Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
288Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEMELIHARAAN SAPI PERAH

PEMELIHARAAN SAPI PERAH

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 25,062 |Likes:
Published by c4rix

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: c4rix on Jul 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

 
PEMELIHARAAN SAPI PERAH1.Pemeliharaan Induk Bunting
a.Makanan mengandung Ca dan P yang cukup untuk pertumbuhan janin serta dengan SK minimum 13 %.b.Keadaan fisikc.Exsercise dengan jalan-jalan atau padang gembala.d.Makanan penguat menjelang induk beranak, untuk :
-
pembentukan ambing, khususnya untuk sapi dara
-
pembentukan colustrum
-
berpengaruh pada produksi susu masa laktasi yang akandatange.Pemerahan harus dihentikan - 2 bulan setelah melahirkan(sapi kering)Pemerahan pada umumnya dilakukan 2 kali sehari pada jam-jamyang sudah pasti dan dilaksanakan dengan pemerahan yanglembut. Dalam persiapan pemerahan yang perlu diparhatikanadalah menenangkan sapi, membersihkan kandang,membersihakan bagian tubuh, mengikat ekor, mencuci ambing.Cara pemerahan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan 1).memegang pangkal puting susu antara ibu jari dan jari tengah 2).menggunakan kelima jari tangan.Pemeliharaan sapi sedang kering berguna untuk :
Mengembalikan kondisi tubuh atau memberikan istirahat pada sapiagar produksi yang akan datang baik
Mengisi kembali kebutuhan vitamin-vitamin dan mineral-mineralsetelah laktasi sehingga sapi tetap sehat.
Menjamin pertumbuhan fetus dalam kandungan.
 
2.Pemeliharaan Pedet (lahir – 8 bulan)
a.Pedet sesudah lahi
-
Membersihkan lendir yang ada pada mulut dan seluruh tubuh
-
Memotong tali pusar, dipotong ± 10 cm dan diolesi mercurochromatau yodium, sulfa powder, anti biotik untuk mencegah infeksi.
-
Diusahakan pedet memperoleh colustrum pada induknya apabilainduk mati bisa diberikan colustrum buatan. Colustrum ialahproduksi susu 5-7 hari pertama pada ternak yang baru melahirkan.Colustrum sangat penting bagi pedet karena :
Mengandung banyak protein dan vitamin A, B serta C yang sangatdibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan pedet.
Mengandung anti bodi untuk mencegah adanya infeksi
Bekerja sebagai laxantia yang membantu pencernaan danmeconium.b.Pedet Lepas Sapih
-
Pemberian susu pada pedet sampai berumur 2½ - 3 bulan setelahitu pedet disapih.
-
Dehorning 
(pemotongan tanduk)Tujuan dari penghilangan tanduk ini adalah
-
Untuk menghindarkan bahaya penandukan
-
Menghindarkan kerusakan kulit
-
Menghemat ruanganAda 3 Metode pemotongan tanduk yaitu :
-
Penggunaan bahan kimia. Bahan yang umum digunakan yaitu
caustic soda
dan perlu berhati-hati dalam menggunakan bahanitu untuk menghindari luka bakar.
-
Penggunaan alat pemotong listrik. Alat tersebut dipasang padapangkal tanduk selama 10 detik dan akan merusak sel-seltanduk maupun mencegah pertumbuhan tanduk selanjutnya.
 
-
Pemotongan dengan gergaji. Tanduk dipotong 1 cm daripangkal kulit untuk mengurangi pendarahan tanduk dilakukandengan jarum mesin jahit yang telah diberi benang danmemasukkannya dibawah pembuluh utama tanduk baru diikat.c.Penjagaan kesehatan
3.Pemeliharaan Sapi Dara (Heifer) 9 bulan – beranak pertama
-
Pemberian ransum pada sapi perah dara harus selalu diawasi agar  jangan sampai kegemukan atau mengalami pertumbuhan yangterlambat
-
Pembesaran dara untuk dijadikan induk mempunyai dua tujuan :a.Pengganti IndukSapi perah induk mesti ada yang dikeluarkan denganalasan sapi yang berproduksi susu rendah, mengidap penyakittertentu, sudah berumur tua sehingga produksi turun dan alasanlain.b.Pengembangan UsahaPengembangan usaha dengan jalan menambah jumlahpopulasi dapat ditempuh dengan 2 cara :
Membesarkan sapi dara yang berasal dari sapi perah sendiri.
Membeli bibit siap perah dari luar Kriteria sapi dara yang digunakan sebagai calon induk adalah :
Berasal dari turunan yang mempunyai kemampuan produksitinggi
Menunjukkan pertumbuhan yang baik dan normal
Tidak mempunyai cacat tubuh dan tidak mengidap penyakitapapun
-
Sapi dara dikawinkan umur 14 – 17 bulan sehingga diharapkandapat beranak dan memproduksi susu pada umur 23 – 26 bulan.Lama bunting sapi rata-rata 280 hari. Sapi dewasa yang baru

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->