• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
 Karya Tulis Ilmiah sebagai Tugas Individu pada Diklat Fungsional Peneliti Pertama PUSBINDIKLAT LIPI Th.2009 Ang.2.
Optimasi Posisi Filter Pb pada Kolimator-DalamFasilitas Radiografi Neutron RN-1 SerpongTopan Setiadipura
Pusat Pengembangan Informatika Nuklir – PPIN-BATANKawasan PUSPIPTEK Gd.71 Tangerang , BANTENtsdipura@batan.go.id
Abstrak 
 
Fasilitas Radiografi Neutron RN-1 Serpong merupakan salah satu fasilitas
 Non Destructive Test 
yang sangat potensial. Radiografi neutron memberikan solusi dalam banyak masalah yang tidak bisa diberikan oleh Radiografi menggunakan sinar-x,khususnya dalam melakukan analisis terkait bahan yang berbasis hidrogen seperti plastik,minyak atau pelumas dengan bahan metal. Salah satu faktor yang mendukung performadari fasilitas Radiografi neutron adalah kualitas kolimator-dalam dalam mentransmisikanfluks neutron dari sumber dan juga menyaring sinar gamma. Kemampuan kolimator-dalam melakukan fungsi itu sangat dipengaruhi oleh posisi dan ketebalan dari filter Pb.Dalam penelitian ini dilakukan studi mengenai posisi optimal dari Pb untuk dapatmentransmisikan fluks neutron secara maksimal. Studi dilakukan dengan simulasi montecarlo terhadap proses
transport 
partikel yang terjadi pada kolimator-dalam menggunakan perangkat lunak MCNP. Parameter yang dibandingkan adalah nilai fluks neutron skalar  pada bagian ujung kolimator-dalam setelah melewati filter dan
aperture
. Simulasi montecarlo yang dilakukan dapat dipercaya karena memiliki estimasi kesalahan yang lebihkecil dari 0.1. Dari hasil simulasi terlihat bahwa posisi filter Pb lebih optimal biladiletakkan di depan
aperture
 berbeda dengan posisi filter Pb sekarang pada RN-1Serpong. Dari hasil penelitian ini disarankan agar dilakukan perubahan dari posisi filter Pb pada fasilitas RN-1 Serpong. Selain itu penelitian lain perlu juga dilakukan untuk melihat efek posisi terhadap atenuasi gamma.
Kata Kunci :
Radiografi neutron, kolimator-dalam, RN-1 Serpong, filter Pb, MCNP. 
Pendahuluan
Fasilitas Radiografi Neutron RN-1 Serpong merupakan salah satu fasilitas
 Non Destructive Test 
yang sangat potensial. Radiografi neutron memberikan solusi dalam banyak masalah yang tidak bisa diberikan oleh Radiografi menggunakan sinar-x,khususnya dalam melakukan analisis terkait bahan yang berbasis hidrogen seperti plastik,minyak atau pelumas dengan bahan metal. Secara umum, Radiografi neutron sangat berperan dalam kasus dimana diperlukan kemampuan untuk membedakan antara dua bahan yang memiliki nilai serapan neutron yang jauh berbeda. Misalnya pengamatanvisual terhadap plastik dalam suatu sistem metal akan sangat terbantu dengan Radiografineutron.Aplikasi dari Radiografi neutron dalam industri sangat luas, mencakup teknologisipil, arkeologi, otomotif, sel surya, nuklir, mesin turbin, komponen pesawat terbang,industri senjata
1
. Aplikasi Radiografi neutron tidak ditujukan untuk menggantikan peran
 
 Karya Tulis Ilmiah sebagai Tugas Individu pada Diklat Fungsional Peneliti Pertama PUSBINDIKLAT LIPI Th.2009 Ang.2.
Radiografi x-ray pada industri namun keduanya saling melengkapi untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap suatu sistem yang diamati
3
. Perbedaan kedua hal initerutama dikarenakan perbedaan interaksi antara neutron dan x-ray dengan bahan yangakan diamati. Sinar x dan sinar gamma berinteraksi dengan elektron pada kulit atom,sehingga atenuasi semakin tinggi dengan meningkatnya nomor massa bahan yangdiamati. Hal ini membuat Radiografi sinar x atau sinar gamma sangat baik untuk mengamati bahan metal dan non-metal. Sedangkan neutron berinteraksi dengan inti atomdimana koefisien atenuasi dari tiap isotop tidak bergantung pada nomor atom namuncendrung bersifat acak. Sifat ini membuat Radiografi neutron sangat baik untumelakukan pengamatan terhadap sistem yang mengandung bahan berbasis hidrogendengan bahan metal. Perbedaan hasil pengamatan oleh Radiografi sinar x dan neutronditunjukkan pada Gambar 1.
Gambar 1.
Hasil visualisasi Radiografi sinar x dan neutron
3
Salah satu faktor yang mendukung performa dari fasilitas Radiografi neutronadalah kualitas kolimator-dalam untuk mentransmisikan fluks neutron dari sumber dan juga menyaring sinar gamma. Faktor lainnya adalah kualitas sumber dan detektor untuk menghasilkan gambar dari perbedaan atenuasi berkas neutron yang telah melewati bahan.Ilustrasi sederhana dari unsur penyusun utama fasilitas Radiografi neutron ditunjukkan pada Gambar 2.
 
 Karya Tulis Ilmiah sebagai Tugas Individu pada Diklat Fungsional Peneliti Pertama PUSBINDIKLAT LIPI Th.2009 Ang.2.
Masalah yang akan dipecahkan pada penelitian ini adalah mencari posisi yangoptimal dari filter Pb pada kolimator-dalam fasilitas RN-1 Serpong. Parameter yang akandinilai adalah pengaruh posisi filter Pb tersebut terhadap kemampuan kolimator-dalamuntuk mentransmisikan neutron. Metoda monte carlo digunakan untuk simulasi transportneutron pada kolimator dalam karena keunggulannya dalam mensimulasikan interaksineutron dengan bahan secara lengkap dan mampu mensimulasikan geometri tanpa banyak penyederhanaan. Metoda ini telah banyak digunakan dalam desain dan optimasifasilitas radiografi
4,5
. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan simulasi montecarlo terhadap transport neutron pada kolimator dalam adalah MCNP
6
.
Metodologi Penelitian
a. Fasilitas RN-1 SerpongFasilitas RN-1 Serpong adalah salah satu fasilitas yang memanfaatkan neutrondari Reaktor Serba Guna G.A Siwabessy yang terletak di kawasan BATAN Serpong.Denah dari fasilitas eksperimen neutron selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 3.
Gambar 3:
Fasilitas Experiment Neutron RSG-GA Siwabessy
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...