• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Pada koneksi ber-quota terbatas seperti Indosat 3G Broadband, Indosat M2, danTelkomsel Flash, tentunya sangat menjengkelkan jika tiba-tiba quota kita habis.Resikonya untuk beberapa paket akan turun drastis, dan beberapa paket lainnya akansama sekali tidak bisa digunakan. Contohnya seperti yang saya pakai, IndosatBroadband Eco, jika quota habis akan turun drastis menjadi 64kbps, atau setaradengan koneksi GPRS.Ada beberapa cara untuk menghemat jatah quota kita tersebut, diantaranya adalahdengan meminimalkan content untuk browsing (ex: disable images), menggunakancompression proxy (toonel, onspeed, dll), dan menggunakan cache proxy. Dankebetulan saya akan membahas penghematan bandwidth dengan cache proxy menggunakanSquid 2.7.STABLE5.Kenapa menggunakan cache proxy ? Dengan cache proxy, pada situs-situs yang seringkita kunjungi, content yang harus didownload dan mengurangi jatah quota kita akanlebih sedikit. Karena content-content tersebut akan tersimpan dahulu di cacheproxy kita. Jadi secara tidak langsung, jika kita mengunjungi situs tersebutberulang kali, sama saja kita mendownload content dari komputer yang terinstallproxy kita. Kesimpulannya.. lebih cepat dan lebih ngirit bandwidth.Ok, langsung saja ke proses instalasinya.Download dulu Squid Proxy 2.7 Stable5 untuk WindowsExtract file tersebut di partisi mana saja.. terserah, dimana saja boleh. Untukmempermudah langkah-langkah instalasinya, bisa disamakan dengan saya, atau extractdi “C:\squid\“Setelah semua ter-extract, masuk ke folder “C:\squid\etc\“. Disana terdapat file-file konfigurasi squid :- cachemgr.conf.default- mime.conf.default- squid.conf.default- squid_radius_auth.conf.defaultKemudian rename keempat file tersebut dengan menghilangkat tulisan “.default“.Sehingga menjadi:- cachemgr.conf- mime.conf- squid.conf- squid_radius_auth.confSetelah selesai me-rename keempat file tersebut, kemudian buka file “squid.conf”dengan notepad atau editor kesayangan anda(EditPlus, Ultra Edit, Notepad ++, danlain-lain).Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: http_port“, kemudian cek apakah di bawah tulisan “#Squid normally listens to port 3128” sudah ada tulisan “http_port 3128” ataubelum, jika belum tambahkan tulisan “http_port 3128” di bawah tulisan “# Squidnormally listens to port 3128“.Sehingga menjadi:# TAG: http_port#Usage:port [options]# hostname:port [options]# 1.2.3.4:port [options]#If you run Squid on a dual-homed machine with an internal#and an external interface we recommend you to specify the#internal address:port in http_port. This way Squid will only be#visible on the internal address.## Squid normally listens to port 3128http_port 3128Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: visible_hostname“, kemudian cek apakah di bawahtulisan “# none” sudah ada tulisan “visible_hostname localhost” atau belum. Jikabelum, tambahkan tulisan “visible_hostname localhost” di bawah tulisan “# none“.Sehingga menjadi:# TAG: visible_hostname
 
#If you want to present a special hostname in error messages, etc,#define this. Otherwise, the return value of gethostname()#will be used. If you have multiple caches in a cluster and#get errors about IP-forwarding you must set them to have individual#names with this setting.##Default:# nonevisible_hostname localhostCari tulisan (CTRL+F) “http_access allow localnet“, kemudian cek apakah dibawahtulisan “http_access allow localnet” sudah terdapat tulisan “http_access allowlocalhost” atau belum. Jika belum tambahkan tulisan “http_access allow localhost”di bawah tulisan “http_access allow localnet“.Sehingga menjadi:# Example rule allowing access from your local networks.# Adapt localnet in the ACL section to list your (internal) IP networks# from where browsing should be allowedhttp_access allow localnethttp_access allow localhostCari tulisan (CTRL+F) “TAG: dns_nameservers“, kemudian dibawahnya pada tulisan“dns_nameservers“, isi value dns dengan dns ISP nya masing-masing, atau dengan DNSyang biasanya anda gunakan. Sehingga formatnya menjadi “dns_nameservers [primaryDNS] [secondary DNS]“. Contohnya ditempat saya menggunakan OpenDNS, sehinggamenjadi “dns_nameservers 208.67.220.220 208.67.222.222“.Sehingga menjadi:# TAG: dns_nameservers#Use this if you want to specify a list of DNS name servers#(IP addresses) to use instead of those given in your#/etc/resolv.conf file.#On Windows platforms, if no value is specified here or in#the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are#taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP#configurations are supported.##Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4##Default:# nonedns_nameservers 208.67.220.220 208.67.222.222Simpan (CTRL+S) “squid.conf” yang baru saja kita edit tadi.Buka “Command Prompt“, kemudian masuk ke directory “squid” tadi melalui “CommandPrompt”. Contohnya adalah dengan mengetik “cd C:\squid\sbin\“.C:\>cd c:\squid\sbin\C:\squid\sbin>Setelah masuk ke directory “cd C:\squid\sbin\” melalui command prompt, kemudianketik “squid -z“.C:\squid\sbin>squid -z2008/11/18 08:45:20| Creating Swap DirectoriesC:\squid\sbin>Masih di “command prompt”, ketik “squid -d l -D“, kemudian tekan “CTRL+C“.C:\squid\sbin>squid -d l -D2008/11/18 08:46:17| Starting Squid Cache version 2.7.STABLE5 for i686-pc-winnt...2008/11/18 08:46:17| Running on Windows XPC:\squid\sbin>Masih di “command prompt”, ketik “squid -i”C:\squid\sbin>squid -iRegistry stored HKLM\SOFTWARE\GNU\Squid\2.6\Squid\ConfigFile value c:/squid/etc/
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...