Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
89Activity
×
P. 1
Skripsi-Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Kode Etik Akuntansi

Skripsi-Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Kode Etik Akuntansi

Ratings: (0)|Views: 20,059|Likes:
Published by yoedhoe

More info:

Published by: yoedhoe on Jun 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/02/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang Masalah
Seiring dengan meningkatnya kompetensi dan perubahan global, profesi akuntan pada saat ini dan masa mendatang menghadapi tantangan yangsemakin berat, sehingga dalam menjalankan aktivitasnya seorang akuntandituntut untuk selalu meningkatkan profesionalismenya.Seorang profesional diharapkan dapat mengarahkan dirinya pada suatutingkat tindakan di atas tingkat tindakan yang dilakukan oleh sebagian besar anggota masyarakat (Al Arens,2003:117). Kelangsungan hidup profesi auditor di Indonesia sangat tergantung kepada kepercayaan masyarakat terutama para pengguna jasa auditor terhadap kualitas jasa yang dihasilkan profesi. Apabila para pemakai jasa auditor tidak memiliki kepercayaan terhadap profesiauditor, maka pelayanan jasa profesi tersebut menjadi tidak efektif (AbdulHalim,2001:19).Etika profesional meliputi standar sikap para anggota profesi yangdirancang agar praktis dan realistis, tetapi sedapat mungkin idealistis.Tuntutan etika profesi yang dirancang harus di atas hukum tetapi di bawahstandar ideal (absolut) agar etika tersebut mempunyai arti dan berfungsisebagaimana mestinya. (Abdul Halim, 2001:17).Alasan yang mendasari adanya Kode Etik adalah perlunyakepercayaan masyarakat dalam kualitas jasa yang diberikan suatu profesii1
 
tanpa memandang siapa (individu) yang melakukan pemberian jasa tersebut.(Bambang Hartadi,1987:33).Perilaku beretika wajib hukumnya supaya masyarakat dapat berjalansecara teratur. Kita dapat beragumentasi bahwa etika adalah sejenis perekatyang dapat mengikat erat masyarakat (Al Arens, Elder dan abeasley,2003:110).Untuk mengetahui apakah prinsip-prinsip etika dalam Kode Etik IAIdapat diterima di Perguruan Tinggi, maka berbagai penelitian dilakukankepada pemakai jasa profesi akuntan. Penelitian yang dilakukan Endarti(2006) terhadap Kode Etik Akuntan dapat disimpulkan bahwa : Ada perbedaanantara persepsi mahasiswa dengan akuntan pendidik dan akuntan publik sertatidak ada perbedaan antara persepsi akuntan publik dan akuntan pendidik.Dari penelitian Indiana Farid Martadi dan Sri Suranta (2006) diperolehhasil bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara akuntan pria dan mahasiswa akuntansi dengan akuntan wanita dan mahasiswaakuntansi terhadap etika profesi. Sedangkan dari penelitian Rustiana dan Dianindri (2002) hasilnya menyebutkan bahwa ada perbedaan persepsi tentangkode etik akuntan diantara kelompok novice accountant, akuntan pendidik danakuntan publik serta persepsi tentang kode etik akuntan antara kelompok akuntan publik lebih baik dibanding kelompok novice accountant.Perbedaan dalam penelitian ini dengan penelitian tedahulu adalah darisegi responden, penelitian ini menggunakan responden para Dosen akuntansidi Pekalongan dan mahasiswa akuntansi di UNIKAL yang telah mendapatkanii
 
mata kuliah Auditing dan Teori akuntansi, karena mahasiswa tersebut telahmengetahui dan memahami apa yang dimaksud Prinsip-prinsip dalam KodeEtik Ikatan Akuntan Indonesia sehingga diharapkan dapat mempersepsikankegunaannya dengan tepat.Dari uraian diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahuisecara empiris tentang
Persepsi Mahasiswa Akuntansi Dan AkuntanPendidik Terhadap Prinsip-prinsip Etika Dalam Kode Etik IkatanAkuntan Indonesia.1.2Identifikasi, Pembatasan dan Perumusan Masalah1.2.1Identifikasi Masalah
Dasar pikiran yang melandasi penyusunan etika profesionalsetiap profesi adalah kebutuhan profesi tersebut tentang kepercayaanmasyarakat terhadap mutu jasa yang diserahkan oleh profesi, terlepasdari anggota profesi yang menyerahkan jasa tersebut. Setiap profesiyang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukankepercayaan dari masyarakat yang dilayaninya. Masyarakat akansangat menghargai profesi yang menerapkan standar mutu tinggiterhadap pelaksanaan pekerjaan anggota profesinya, karena dengandemikian masyarakat akan terjamin untuk memperoleh jasa yang dapatdiandalkan dari profesi yang bersangkutan (Mulyadi, 2001:50).Masalah yang dapat diidentifikasi dari penelitian ini adalahsebagai berikut :iii

Activity (89)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ari Wismantoro liked this
Riena Azmii liked this
Gilang Gambuang liked this
Hendriz Harumonia added this note|
tolong dong kirimin kuesioner "Persepsi Akuntan, Mahasiswa akuntansi, dan Karyawan bagian akuntansi dipandang dari segi gender terhadap etika bisnis dan etika profesi". saya butuh sekali untuk penulisan skripsi saya. tolong kirim ke email (hendrizjail@gmail.com)
Hendriz Harumonia added this note|
tolong dong kirimin kuesioner "Persepsi Akuntan dan Mahasiswa Akuntansi terhadap Etika Bisnis dan Etika Profesi dipandang dari segi Gender". saya butuh banget untuk penulisan skripsi saya. tolong untuk segera dikirimin,,, Thx.. Tolong kirim ke email saya (hendrizjail@gmail.com)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->