MAKNA AGAMA BAGI MANUSIAHadirin yang saya hormati,Orang yang mengaku beragama dan konsekuen terhadap pengakuannya memiliki keterikatan pikiran dan emosi dengan keyakinan atau agama beserta aturan-aturan/syariat yang ada didalamnya. Terdapat tiga ranah utama yang dapat diamati pada orang beragama menurut pandangan Islam, yaitu: Iman, Islam, dan Pengamalan agama yang benar dalam kehidupansehari-hari atau Ikhsan (Hawari, 2002). Sementara itu, Lubis (2002) menjelaskan bahwaorang yang beriman akan cenderung berperilaku lebih baik karena apa yang mereka kerjakandidasari oleh kerelaan, mem¬punyai makna demi kemuliaan Tuhan. Selanjutnya, Lubismenyata¬kan bahwa agama mempunyai makna yang penting bagi manusia karena imandapat berfungsi sebagai penghibur di kala duka, menjadi sumber kekuatan batin pada saatmenghadapi kesulitan, pemicu semangat dan harapan berkat doa yang dipanjatkan, pem¬berisarana aman karena merasa selalu berada dalam lindungan-Nya, penghalau rasa takut karenamerasa selalu dalam pengawasan-Nya, tegar dalam menghadapi masalah karena selalu ada petunjuk melalui firman-firman-Nya, menjaga kemuliaan moral dan ber¬perilaku baik terhadap lingkungan sebagaimana dicontohkan para rasul-NyaPERAN AGAMA TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIK Hadirin yang saya hormati,Unsur utama dalam beragama adalah iman atau percaya kepada keberadaan Tuhan dengansifat-sifatnya, antara lain: Maha Pemurah, Maha Pengasih, Maha Penyayang, MahaPengampun, Maha Pemberi, Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Kuasa, Maha Besar,Maha Suci, serta nilai-nilai lebih/Maha yang lainnya. Oleh karena itu, orang yang merasadirinya dekat dengan Tuhan, diharapkan akan timbul rasa tenang dan aman, yang merupakansalah satu ciri sehat mental.Terkait dengan manfaat kesehatan mental dari religiusitas, Abernethy (2000) mengusulkanada beberapa mekanisme keagama¬an untuk mempengaruhi kesehatan antara lain: 1.mengatur pola hidup individu dengan kebiasaan hidup sehat, 2. memperbaiki per¬sepsi kearah positif, 3. memiliki cara penyelesaian masalah yang spesifik, 4. mengembangkan emosi positif, 5. mendorong kepada kondisi yang lebih sehat. Menurut Culliford (2002), orangdengan komitmen agama yang tinggi akan meningkatkan kualitas ke¬tahanan mentalnyakarena memiliki self control, self esteem & confidence yang tinggi. Juga mereka mampumemper¬cepat penyem¬buhan ketika sakit karena mereka mampu mening¬katkan potensidiri serta mampu bersikap tabah dan ikhlas dalam menghadapi musibah.Dervic (2003) mendapatkan bukti dalam penelitiannya, bahwa mereka yang memiliki skor religiusitas tinggi ternyata menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi, dan sebaliknyaskor agresivitas dan impulsivitasnya rendah.
Leave a Comment