Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
RISKANNYA DATA RASKIN

RISKANNYA DATA RASKIN

Ratings: (0)|Views: 13 |Likes:
Published by Paul SinlaEloE
Oleh. Paul SinlaEloE
Memajukan kesejahteraan umum merupakan salah satu tujuan bernegara di Indonesia dan tanggungjawab untuk pemenuhannya merupakan kewajiban pemerintah. Demikianlah kontrak politik antara rakyat dan pemerintah yang tertera dalam UUD 1945. Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila peningkatan Kesejahteraan Rakyat menjadi prioritas utama dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang meliputi 5 (lima) sasaran pokok yaitu: pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pengurangan kesenjangan antar wilayah, peningkatan kualitas manusia, perbaikan mutu lingkungan hidup, dan pengelolaan sumberdaya alam, serta peningkatan infrastruktur. Dalam implementasinya, prioritas utama pembangunan nasional diberikan kepada pemeliharaan kesejahteraan rakyat, penataan kelembagaan dan pelaksanaan Sistem Perlindungan Sosial. Sasaran yang hendak dicapai melalui prioritas ini antara lain adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat miskin, sehingga angka kemiskinan dapat diturunkan menjadi 10,5 % – 11,5 % pada tahun 2012.
Oleh. Paul SinlaEloE
Memajukan kesejahteraan umum merupakan salah satu tujuan bernegara di Indonesia dan tanggungjawab untuk pemenuhannya merupakan kewajiban pemerintah. Demikianlah kontrak politik antara rakyat dan pemerintah yang tertera dalam UUD 1945. Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila peningkatan Kesejahteraan Rakyat menjadi prioritas utama dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang meliputi 5 (lima) sasaran pokok yaitu: pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pengurangan kesenjangan antar wilayah, peningkatan kualitas manusia, perbaikan mutu lingkungan hidup, dan pengelolaan sumberdaya alam, serta peningkatan infrastruktur. Dalam implementasinya, prioritas utama pembangunan nasional diberikan kepada pemeliharaan kesejahteraan rakyat, penataan kelembagaan dan pelaksanaan Sistem Perlindungan Sosial. Sasaran yang hendak dicapai melalui prioritas ini antara lain adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat miskin, sehingga angka kemiskinan dapat diturunkan menjadi 10,5 % – 11,5 % pada tahun 2012.

More info:

Published by: Paul SinlaEloE on Sep 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2014

pdf

text

original

 
Page 1 of 3
RISKANNYA DATA RASKIN
 
Oleh. Paul SinlaEloE
Staf Div. Anti Korupsi PIAR NTT
 
Memajukan kesejahteraan umum merupakan salah satu tujuan bernegara di Indonesia dantanggungjawab untuk pemenuhannya merupakan kewajiban pemerintah. Demikianlahkontrak politik antara rakyat dan pemerintah yang tertera dalam UUD 1945. Oleh karenaitu tidaklah mengherankan apabila peningkatan Kesejahteraan Rakyat menjadi prioritasutama dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),yang meliputi 5 (lima) sasaran pokok yaitu: pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pengurangan kesenjangan antar wilayah, peningkatan kualitas manusia, perbaikan mutulingkungan hidup, dan pengelolaan sumberdaya alam, serta peningkatan infrastruktur.Dalam implementasinya, prioritas utama pembangunan nasional diberikan kepada pemeliharaan kesejahteraan rakyat, penataan kelembagaan dan pelaksanaan SistemPerlindungan Sosial. Sasaran yang hendak dicapai melalui prioritas ini antara lain adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat miskin, sehingga angkakemiskinan dapat diturunkan menjadi 10,5 %
 – 
11,5 % pada tahun 2012.Untuk mewujudkan sasaran ini para pengambil kebijakan mengeluarkan ProgramBantuan Beras Untuk Rakyat Miskin (Raskin). Program Raskin ini merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan social (Kluster I) yangdiselenggarakan oleh Pemerintah Pusat berupa bantuan beras bersubsidi kepada rumahtangga berpendapatan rendah (rumah tangga miskin dan rentan miskin).Program Raskin ini juga dalam implementasinya melibatkan berbagai pihak baik vertikalmaupun horizontal. Secara vertikal Program Raskin bukan program Pemerintah Pusatsemata, akan tetapi juga Pemerintah Daerah memiliki tanggungjawab secara proporsional. Dalam hal ini Pemerintah Pusat berperan dalam membuat kebijakannasional, sedangkan pelaksanaan dan penyalurannya sangat tergantung pada peranPemerintah Daerah. Pemerintah Pusat memberikan subsidi pembelian beras yangdilaksanakan oleh Perum Bulog untuk disalurkan sampai Titik Distribusi (TD). Untuk selanjutnya Pemerintah Daerah menyampaikan beras tersebut kepada Rumah TanggaSasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) dengan 6 (enam) Tepat (
Tepat Sasaran, Tepat  Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Waktu, Tepat Harga dan Tepat Administrasi
). Oleh karena itu pelaksanaan Program Raskin sangat tergantung pada peran Pemerintah Daerah sepertisosialisasi, pengawasan mutu, angkutan, biaya operasional dll. Secara horizontal semuasektor terkait memiliki tanggungjawab dan wewenang sesuai dengan tupoksinya masing-masing dalam melaksanakan Program Raskin.
 
Page 2 of 3
Program Raskin tahun 2012 mengacu pada data RTS hasil PPLS-2011 BPS, yangditetapkan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)menggunakan sistim Basic Data Terpadu Perlindungan Sosial. Untuk tahun 2012, pemerintah menyediakan beras bersubsidi kepada 17.488.007 RTS-PM dengan kondisisosial ekonomi terendah di Indonesia (kelompok miskin dan rentan miskin). Rumahtangga yang dapat menerima beras Raskin, yakni rumah tangga yang terdapat dalamDaftar Nama dan Alamat RTS-PM Program Raskin Juni-Desember 2012 yangditerbitkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia (Kemenko Kesra) dengan surat nomor B-1128/KMK/DEP.II/V/2012,tertanggal 22 Mei 2012.Pada konteks Nusa Tenggara Timur, data penerima raskin yang di tetapkan oleh TNP2K menimbulkan keresahan dan gejolak di tingkat rakyat yang miskin. Pasalnya, merekayang tahun lalunya menerima raskin, pada tahun 2012 ini tidak menerima jatah beras bersubsidi tersebut.`Sesuai data BPS disebutkan bawa bahwa pada tahun 2012menunjukan bahwa di NTT terdapat 425.201 RTS-PM.
(Lihat Tabel)
. Itu berarti,terdapat pengurangan128.748 RTS-PM dari tahun sebelumnya, yakni 553.769 RTS-PM.Berkurangnya jatah raskin yang digelontorkan ke daerah ini bukan berarti warga NTTsemakin sejahtera. Artinya pengurangan jatah raskin di wilayah ini bukan indikator meningkatnya kesejahteraan warga.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->