Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Modul 2 Zoologi- Crustacea

Laporan Modul 2 Zoologi- Crustacea

Ratings: (0)|Views: 106 |Likes:
Published by Rio Redyansyah
laporan zoologi modul crustacea
laporan zoologi modul crustacea

More info:

Categories:Topics
Published by: Rio Redyansyah on Sep 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1
 
Latar Belakang
 
Arthropoda berasal dari bahasa Yunani, yaitu arthro yang berarti ruas dan podos yang berarti kaki. Jadi, Arthropoda berarti hewan yang kakinya beruas-ruas. Organisme yang tergolong filum arthropoda memiliki kaki yang berbuku- buku. Hewan ini memiliki jumlah spesies yang saat ini telah diketahui sekitar 900.000 spesies. Hewan yang tergolong arthropoda hidup di darat sampaiketinggian 6.000 m, sedangkan yang hidup di air dapat ditemukan sampaikedalaman 10.000 meter (Karmana,2007). Dalam filum Arthropoda terdapat kelas Crustacea. Crustacea adalahhewan akuatik (air) yang terdapat di air laut dan air tawar. Kata Crustacea berasaldari bahasa latin yaitu kata Crusta yang berarti cangkang yang keras. Ilmu yangmempelajari tentang crustacean adalah karsinologi (Demarjati et al.,1990 ). Ada beribu-ribu spesies Crustacea di seluruh dunia, untuk itu perlunya pembelajaranmengenai sebagian kecil spesies dari Crustacea.
1.2
 
Tujuan
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui morfologi dananatomi dari Crustacea seperti Kelompok Udang (Macrura), Kelompok Kepiting(Brachyura), Kelompok Kelomang (Anomura).
1.3
 
Manfaat
Manfaat dari praktikum ini adalah mahasiswa dapat mengklasifikasikanCrustacea berdasarkan morfologi nya. Selain itu, mahasiswa juga dapatmembedakan jenis kelamin dari Crustacea berdasarkan morfologi pada tubuhnya.
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
 
2.1
 
Morfologi Brachyura
 Brachyura merupakan salah satu kepiting dari ordo Decapoda. Kepitingini termasuk dalam ordo Decapoda karena memiliki kaki jalan sebanyak sepuluh.Ukuran kepiting yang ada di alam bervariasi tergantung wilayah dan musim.Misalnya, diperairan bakau Ujung Alang, Cilacap, terdapat kepiting dengankisaran panjang karapas ( kerangka luar ) 18,80mm
 – 
142,40 mm. Sedangkan di perairan bakau Segara Anakan, Cilacap, didapatkan kepiting dengan kisaran panjang karapas 19,20 mm
 – 
116,70 mm.Berdasarkan lebar karapasnya, tingkat perkembangan kepiting dapatdibagi menjadi tiga kelompok :- Kepiting Juana, lebar karapas 20 mm
 – 
80 mm.- Kepiting menjelang dewasa, lebar karapas 70 mm
 – 
150 mm, dan- Kepiting dewasa, lebar karapas 150 mm
 – 
200 mm.Umumnya, kepiting yang berada di wilayah tropik tingkat kedewasaanyadicapai pada ukuran yang cenderung lebih kecil dibanding kepiting yang ada diwilayah sub tropik. Kepiting bakau karapasnya berwarna seperti warna lumpur atau sedikit kehijauan. Panjang karapasnya kurang lebih dua pertiga dari lebarnya.Permukaan karapasnya hampir semuanya licin kecuali pada beberapa lekuk  bergranula ( berbintik kasar ).Kepiting bakau (Scylla sp) memiliki lebar karapas lebih besar daripadaukuran panjang tubuhnya dan perukaannya agak licin. Pada dahi antara sepasangmatanya terdapat enam buah duri dan di samping kanan dan kirinya masing-masing tedapat sembilan buah duri. Kepiting bakau jantan mempunyai sepasangcapit yang dapat mencapai panjang hampir dua kali lipat daripada panjangkarapas nya, sedangkan kepiting bakau betina relative lebih pendek. Selain itu,kepiting bakau juga mempunyai 3 pasang kaki jalan dan sepasang kaki renang.Kepiting bakau berjenis kelamin jantan ditandai dengan abdomen bagian bawah
 
 berbentuk segitiga meruncing, sedangkan pada kepiting bakau betina melebar.(Kanna, 2002)
2.2
 
Morfologi Anomura
 Kelomang atau
umang-umang 
(Kepiting Pertapa) adalah krustaseadekapod dari superfamili Paguroidea. Sebagian besar dari 1100 spesies memiliki perut asimetris yang bersembunyi dalam cangkang siput laut yang telah kosongyang dibawa-bawa oleh olehnya. Sebagian besar spesies memiliki perut spiralmelengkung yang panjang dan lembut, tidak seperti kalsifikasi perut keras yangterlihat pada krustasea terkait. Perut rentan dilindungi dari predator oleh cangkangkerang kosong yang dibawa oleh kepiting ini, di mana seluruh tubuh yang dapatditarik kembali.Kelomang biasannya memanfaatkan cangkang gastropod, hal ini karena bagian belakang tubuh kelomang darat (abdomen alias perut yang lunak) sangatmudah terluka. Abdomen tersebut bergelung sesuai perputaran rongga cangkangsiput. dan mempunyai fleksibilitas seperti pegas, sehingga dapat berkontraksi ataumemanjang dan mengerut sesuai keperluan. Bagian bawah perut kelomang juga berfungsi mirip insang, yaitu untuk menyerap zat asam yang berasal daricadangan air dalam cangkang.
2.3 Morfologi Macrura
Ciri-ciri morfologi udang yaitu mempunyai tubuh yang bilateral simetris terdiri atassejumlah ruas yang dibungkus oleh kintin sebagai eksoskleton. Tiga pasangmaksilliped yang terdapat dibagian dada digunakan untuk makan dan mempunyailima pasang kaki jalan sehingga disebut hewan berkaki sepuluh (Decapoda). Tubuh biasanya beruas dan sistem syarafnya berupa tangga tali. Dilihat dari luar, tubuhudang terdiri dari dua bagian, yaitu bagian depan dan bagian belakang. Bagian depandisebut bagian kepala, yang sebenarnya terdiri dari bagian kepala dan dada yangmenyatu. Bagian kepala tertutup kerapak, bagian perut terdiri dari lima ruas yangmasing-masing ruas mempunyai pleopod dan ruas terakhir terdiri dari ruas perut, dan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->