Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SD NEGERI PADAWENING DI DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH.rtf

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SD NEGERI PADAWENING DI DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH.rtf

Ratings: (0)|Views: 582|Likes:
Published by sufikaya
a
a

More info:

Published by: sufikaya on Sep 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/29/2013

pdf

text

original

 
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMAISLAM SISWA SD NEGERI PADAWENING DI DINIYAHTAKMILIYAH AWALIYAH (DTA) NURULAMANAHDTA MIFTAHUS SA’ADAH, DAN DTA AL-ITTIHADKABUPATEN TASIKMALAYASKRIPSI
Diajukan Kepada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri PurwokertoGuna Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Strata SatuPendidikan Agama IslamOleh:
Wandi Ruswandi
052631064
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
 
JURUSAN TARBIYAHSEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)PURWOKERTO2010
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah
Pendidikan agama merupakan bagian pendidikan nasional yang sangat penting, sebab salah satu tujuan pendidikan nasional adalah untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebagaimana yangtercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor. 20Tahun 2003 BAB. II Pasal 3 yang berbunyi:Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi pesertadidik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada TuhanYang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. (UU SISDIKNAS 2003 : 12)Demi mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut, di Indonesia pendidikan agama mendapatkan perhatian dan memegang peranaan yangsangat penting. Hal ini terbukti dengan dimasukannya pendidikan agamakedalam kurikulum nasional yang wajib diikuti oleh semua peserta didik mulai tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi (Zuhairini dkk, 1993 :19).12
 
Akan tetapi dalam pelaksanaanya, meskipun Pendidikan Agama Islam(PAI) telah dimasukkan kedalam kurikulum nasional sebagai subsistem darisistem pendidikan nasional, Pendidikan Agama Islam di sekolah umum masih jauh dari keberhasilan. Menurut beberapa pendapat sebagaimana dikutipAbdul Majid dan Dian Andayani (2005:165) mengemukakan bahwa:1.Hasil-hasil PAI di sekolah belum sesuai dengan tujuan-tujuanPendidikan Agama Islam (
 Mimbar pendidikan,
 No 1 tahun 2000)2.Sudijarto (1999:3) : Pendidikan nasional belum sepenunya mampumengembangkan manusia Indonesia yang religius, berakhlak, berwatak kesatria dan patriorik 3.Nurcholis Majid : kegagalan pendidikan agama disebabkan pembelajaran pendidikan Agama Islam lebih menitik beratkan padahal-hal yang bersifat formal dan hafalan, bukan pada pemaknaannya,(
 Pikiran Rakyat 
30 juni 2003)4.Arief Rahman : Pendidikan kita lebih banyak menekankan padakemampuan berbahasa (
verbal 
) dan kemampuan menghitung(
numerik 
), sementara kemampuan mengendalikan diri dan penanamankeimanan diabaikan, (
 Pikiran Rakyat 
25 November 2000)5.Karo Hukum dan Humas Depag. RI mengutip pernyataan Presiden RImenyatakan bahwa : Pendidikan Agama belum berhasil dengan baik,salah satu indikatornya adalah masih banyaknya kejadian perkelahianantar pelajar terutama di Jakarta, (
 Pikiran Rakyat 
,28/1997)6.Husni Rahim : Penyampaian materi akhlak di sekolah oleh guru-guruyang diberikan kepada siswa hanya sebatas teori, padahal yangdiperlukan adalah suasana keagamaan (
 Republika
, 18/2000)7.Malik Fajar (1998:9) menyatakan bahwa : proses belajar mengajasampai saat ini hanya sekedar mengejar target pencapaian kurikulumyang telah ditentukan8.Mentri Agama (Said Agil Munawar) bahwa pendidikan agama Islam disekolah mengalami masalah metodologi (
 Pikiran Rakyat 
, 2003:9)Selanjutnya Abdul Majid dan Dian Andayani (2005:171)mengemukakan bahwa rendahnya kualitas Pendidikan Agama Islamsebagaimana pendapat diatas, disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:1.Kualitas dan kuantitas kompetensi guru agama yang masih rendah3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->