Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Strategi dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan

Strategi dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan

Ratings:

4.0

(2)
|Views: 3,051 |Likes:
Published by Sunan Lawu
Rendahnya perhatian dan pengawasan terhadap potensi sumberdaya kelautan dan perikanan tersebut telah mengakibatkan terdegradasinya sumberdaya kelautan dan perikanan
Rendahnya perhatian dan pengawasan terhadap potensi sumberdaya kelautan dan perikanan tersebut telah mengakibatkan terdegradasinya sumberdaya kelautan dan perikanan

More info:

Published by: Sunan Lawu on Jul 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2013

pdf

text

original

 
 STRATEGI DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKANPEMBANGUNAN SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN
 
Benny M. Chalik
Jakarta 2004
 
STRATEGI DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKANPEMBANGUNAN SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN
 
Benny M. Chalik
1
 
A. PENDAHULUAN
Paradigma pembangunan yang selama ini dikembangkan oleh pemerintahlebih banyak diarahkan kepada pembangunan wilayah daratan dan masih belummenyentuh pembangunan kelautan dan perikanan. Selain itu, jargon-jargon yangmenyebutkan Indonesia merupakan negara agraris seringkali cenderungmemberikan konotasi yang mengecilkan arti kelautan dan perikanan. Setelahterpinggirkan sekian lama, baru dalam lima tahun terakhir ini pemerintahmembentuk Departemen Kelautan dan Perikanan yang secara definitif mulaimeletakkan dasar-dasar upaya peningkatan dan keberlangsunganpembangunan sektor kelautan dan perikanan terkait dengan pembangunansosial budaya, ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan.Rendahnya perhatian dan pengawasan terhadap potensi sumberdayakelautan dan perikanan tersebut telah mengakibatkan terdegradasinyasumberdaya kelautan dan perikanan, serta menjadi tempat beroperasinya kapal-kapal asing secara ilegal. Kerusakan terumbu karang dan menurunnya potensiperikanan di perairan pantai memaksa nelayan-nelayan tradisional untukberoperasi lebih jauh dari perairan pantai. Keadaan ini merupakan faktor yangberpengaruh terhadap penurunan produktivitas masyarakat nelayan. Bahkansecara sistemik akan mengakibatkan penurunan pendapatan masyarakatnelayan, yang secara langsung akan berdampak meningkatkan jumlah pendudukmiskin serta menurunkan kontribusi sektor kelautan dan perikanan terhadappembangunan nasional. Selain itu, adanya krisis ekonomi yang berkepanjangan juga ikut berpengaruh terhadap peningkatan kerusakan sumberdaya kelautan
1
Dr. Ir. Benny M. Chalik, MS., Staff Pengjar Fakultas Pertanian Universitas Lampung
 
dan perikanan. Kerusakan ini terus meningkat sejalan dengan adanya kegiatanpengurasan sumberdaya kelautan dan perikanan oleh berbagai pihak tanpamemikirkan kelestarian sumberdaya dalam jangka panjang.Faktor lain yang juga secara langsung atau tidak langsung ikut berperanterhadap terjadinya degradasi potensi kelautan dan perikanan adalah tingginyainkonsistensi kebijakan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembangunanoleh departemen dan instansi terkait. Inkonsistensi kebijakan perencanaantersebut terjadi akibat tidak dilaksanakannya kegiatan perencanaanpembangunan di tingkat pusat sesuai dengan pendekatan aliran bawah-atas(
bottom up approach 
), yaitu perencanaan pembangunan yang mencerminkanmuatan lokal dan aspirasi masyarakat setempat. Sebaliknya sampai saat inikegiatan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di tingkat kabupaten,propinsi, dan pusat masih bersifat homogen terhadap semua wilayah (t
op-down approach 
). Celakanya, pemerintah daerah juga bersikap menerima kebijakantersebut walaupun tidak sesuai dengan muatan perencanaan lokal. Akibatnya,kegiatan pembangunan tidak mengarah kepada sasaran dan cenderungmenimbulkan sikap masyarakat yang skeptis terhadap kebijakan pembangunansektor kelautan dan perikanan.Keadaan ini semakin menjadi rumit ketika masyarakat meminta untukdibentuk suatu kebijakan antardepartemen atau instansi. Rendahnya koordinasi,monitoring dan evaluasi antardepartemen/instansi mengakibatkan tertundanyaberbagai kebijakan pembangunan yang mendesak. Baru setelah timbul kasusyang mencuat secara nasional, pemerintah menyusun kebijakan-kebijakan yangcenderung bersifat pemecahan masalah jangka pendek dan tidak tersosialisasidengan baik.Terbentuknya kebijakan-kebijakan pembangunan tersebut sering bersifattumpang tindih dan menimbulkan berbagai tekanan terhadap pelaksanaankegiatan pembangunan, sehingga mengakibatkan terbentuknya situasi yangtidak kondusif bagi peningkatan produktivitas sektor kelautan dan perikanan.

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nahjar liked this
Shafira Farhana liked this
wawasann liked this
Gunawan Nusi liked this
Arthur Brown liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->