Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
812Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cairan Dan Elektrolit Dalam Tubuh Manusia

Cairan Dan Elektrolit Dalam Tubuh Manusia

Ratings:

5.0

(5)
|Views: 126,382|Likes:

More info:

Published by: Moh. Ubaidillah Faqih on Jul 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2014

pdf

text

original

 
Moh. Ubaidillah Faqih STIKES NU TUBAN S-1 Keperawatan Doc.
~
1
~
CAIRAN DAN ELEKTROLIT DALAM TUBUH MANUSIA
Secara fisik, molekul pembentuk tubuh manusia dapat dibedakan menjadi jenis cairan dan jenismatriks molekul padat. Cairan tubuh meliputi cairan darah, plasma jaringan, cairan sinovial padapersendian, cairan serebrospinal pada otak dan medula spinalis, cairan dalam bola mata (
aqueoushumor 
dan
vitreous humor 
), cairan pleura, dan berbagai cairan yang terkandung dalam organ.
Fungsi cairan dalam tubuh manusia
, antara lain-
 
Sebagai alat transportasi nutrien, elektrolit dan sisa metabolisme-
 
Sebagai komponen pembentuk sel, plasma, darah, dan komponen tubuh yang lainya-
 
Sebagai pengatur suhu tubuh dan lingkungan seluler
Jenis Cairan
Proporsi Cairan Berdasarkan UsiaJenisBayi BaruLahirUsia 3 bulan Dewasa LansiaCairan Intraseluler40 % 40 % 40 % 27 %CairanEkstraselulerPlasma(Intravaskuler)5 % 5 % 5 % 7 %Interstitial 35 % 25 % 15 % 18 %Total Cairan 80 % 70 % 60 % 52 %
Transpor Cairan dalam Tubuha.
 
Difusi
Pergerakan molekul melintasi membran semipremeabel dari kompartemenberkonsentrasitinggi menuju kompartemen rendah. Difusi cairan berlangsung melaluipori- pori tipis membran kapiler. Laju difusi dipengaruhi: ukuran molekul, konsetrasilarutan, dan temperatur larutan.
Konsentrasi Tinggi Konsentrasi RendahZat Terlarut
 
Membran Semipremeabel
 
Moh. Ubaidillah Faqih STIKES NU TUBAN S-1 Keperawatan Doc.
~
2
~
b.
 
Filtrasi
Proses perpindahan cairan dan solut
(substansi yang terlarut dalam cairan)
melintasimembran bersama- sama dari kompartemen bertekanan tinggi menuju kompartemenbertekanan rendah. Contoh Filtrasi adalah pergerakan cairan dan nutrien dari kapilermenuju cairan interstitial di sekitar sel.
c.
 
Osmosis
Pergerakan dari solven (pelarut) murni (air) melintasi membran sel dari larutanberkonsentrasi rendah (cairan) menuju berkonsentrasi tinggi (pekat).
d.
 
Transpor Aktif 
Proses transpor aktif memerlukan energi metabolisme. Proses tranpor aktif penting untuk mempertahankan keseimbangan natrium dan kalsium antara cairan intraseluler danekstraseluler. Dalam kondisi normal, konsentrasi natrium lebih tinggi pada cairanintraseluler dan kadar kalium lebih tinggi pada cairan ekstraseluler.
Faktor yang memengaruhi kebutuhan cairan dan elektrolit
-
 
Usia
Asupan cairan individu bervariasi berdasarkan usia. Dalam hal ini, usiaberpengaruhterhadap proporsi tubuh ,luas permukaan tubuh, kebutuhanmetabolik, serta berat badan. Bayi dan anak di masa pertunbuhan memilikiproporsi cairan tubuh yang lebih besar dibandingkan orang dewasa. Karenanya, jumlah cairan yang diperlukan dan jumlah cairan yang hilang juga lebih besardibandingkan orang dewasa. Besarnya kebutuhan cairan pada bayi dan anak-anak  juga dipengaruhi oleh laju metabolik yang tinggi serta kondisi ginjal mereka yangbelu matur dibandingkan ginjal orang dewasa. Kehilangan cairan dapat terjadiakibat pengeluaran cairan yang besar dari kulit dan pernapasan. Pada individu
Zat TerlarutMembran SemipremeabelKonsentrasi Tinggi Konsentrasi Rendah
H
2
OH
2
O
-
 
Feses-
 
Urine-
 
Kengat-
 
Napas-
 
Oksidasi-
 
Makanan/minumanHaluaranAsupanKondisi Seimbang-
 
Diare-
 
Diuresis-
 
Keringat-
 
Muntah-
 
Oksidasi-
 
Makanan/minumanHaluaranAsupanKondisi Tidak SeimbangGambaran umum asupan dan haluaran cairan tubuh
 
Moh. Ubaidillah Faqih STIKES NU TUBAN S-1 Keperawatan Doc.
~
3
~
lansia, ketidakseimbangan cairan dan elektrolit sering disebabkan oleh masalah jantung atau gangguan ginjal
Perkiraan kebutuhan cairan tubuh berdasarkan usia
Usia Berat Badan Kebutuhan (ml)/ 24 jam3 hari1 tahun2 tahun6 tahun10 tahun14 tahun18 tahun (dewasa)3,09,511,820,028,745,054,0250 – 3001150 – 13001350 – 15001800 – 20002000 – 25002200 – 27002200 – 2700-
 
 Aktivitas
Aktivitas hidup seseorang sangat berpengaruh terhadap kebutuhan cairan danelektrolit. Aktivitas menyebabkan peningkatan proses metabolisme dalam tubuh.Hal ini mengakibatkan penigkatan haluaran cairan melalui keringat. Dengandemikian, jumlah cairan yang dibutuhkan juga meningkat. Selain itu,kehilangancairan yang tidak disadari
(insensible water loss)
juga mengalami peningkatanlaju pernapasan dan aktivasi kelenjar keringat.-
 
 Iklim
Normalnya,individu yang tinggal di lingkungan yang iklimnya tidak terlalu panastidak akan mengalami pengeluaran cairan yang ekstrem melalui kulit danpernapasan. Dalam situasi ini,cairan yang keluar umumnya tidak dapat disadari
(insensible water loss, IWL)
. Besarnya IWL pada tiap individu bervariasi,dipengaruhi oleh suhu lingkungan, tingkat metabolisme,dan usia.Individu yang tinggal di lingkungan yang bertsuhu tinggi atau di dearah deangankelembapan yang rendah akan lebih sering mengalami kehilangan cairan danelektrolit. Demikian pula pada orang yang bekerja berat di lingkungan yangbersuhu tinggi,mereka dapat kehilangan cairan sebanyak lima litet sehaei melaluikeringat. Umumnya, orang yang biasa berada di lingkungan panas akankehilangan cairan sebanyak 700 ml per jam saat berada ditempat yangpans,sedangkan orang yang tidak biasa berada di lingkungan panas dapatkehilangan cairan hingga dua liter per jam.
Total Asupan dan Haluaran pada Keadaan Normal dan BeraktifitasI & O Normal AktivitasAsupan (I)
Cairan dari makananCairan dari metabolismTotal21002002300?200?

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->