhana ini berusahamengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:1.
 
Apa peran negara dalam agenda globalisasi (
 free-trade
), khususnya terkaitekonomi politik internasional?
5
 
Wall Street Journal
, "TED Spread spikes in July 2007", http://www.princeton.edu/~pkrugman/ted-spread-wsj.gif, diakses pada tanggal 29 Maret 2009.
6
AS adalah hegemon pengusung demokrasi liberal dan
laissez-faire
. Salah satu
 platform
dasarnya adalahyang dikenal dengan nama “
Washington Consensus
”, lih. contohnya Ben Fine (ed.),
 Development Policy inthe Twenty First Century: Beyond the Post Washington Consensus
, (London: Routledge, 2001).
7
Menurut teori ekonomi klasik Adam Smith, harga pasar diciptakan keseimbangannya secara otomatis danefisien karena digerakkan oleh dinamika persediaan (
supply
) dan permintaan/penawaran (
demand 
) dalampasar (
market 
). Mekanisme dorongan keseimbangan tersebut disebut sebagai
the invisible hands
”.
 
Peran Negara dan Langkah G-20 dalam Mengatasi Krisis Finansial Global
© April 2009 Denis L. Toruan
Sinopaxsinica
 -3-2.
 
Mencermati hasil yang didapat dari pertanyaan di atas, bagaimana peran G-20dalam mengatasi krisis finansial global akibat
 free-trade
tadi?3.
 
Apakah fenomena intervensi G-20 dalam pasar, terutama sektor finansialmenandakan berakhirnya era rezim
laissez-faire
ortodoks (
monetarism policy
)dalam mekanisme perekonomian global?Dengan mengeksplorasi ketiga pertanyaan tersebut penulis bertujuan mencari tahusignifikansi peran negara dalam perekonomian global, khususnya terkait penanganankrisis finansial global pada kurun waktu 2007-2009.
II. Globalisasi dalam Ekonomi Politik Internasional
II. I. Realisme dan
Free-trade 
 
Globalisasi dalam terminologi ekonomi berarti integrasi ekonomi nasional ke dalamekonomi internasional/global melalui proses perdagangan (yang bebas/minimalhambatan),
Foreign Direct Investment 
(FDI), aliran modal (
capital flows
), migrasi, danpenyebaran kemajuan teknologi.
8
Konsep dasar globalisasi secara populer kurang lebihseperti yang dikemukakan Thomas L. Friedman (2000), sebagai berikut:
The driving idea behind globalization is free-market capitalism - themore you let market forces rule and the more you open your economy to free trade and competition, the more efficient and flourishing your economy will be. Globalization means the spread of free market capitalism to virtually every country in the world. Therefore,globalization also has its own set of economic rules-rules that revolvearound opening, deregulating and privatizing your economy, in order tomake it more competitive and attractive to foreign investment 
.”
9
 Pada dasarnya, Merkantilisme/Realisme dalam ekonomi politik internasionalmemiliki asumsi bahwa aktivitas ekonomi merupakan dan harus tunduk pada tujuan
state-building
dan
national interest 
-nya. Dalam skala global, para realis/nasionalismenekankan tentang pentingnya peran faktor-faktor ekonomi dalam
competition among
8
Jagdish Bhagwati,
 In Defense of Globalization
, (Oxford, New York: Oxford University Press, 2004),terutama Bab I.
9
Thomas L. Friedman,
The Lexus and the Olive Tree
, (New York: Anchor Books, 2000), hlm. 27-28.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...