Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pemilu

pemilu

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 3,493 |Likes:
Published by Septria Yanto
analisis penerapan sistem pemilu di Indonesia
analisis penerapan sistem pemilu di Indonesia

More info:

Published by: Septria Yanto on Jul 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

 
Analisis Implementasi Demokrasi di Indonesia
Studi Tentang Penerapan UU Pemilu di Indonesia
Oleh:Septria Yanto05 193 039Program Studi Ilmu Administrasi NegaraFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas AndalasPadang2009
 
BAB IPENDAHULUAN
Indonesia sebagai sebuah negaraatau organisasi,merupakan suatu
entitas
dari kolektifitas orang-orang yang bekerja sama secara sadar dan sengaja untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dimana kolektifitas ini mempunyai struktur, batasdan identitas tertentu yang berfungsi untuk membedakan dengan kolektifitas yanglain.
1
Dalam hal tujuan bernegara, secara eksplisit telah dituangkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar45bahwa tujuan kita bernegara adalah:
“… membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukankesejahteraan umum… serta mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruhrakyat Indonesia”.
2
Jadi jelas,bahwa negara harus bertanggungjawab kepada seluruh rakyat dantumpah darah Indonesia,dan bukan hanya kepada sekelompok atau segelintir orang.Berangkat dari landasan ini, maka penyaluran aspirasi (demokrasi)merupakan hal yang sangat
urgent 
, karena bagaimana mungkin ada keadilan jikayang terjadi adalah penghambatan, pengkebirian informasi dan komunikasi.Selanjutnya dalam jalannya pemerintahan itu sendiri juga harus melibatkanrakyat,karena rakyat merupakan pengawas bagi jalannya pemerintahansehinggaakan tercipta tata pemerintahan yang baik (
 good governance
).Sedangkan demokrasimerupakan sebuah bentuk pemerintahan yangterbentuk karena kemauan rakyat dan bertujuan untuk memenuhi kepentinganrakyat itu sendiri(dari, oleh dan untuk rakyat). Demokrasi merupakan sebuahsistem, artinya demokrasi akan bergerak secara dinamis dantidak akan berhenti disatu titik.
“Negara…lebih sebagai satu produk masyarakat pada tingkat perkembangantertentu; itu adalah pengakuan bahwa masyarakat tersebut telah terlibat dengankontradiksi tak terpecahkan, bahwa mereka menggantungkan diri pada
1
Miftah Thoha, 2002,
 Dimensi-Dimensi Prima Ilmu AdministrasiNegara
, Jakarta: PT.RajaGrafindo Persada. 125-131.
2
-------, 2002,
 Pembukaan UUD 45Amandemen ke Empat 
, Bandung: Pustaka Setia.Hal. 10.
 
antagonisme-antagonisme yang tak dapat dipersatukan dan tak berdaya untuk mengenyahkannya”.
3
Berdasarkan pendapat Engles tersebut sangat jelas kita lihat bahwa, negaramemang terus akan mengalami perubahan demi perubahan dalam perjalanansejarahnya. Hal ini disebabkan karena realitas kehidupan masyarakat itu sendiri penuh dengan
 pluralitas
dan konflik-konflik yang tidak akan pernah bisadihilangkan, baik vertikal maupun horizontal. Sehingga hal ini jugalah yangmenyebabkan dinamisnya demokrasi.Selanjutnya dalam diagram politik Eastondigambarkan, sebuah sistem mempunyai dukungan dan permintaan yang berfungsisebaga input sistem,kemudian apa yang telah di
input 
tersebut akandiproses untuk menghasilkan
output 
yang kemudian akan mendapat
 feed back 
.Selanjutnya
 feed back 
iniakan dikembalikan sebagaiinputuntuk kembali di prosesdan begitu seterusnya.
4
Sementara itu mengenai demokrasi,Schumpeter menafsirkan demokrasihanya terbatas sebagai mekanisme memilih pemimpin melalui pemilu yangkompetitif dan adil.
5
Selanjutnya Samuel P. Hutington juga berpendapat bahwa,kualitas demokrasi diukur oleh pemilihan umum yang kompetitif, adil, jujur, dantingginya partisipasi rakyat selama pemilu.
6
Ini artinya cita-cita demokrasi hanyadireduksi sebatas hal-hal yang prosedural dan teknis. Akibatnya, demokrasi hanyadiwujudkan dalam pemilu. Suara rakyat dibutuhkan dan ditambang hanya ketika pemilu datang. Setelah itu, suara rakyat akan dikhianati dan di tendang, kebijakan publik tidak lagi memihak kepada rakyat, harga-harga semakin meningkat, penggusuran meraja-lela, pendidikan dan kesehatan dikomersilkan, penganggurandan kemiskinan tetap saja berkembang biak, selanjutnya demokrasi dan cita-citaakan mati secara perlahan-lahan.
7
Berdasarkan pemaparan-pemaparan diatas,tulisan iniakan mencoba melihat dan menganalisis pemilu di Indonesia sebagaisebuah bagianyang tidak dapat dipisahkandari proses demokrasibangsa ini.
3
Engels dalam Ronald H. Chilcote, 2003,
Teori Perbandingan Politik 
,Jakarta: PT.RajaGrafindo Persada.Hal. 258.
4
Lihat
ibid 
. Hal. 200.
5
Joseph Schumpeter dalam Coen Pontoh, 2005,
Malapetaka Demokrasi Pasar 
, Yogyakarta:Resist Book. Hal. vii.
6
 Ibid 
. Hal. viii.
7
 Ibid 
.

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
gunawidi liked this
yeeeeeeeeeee gag asekk tlong donk jlasin mna masa natsir, sukiman,wiolpo,dll ama pemenang dan jmlh krsi n.a gaaaaaaaaaaaa lngkap
Ambo Rappe liked this
armanpkn liked this
Aniisa Anyonk liked this
Anna Kurniawati liked this
Rifky Azhari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->