Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
28Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tinjauan Kritis Terhadap Asas Ideologi Sosialisme Dan Kapitalisme

Tinjauan Kritis Terhadap Asas Ideologi Sosialisme Dan Kapitalisme

Ratings: (0)|Views: 2,708 |Likes:
Published by faaqihgroup

More info:

Published by: faaqihgroup on Jul 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

 
 
1TINJAUAN KRITISTERHADAP ASAS IDEOLOGI SOSIALISME DAN KAPITALISMEOleh : Muhammad Shiddiq Al Jawi
 
1. Pendahuluan
Di tengah berbagai gejolak politik dan ekonomi praktis yang terjadi dalam skala lokaldan global, pengkajian kritis terhadap ideologi sosialisme dan kapitalisme tetaplah urgenbagi umat Islam. Terhadap sosialisme, mestilah dinyatakan bahwa keruntuhan Uni Sovietawal dekade 90-an bukan berarti akhir absolut dari sosialisme. Kematian sosialisme bukanlahkematian biologis seperti kematian hewan yang mustahil hidup kembali. Sosialisme hanyamengalami kematian ideologis. Secara demikian sosialisme memiliki daya potensial untuk hidup kembali lagi ke muka bumi, selama masih ada individu atau kelompok yangmengimani sosialisme serta mengupayakan implementasinya dalam praktik kehidupanmanusia. Karena itu, studi kritis atas sosialisme bukanlah hal yang tidak kontekstual,melainkan justru urgen untuk memadamkan sisa-sisa api yang kini masih menyala dalamreruntuhan dan puing sosialisme.Terhadap kapitalisme, studi kritis terhadapnya tentu lebih urgen lagi, sebab setelahruntuhnya Uni Soviet, hegemoni ideologi kapitalisme semakin menguat dan merajalela tanpalawan yang berarti dalam panggung politik internasional. Di sinilah muncul urgensitas studikritis kapitalisme, sebab kapitalisme telah mewabah dan mendominasi umat manusia diseluruh dunia dengan berbagai implikasi buruknya. Karena itu, hancurnya kapitalisme bukansekedar tantangan, melainkan telah menjadi keniscayaan sejarah yang bebannya terpikulpada pundak umat Islam dalam rangka menyelamatkan umat manusia dari penindasankapitalisme. Dan studi kritis kapitalisme tak diragukan lagi merupakan langkah pertama darisekian upaya untuk menghancurkan ideologi tersebut. Dibandingkan dengan manuverekonomi, politik, dan militer untuk meruntuhkan sebuah negara penganut ideologi tertentu,studi kritis terhadap suatu ideologi haruslah didahulukan, sebab manuver-manuver tersebuthanyalah langkah cabang dari langkah pangkalnya, yaitu kritik terhadap ideologi yangmenjadi basis bagi segala praktik implementasinya dalam segenap aspek kehidupan.Bagi umat Islam umumnya dan aktivis Islam khususnya, studi kritis ideologi-ideologiasing ini menjadi satu sisi mata uang yang tak terpisah dengan sisi lainnya, yaitu penanamanideologi Islam ke dalam pikiran dan jiwa umat Islam. Sebab upaya penanaman ideologi Islamtidak akan efektif kalau tak disertai dengan upaya pencabutan ideologi-ideologi asingtersebut dari pikiran dan jiwa umat Islam. Penanaman dan pencabutan adalah dua sejoli yangharus berjalan seiring, tak dapat dipisahkan.Makalah ini menjelaskan kritik terhadap ideologi sosialisme dan kapitalisme,ditinjau dari segi asas yang mendasari masing-masing ideologi. Metode yang digunakanadalah analisis komparasi terhadap asas-asas ideologi sosialisme, kapitalisme, dan Islam,disertai kritik terhadap asas ideologi sosialisme dan kapitalisme berdasarkan bukti rasional-faktual (
dalil aqli
) dan bukti imani (
dalil naqli
).
2. Pengertian Ideologi
Secara umum, ideologi (Arab :
mabda`
) menurut Muhammad Muhammad. Ismaildalam Al
Fikru
 
 Al
 
 Islami
(1958)
 ,
adalah
"al fikru
 
al asasi
 
tubna
 
alaihi
 
afkaar".
(pemikiranmendasar yang di atasnya dibangun pemikiran-pemikiran lain). Pemikiran mendasar ini
faaqihgroup.wordpress.com
ebook gratis
 – 
animasi gratis
 – 
mp3 arabic gratis
 – 
software gratis
 – 
islam video gratis
 – 
islam galeri gratis
 – 
edukasi games gratis
 – 
tips/tutorial computer gratis
 – 
3D wallpaper gratis
 – 
info bisnis online
 
