• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Sejak lama Yogyakarta dikenal sebagai “kota pelajar”. Yaitu kota yangdipenuhi oleh para pelajar dari seluruh Indonesia. Dimaksudkan dengan pelajar adalah juga “mahasiswa”. bukan hanya pelajar sekolah menengah. Sebutan Yogyasebagai kota pelajar, dari sisi ekonomi membuat kota itu mempunyai motor ekonomi yang khas. Hadirnya ratusan kampus dan sekolah menengah yang andal(teladan). Banyak kampus yang luasnya belasan hektar sampai puluhan hektar dengan mahasiswanya yang belasan ribu orang. Hadirnya ribuan rumah kostdengan ciri kehidupan kemasyarakatan yang tertentu, yaitu pergaulan antar suku bangsa, bahkan antar bangsa, karena di Yogya banyak ditemukan mahasiswa darimanca negara. Serta hadirnya ribuan warung makanan diseluruh jalan dan pelosok kota. Penuhnya jalan dengan sepeda motor (dahulu sepeda) dan hadirnya ribuan bengkel motor. Juga rental motor.Banyak pula warung yang spesial buka malamhari, disamping warung burjo yang buka 24 jam. Jadi salah satu motor ekonomiYogya adalah warung makanan. Baik burjo, maupun yang bukan burjo, sepertilotek, bakso, bubur ayam dan lain-lain.Sementara para pelajar dan mahasiswa ini sebagian besar masihmenggantungkan hidupnya dari pemberian orang tua. Hidup hemat dan sederhanatentu menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dari identitas mereka,demikian pula untuk memenuhi kebutuhan makan. Sehingga muncul berbagaimacam penjual kaki lima sampai café murah untuk memenuhi kebutuhan pangan pelajardan mahasiswa tersebut, tak terkecuali warung burjoBurjo adalah singkatan dari
Bu
 bu
r
kacang i
Jo
. Merupakan kata bendasekaligus kata keterangan tempat. Kata benda merujuk kepada bentuk kasat mata bubur kacang ijo, dan kata keterangan tempat sebagai tempat orang jual bubur kacang ijo. Sedangkan untuk kata kerjanya biasa di gunakan dengan huruf depan
M
(atau awalan am- yang berproses menjadi m-), jadi Mburjo. Seharusnya Mburjo berarti makan burjo dan campuran ketan hitam yang menjadi additional player,
 
tapi pada nyatanya malah makan mie rebus, gorengan, atau sekedar minum kopisusu. Jadi kata mburjo atau burjo tidak lagi sesuai penggunaannya. Mburjo analogdengan nyoto, ngopi, dan nyusu.
1
Warung burjo yang identik dengan makanan-makanan yang sederhana.Sekalipun dengan makanan yang sederhana, namun para pelanggan datang darikalangan bawah sampai kalangan elit. Dari makanan-makanan yang ditawarkanwarung burjo ini mengundang saya untuk melakukan mengenai apa saja yang adadalam warung burjo dari bagaimana proses pembuatannya sampai dengan proses pelayanan yang dilakukan oleh pemilik warung burjo ini. Dari apa yang teruraidiatas maka saya mengambil judul “EKSISTENSI WARUNG BURJO DIYOGYAKARTA (Studi kasus: warung burjo sebagai home industri makananmasyarakat Yogyakarta)”.
B.Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas maka saya mengambil rumusan masalahsebagai berikut:1.Bagaimana sejarah warung burjo di Yogyakarta ?2.Bagaimana proses produksi di warung burjo di Yogyakarta selama ini?
1
 
BAB IIPEMBAHASANA.Sejarah Warung Burjo
Warung Burjopada awalnya hanya sebuah warung yang menyediakan menu makanan bubur  kacangijo dan ketan hitamnya dicampur dengan santan.  Namun saat ini, warung burjo tidaklah selalu identik dengan produk kacangijo.Usaha warung makan burjo di Yogyakarta saat ini lebih bersifat konsep bangunan dan menu makanan atau minumannya yang ditampilkannya miripdengan burjo. Sehingga konsumen menyebut sebagai warung burjo. Bukan berarti warung tersebut menyediakan bubur kacangijo.Keunggulan dari usaha warung  burjosalah satunya adalah cepat dalam menyajikan makanan atau minuman dengan menggunakan produk instan, seperti:mieinstan, bubukacangijo, dan nasi telor, selain itu harganya sangat terjangkau oleh semua kalangan. Jika anda tertarik untuk membuka usaha warung burjo, bisnis ukm telah mengambil salah satu contoh warung makan dengansistem burjo untuk di analisa biaya investasinya dan keuntungannya. Hal inidapat membantu anda jika ingin membuka rumah makan, dengan konsep sepertiwarung burjo.Konsep burjo seperti ini lebih cocok digunakan jika warung makantersebut berada pada lingkungan mahasiswa ataupun pekerja dengan pendapatanyang kurang mencukupi, karena pada umumnya konsep warung makan burjomenerapkan sistem harga murah, pelayanan cepat, tempatnya santai.Warung makan burjo “Sumber Vitamin” berada di daerah kost – kost-anyang terdapat di Karang Asem Yogyakarta. Salah satu keunggulan yang dimilikiwarung burjo ini adalah letaknya yang sangat strategis. Dengan menempati arealtanah seluas 50 m2, keberadaan warung burjo ini sangat dinantikan oleh para penghuni kost yang pada umumnya kuliah di UGM ataupun UNY. Denganmenggunakan sistem buka 24 jam non stop, warung burjo ini sering dipadati pengunjung yang ingin sekedar melepas lelah, bersantai ataupun makan untuk 
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...