Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Definisi katalis.pdf

Definisi katalis.pdf

Ratings: (0)|Views: 128 |Likes:
Published by Diansyah_AR

More info:

Published by: Diansyah_AR on Sep 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2013

pdf

text

original

 
0
Katalis
1. Pengertian Katalis
Katalis merupakan suatu zat yang dapat mempercepat laju reaksi dalamreaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai olehreaksi itu sendiri. Suatu katalis berperan dalam reaksi tetapi bukan sebagai pereaksi (reaktan) ataupun produk.Katalis memungkinkan reaksi dapat berlangsung lebih cepat ataumemungkinkan reaksi pada suhu lebih rendah akibat perubahan yang dipicunyaterhadap pereaksi. Katalis menyediakan jalur pilihan dengan energi aktivasiyang lebih rendah. Katalis akan mengurangi energi yang dibutuhkan (energiaktifasi) untuk berlangsungnya reaksi sehingga reaksi akan bertambah cepat.Katalis yang pernah dikembangkan salah satunya yaitu
katalis Ziegler-Natta
yang digunakan untuk produksi masal
polietilen
dan
polipropilen
. Reaksikatalitik yang paling dikenal ialah proses
Haber 
untuk sintesis amoniak, yangmenggunakan besi biasa sebagai katalis. Konverter katalitik yang dapatmenghancurkan produk samping knalpot yang paling bandel dibuat dari
platina
dan
rodium
.
2. Jenis Katalisa. Katalis Homogen
Katalis homogen adalah katalis yang berada dalam fase yang sama. Katalishomogen umumnya breaksi dengan satu atau lebih pereaksi untuk mebentuk suatu perantara kimia yang selanjutnya bereaksi membentuk produk akhir reaksi, dalam suatu proses yang memulihkan katalisnya.Berikut ini merupakan skema umum reaksi katalitik, di mana Cmelambangkan katalisnya:A + C → AC (1)B + AC → AB + C (2)Meskipun katalis (C) termakan oleh reaksi 1, namun selanjutnya dihasilkankembali oleh reaksi 2, sehingga untuk reaksi keseluruhannya menjadi :A + B + C → AB + C
 
b. Katalis Heterogen
Katalis heterogen adalah katalis yang ada dalam fase bebeda dengan pereaksi dalam reaksi kimia yang dikatalisisnya. Satu contoh sederhana untuk katalisis heterogen yaitu bahwa katalis menyediakan suatu permukaan di mana pereaksi-pereaksi (atau substrat) untuk sementara terjerat. Ikatan dalamsubstrat-substrat menjadi lemah sedemikian sehingga memadai terbentuknya produk baru. Ikatan atara produk dan katalis lebih lemah, sehingga akhirnyaterlepas.
c. Katalis
Ziegler-Natta
Katalis
Ziegler-Natta
adalah campuran antara senyawa-senyawa titaniumseperti titanium (III) klorida, TiCl
3
, atau titanium (IV) klorida, TiCl
4
, dansenyawa-senyawa aluminium seperti aluminium trietil, Al(C
2
H
5
)
3
. Pada proses polimerisasi alolefin menggunakan katalis
Ziegler-Netta
, AlEt3 dapatmereduksi TiCl
4
menjadi TiCl
3
dan atom klor digantikan dengan gugus gugusetil. Dasar polimerisasi sebanding dengan jumlah total TiCl
3
dan pengaruholefin serta konsentrasi AlEt
3
.
3. Fungsi Katalis
Fungsi katalis yaitu memperbesar laju reaksinya (mempercepat reaksi)dengan cara memperkecil energi aktifasi suatu reaksi dan dibentuknya tahap-tahap reaksi yang baru. Dengan menurunnya energi aktifasi maka pada suhuyang sama reaksi dapat berlangsung lebih cepat.Satu yang harus diketahui tentang prinsip kerja katalis adalah bahwa katalistersebut tetap ikut dalam jalannya reaksi, tetapi pada kondisi akhir, katalis akankeluar lagi dalam bentuk yang sama. Sifat-sifat kimia katalis akan sama sebelumdan sesudah mengkatalis suatu reaksi.Pentingnya katalis ditunjukkan oleh kenyataan bahwa lebih dari 75% proses produksi bahan kimia di Industri disintesis dengan bantuan katalis. Contoh proses kimia yang sangat penting misalnya sintesis metanol dari
syngas
(CO danH
2
) dikatalisis oleh ZnO/Cr 
2
O
3
, dan reaksi
water gas shift 
(WGS), dikatalisisoleh besi oksida atau oksida campuran Zn, Cu maupun Cr.
 
2
CO + 2H
2
O → CO
2
+ H
2
Teknologi katalis telah digunakan dalam industri kimia lebih dari 100 tahunlamanya dan penelitian serta pengembangan teknologi katalis telah menjadisemacam bidang kekhususan kimia.Suatu reaksi eksoterm AB(g) + C(g) AC(g) + B(g). Reaksi ini berlangsung lambat, karena energi aktivasinya (Ea) lebih besar dibanding energimolekulnya. Hanya sebagian kecil molekul yang mencapai Ea.Gambar 1 Reaksi EksotermOleh karena itu untuk mempercepat reaksi ini, ditambahkan suatu katalis.Apa fungsi katalis? Mengapa katalis dapat mempercepat reaksi? Bagaimana carakatalis mempercepat reaksi itu? Berdasarkan diagram di atas, Ea' dengan katalislebih rendah. Mengapa?Katalis itu berupa zat yang dicampurkan dengan reaktan. Jika reaksi di atastanpa katalis, AB dan C bertumbukan sampai mencapai Ea yang relatif tinggi.Karena umumnya energi molekulnya rendah, jadi tumbukan yang terjadi tidak efektif. Ea sangat sulit dicapai. Untuk itu maka ditambahkan zat yang bertindak sebagai katalis.Ternyata pada saat katalis dicampurkan reaksi makin cepat. Jelas bahwakatalis itu dapat mempengaruhi salah satu reaktan. Misalnya dalam reaksi inikatalis cocok sifatnya dengan AB. Maka seperti robot AB tertarik ke katalismembentuk KAB. KAB tergolong kompleks teraktivasi yang merupakan tahapreaksi hipotesis; KAB kemudian terurai menjadi KA dan B. Setelah itu terjaditahap reaksi berikutnya, yaitu C ditarik oleh KA menjadi KAC yang kemudian

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->