Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
difteri

difteri

Ratings: (0)|Views: 96|Likes:
Published by Nax Boengsoe
difteri
difteri

More info:

Published by: Nax Boengsoe on Sep 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/21/2013

pdf

text

original

 
AYO RAME-RAME IKUT IMUNISASI SUB PIN DIFTERI
DI POS SUB PIN DIFTERI 12-24 NOVEMBER 2012
 Surabaya, (Senin,12/11/12)Penangangan wabah difteri oleh Dinas Kesehatan(Dinkes) Provinsi Jawa Timur terus digalakkanuntuk meningkatkan cakupan imunisasi difteri anakusia 2 bulan hingga 15 tahun sebesar 95%. Mulaitanggal 12
24 November 2012 Dinkes Jatim Provmelaksanakan kegiatan Sub PIN Difteri secarakeseluruhan di 19 Kab/Kota di Jawa Timuryang terpilih berdasar, jumlah kasus, adanyakematian karena Difteri dan Difteri toksigenik. Ke 19kabupaten kota tersebut meliputi : Sumenep,Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya,Sidoarjo, Mojokerto, Kota Mojokerto, Jombang,Pasuruan, Kota Pasuruan, Probolinggo, KotaProbolinggo, Jember, Bondowoso, Situbondo,Banyuwangi , Madiun, dan Kota Madiun.Diharapkan peran serta masyarakat secara aktif untuk ikut serta dalam mensukseskan Sub PIN difteriini, masyarakat harus membawa anak-anak merekayang usianya 2 bulan
15 tahun ke Pos Sub PINDifteri untukmendapat suntikan DPT-HB atau DT atauTd sesuai golongan umur untuk mencegah seraganpenyakit Difteri. Dalam pelaksanaannya bisa diPosyandu, TK, PAUD, sekolah SD, MadrashIbtidaiyah, SMP/Madrasah Tsanawiyah dan jugaPondok pesantren. Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa
 
penyakit Difteri adalah penyakit yang dapatdicegahdengan imunisasi. Oleh karena itu, dengan menyadaripenyakit ini, maka pastikan bahwa anak-anak disasaran tersebut harus terimunisasi.Dengan adanya pencanangan sub PINDifteri pada tahun ini diharapkan di tahun mendatangtingkat kekebalan anak semakin kuat dan angkakasus difteri semakin menurun, terhitung Sampaidengan 20 Oktober 2012, jumlah kasus Difteri diJawa Timur mencapai 710 penderita dan 28diantaranya meninggal dunia. Penyakit Difteri sudahmenyerang di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timursejak tahun 2011 sampai sekarang ini, seranganbelum menurun. Pada tahun 2011, jumlah kasusDifteri sebanyak 664 penderita dan 20 diantaranyameninggal dunia. Pada tahun 2011, insiden ratetertinggi di Kota Malang sedangkan pada tahun 2012,kasus terbanyak di Kab. Situbondo yaitu 113 kasusmeninggal 7, disusul Kab. Jombang 87 kasusmeninggal 11.Penyakit Difteri adalah penyakit masa lampauyang menular, yang muncul kembali sebagai hasildinamika antara kekebalan dan transmisipenyakit. Artinya kemunculan penyakit Difterikarena kondisi masyarakat yang sebagian sudahtidak punya kekebalan terhadap Difteri, hal inidikarenakan cakupan imunisasi yang dilaksanakantidak merata pada seluruh desa. Mestinya dimanapun kelahiran seorang anak, dimanapun beradaharus mendapatkan imunisasi DPT-HB sebagai upayaperlindungan terhadap Difteri, apalagi masih adasebagian masyarakat yang kurang peduli terhadapimunisasi anaknya, sehingga walau ada
 
Posyandu/Puskesmas di sekitar rumahnya anaknyatersebut tidak terimunisasi.Penyakit Difteri adalah penyakit yang dapatdicegah dengan imunisasi, yang hanya menyerangmanusia, sehingga mestinya bisa dieliminasi. Olehkarena itu untuk menurunkan atau mencegahpenyakit Difteri, kekebalan di masyarakat harusditingkatkan. Untuk kebutuhan tersebut, makaimunisasi rutin DPT-HB pada bayi harus lengkap 3kali dengan interval pemberian yang benar sebelumanak berusia 1 (satu) tahun.Penyakit Difteri disebabkan oleh bakteri CorineBakterium Diphteriae, dapat menyebar dengan cepat,yang sangat berbahaya, karena bakterimengeluarkan racun ynag menyebar ke seluruhtubuh manusia sehingga dalam hitungan hari,seminggu atau 10 hari, bila tidak terobati penderitameninggal dunia. Sebagaimana disebut dalam UU no4 tahun 1984, Penyakit Difteri, dapat menimbulkanwabah yang menyerang banyak Provinsi diindonesia. Untuk mengenali penyakit Dfteri tidaksulit, bila anak demam atau sumer (demamringan) silakan buka mulut dan diterangi dengansenter ke dalam rongga mulut, apakah ada membranputih keabu-abuan, bila ya bisa diduga sebagaiDifteri. Atau bila demam/sumer disertai merasa nyerisaat menelan makanan, bisa diduga sebagaiDifteri. Untuk memastikan, datanglah ke Puskesmasatau dokter terdekat dan periksa laborium denganmengambil usap di pangkal hidung dan tenggorok.Waspadailah Difteri pada diri anda, keluarga dansekitar anda, karena Difteri menyerang semuaumur.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->