5Banyak pengajar-pengajar Agama Kristen tidak melihat,menganggap sepi atau bahkan tidak mengakui adanya peperangan-rohani yang dihadapkan kepada setiap orang. Sebagian pemukaKristiani menyatakan bahwa Iblis sudah dikalahkan oleh TuhanYesus di Kayu salib, sehingga tiada lagi kuasa dosa maupun kuasaIblis!Bagaimana sikap Alkitab sendiri tentang hal itu? Mari kita bacaberbagai bagian alkitab untuk memastikannya!1.1. RENUNGAN: Kejadian 3:14-19Ayat-15 jelas mengatakan bahwa TUHAN mengadakanpermusuhan antara 'ular' dengan perempuan itu; dilanjutkan olehketurunan mereka. Ayat-19 menyatakan bahwa manusia itu hanyadebu tanah, sedangkan pada ayat-14 sudah dinyatakan bahwa 'ular'itu akan makan 'debu tanah'. Nah, karena ular-sungguhan tidak pernah memakan debu-tanah-sungguhan, tentu yang dimaksudpengajaran Tuhan ini adalah 'ular-kiasan' (Iblis) kerjanya akanmemakani 'debu-tanah-kiasan' (yakni: manusia; lihat ayat-19).Sejak semula Iblis adalah pembunuh manusia (Yoh.8:44), inidisabdakan oleh Yesus sendiri, dan 1Ptr.5:8 mendukung puladengan pernyataan:
Lawanmu, si Iblis, berjalan berkeliling sepertisinga yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya!
1.2. RENUNGAN: Mat.13:24-30;36-42; Yoh.10:10Dua ayat dari bacaan yang pertama [Mat.13:25,28] secaragamblang menyatakan adanya 'musuh' yang menaburkan benih'lalang' di antara 'gandum'. Jelaslah bahwa di atas dunia terjadisuatu peperangan rohani, antara dua penabur, yakni Tuhan Yesus(Anak Manusia) dengan Iblis [ayat-38,39]. Peperangan ini baruusai pada akhir zaman [ayat-40,41]! Jadi, kita harus memilihstatus: jadi anak Kerajaan atau anak si jahat!?6Pada Yoh.10:1-21, dengan tegas tentang Yesus menyatakan hanyadua pihak yang mengurus (atau menguras) kandang domba. Satupihak adalah 'Aku' (Yesus) yang datang memberi hidup,dankelimpahan, sedangkan pihak lainnya adalah 'pencuri', yang datanghanya untuk mencuri dan membunuh. Jelas pula adanya tujuanyang berlawanan diantara kedua belah pihak itu, jadi: PeperanganRohani!1.3. RENUNGAN: 1Pet.5:8; 1Yoh.5:18-21: Yak.4:7Pernyataan Petrus disinggung pada Bag.-1.1. Yohanesmengingatkan kita bahwa
seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat
[ayat-19] dan agar kita
waspada terhadap segala berhala
[ayat-21]. Yakobus malah mengingatkan kita untuk melawan siIblis. Jelas sekali peringaran-peringatan tentang adanyapeperangan-rohani di mana setiap orang wajib menentukan pihak mana yang diikutinya!Dengan demikian, terlihat adanya pertentangan pendapat:
Di satu pihak, sebagian pengajar agama Kristenmengatakan bahwa peperangan-rohani tidak ada; sudahusai di Kalvari;
Di lain pihak, murid-murid Yesus (mereka menuliskannyasetelah Tuhan Yesus naik ke sorga; seusai Kalvari)menyatakan peperangan-rohani sedang berkobar.Kenyataan sampai sekarang Tuhan tak pernah menyatakanbahwa peperangan rohani sudah usai!Tentunya salah satu pihak sudah disesatkan Iblis! Sedikit sajaorang Kristen yang menyadari bahwa Iblis lebih menyukai bahwadia dianggap tidak ada. Iblis lebih suka jika dia dianggap sudahkalah total, sehingga manusia tidak berjaga-jaga lagi, sehingga diadapat beroperasi dengan lebih bebas. Salah satu pihak pasti sudahdisesatkan Iblis: murid-murid Yesus generasi pertama itu ataupengajar Kristen yang menyatakan tiada lagi peperangan rohani!Lebih baik anda yang menarik kesimpulannya!
Add a Comment