 
2
merupakan pemikiran paling asasi pada manusia, dalam arti tidak ada lagi pemikiran lainyang lebih dalam atau lebih mendasar daripadanya. Pemikiran mendasar ini dapat disebutsebagai
aqidah
, yang merupakan pemikiran menyeluruh tentang manusia, alam semesta, dankehidupan. Sedang pemikiran-pemikiran cabang yang dibangun di atas dasar aqidah tadi,merupakan peraturan bagi kehidupan manusia (
nizham
) dalam segala aspeknya sepertipolitik, ekonomi, sosial, budaya, dan sebagainya. Gambar berikut menjelaskan pengertianideologi secara umum.Gb. 1. Bagan Ideologi Dalam Pengertian UmumAgar aqidah tersebut dapat melahirkan aneka peraturan hidup, ia haruslah bersifataqliah, atau dapat dikaji dan diperoleh berdasarkan suatu proses berpikir. Bukan diperolehmelalui jalan taklid tanpa melibatkan proses berpikir. Aqidah yang semacam ini, disebutaqidah aqliah, yang di atasnya dapat dibangun pemikiran-pemikiran cabang tentangkehidupan.Karena itu, dengan ungkapan yang lebih spesifik, ideologi dapat didefinisikan sebagai
“aqidah aqliyah yanbatsiqu „anha nizham”
(aqidah akliyah yang melahirkannizham/peraturan kehidupan) (Taqiyyudin An Nabhani, 1953,
 Nizham Al Islam
, hlm. 22).Gb.2. Bagan Ideologi Dalam Pengertian Spesifik Definisi ideologi seba
gai ―aqidah akliyah yang melahirkan nizham‖ ini bersifat
umum, dalam arti dapat dipakai dan berlaku untuk ideologi-ideologi dunia sepertikapitalisme dan sosialisme, dan dapat pula berlaku juga untuk Islam. Sebab Islammempunyai sebuah aqidah akliyah, yaitu Aqidah Islamiyah, dan mempunyai peraturan hidup(nizham) yang sempuma, yaitu Syariat Islam.Dari sisi lain, ideologi tersusun dari
 fikrah
(ideas, thoughts) dan
thariqah
(method).Ideologi dari sisi ini ditinjau dari segi:
Pertama
, konsep/pemikiran murni --yang semata-matamerupakan penjelasan konseptual tanpa disertai bagaimana metode menerapkan konsep itu
PEMIKIRANPEMIKIRANCABANGPEMIKIRANDASARPOLITIKEKONOM
 
DLLNIZHAMAQIDAH AQLIYAH
 
 
3
dalam kenyataan
 — 
dan
Kedua
, metodologi yang menjelaskan bagaimana pemikiran/konsepitu diterapkan secara praktis. Tinjauan ideologi sebagai kesatuan fikrah-thariqah inidimaksudkan untuk menerangkan bahwa thariqah adalah suatu keharusan agar fikrah dapatterwujud. Di samping itu, juga untuk menerangkan bahwa fikrah dan thariqah suatu ideologiadalah unik. Artinya, setiap ada fikrah dalam sebuah ideologi, pasti ada thariqah yang khasuntuk menerapkan fikrah tersebut, yang berasal dari ideologi itu sendiri, bukan dari ideologiyang lain.Fikrah merupakan sekumpulan konsep/pemikiran yang terdiri dari aqidah dan solusiterhadap masalah manusia. Sedang thariqah
 – 
yang merupakan metodologi penerapanideologi secara operasional-praktis
 — 
terdiri dari penjelasan cara solusi masalah, carapenyebarluasan ideologi, dan cara pemeliharan aqidah. Jadi, ideologi ditinjau dari sisi iniadalah gabungan dari fikrah dan thariqah, sebagai satu kesatuan. (Taqiyyudin An Nabhani,1953,
 Nizham Al Islam
, hlm. 22-23).Gb. 3. Ideologi Tersusun Dari Fikrah dan Thariqah
3. Pengertian Aqidah
Karena makalah ini meninjau ideologi dari segi asas, maka akan diperdalammengenai apa yang dimaksud dengan aqidah yang menjadi asas sebuah ideologi.Dalam kamus
 Al Muhith
karya Al Fairuz Abadi, seperti dikutip Muhammad HusainAbdullah (1990) dalam
 Dirasat fi Al Fikr Al Islami,
aqidah secara bahasa berasal dari fi‘il
madhi
„ 
aqada,
yang bermakna
syadda
(menguatkan atau mengikatkan). Maka dari itu, kata
„aqada
dapat digunakan untuk menunjukkan berbagai makna yang intinya mengandungmakna ikatan atau penguatan, misalnya
„aqdu al habl 
(mengikatkan tali),
„aqdu al bai‟ 
 (mengadakan
aqad (―ikatan‖) jual
-beli),
„aqd al „ahdi
 
(mengadakan aqad (―ikatan‖)
perjanjian) dan sebagainya (Muhammad Husain Abdullah, 1990).Masih secara bahasa, aqidah dapat pula bermakna
ma in‟aqada „alaihi al qalbu
,yaitu sesuatu yang hati itu terikat padanya (Muhammad Husain Abdullah, 1990). Adapunpengertian
in‟aqada
adalah
 jazama bihi
(hati itu memastikannya) atau
shaddaqahu yaqiniyan
 (hati itu membenarkannya secara yakin/pasti) (Taqiyuddin An Nabhani, 1994,
Syakhshiyyah Al Islamiyah
, Juz I, hlm. 191).Dengan demikian, menurut bahasa, apa yang disebut aqidah itu adalah segala sesuatupemikiran yang dibenarkan secara pasti oleh hati sedemikian rupa, sehingga hati itukemudian terikat kepadanya dan memberi pengaruh nyata pada manusia. (Taqiyuddin AnNabhani, 1994). Pemikiran yang demikian haruslah berupa pemikiran yang mendasar, ataupemikiran yang tercabang dari pemikiran mendasar. Pemikiran seperti inilah yangmempunyai pengaruh nyata pada seorang manusia. Misalnya pemikiran tentang adanya HariKiamat, surga, neraka, dan sebagainya. Pemikiran seperti ini mempunyai pengaruh nyata
NIZHAMAQIDAHCARA PEMELIHARAANSOLUSI MASALAHPENJELASAN CARA SOLUSICARA PENYEBARAN IDEOLOGITHARIQAHFIKRAH

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Maliessa Jaafar liked this
Fithri Ista liked this
Lela Huno Cruz liked this
Yogi Sugama liked this
kurocaki9 liked this
Ndra Squidward liked this
Hamdi liked this
Ade Victorio liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->