1
YESUS'LEOMER'
1.DALAMUCAPANADAKUASA(?)
Mazmur pasal-8 mengajarkan hal-hal yang hebat tentangmanusia. Ajaibnya, bukan hanya tentang orang dewasa,tetapi juga tentang bayi-bayi! Mzm.8:2-3 mencatat:[2] Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya namaMu diseluruh bumi! KeagunganMu yang mengatasi langitdinyanyikan. [3] Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yangmenyusu telah kauletakkan dasar kekuatan karena lawanMu,untuk membungkamkan musuh dan pendendam.Ada perkataan
'lawanMu'
, lawanNya Tuhan. Siapakah musuhTUHAN? Bukan manusia, melainkan Iblislah musuh TUHAN.Lalu anak kalimat '
untuk membungkamkan musuh dan pendendam'
menunjukkan bahwa Iblis (musuh danpendendam itu) harus dibungkam. Dengan apa Iblisdibungkamkan? Tidak dapat tidak, harus dengan kekuatanatau kuasa TUHAN sendiri. Mana mampu kuasa manusiamembungkamkan Iblis.Kuasa Tuhan itu telah ditempatkan (dan siap bekerja) {
di dalam Alkitab berbahasa Inggris :
'Thou ordained
', artinyaTUHAN telah tahbiskan} dari mulut bayi-bayi. Manakahkuasa itu? Dari mulut-bayi-bayi; apakah yang dapatdikeluarkan untuk membungkamkan Iblis? Air liur? Air liurtidak memiliki kuasa apa-apa. Yang benar adalah suara!Suara adalah dasar- kekuatan ! Belum merupakan kekuatanyang sungguh, baru 'dasar' untuk suatu kekuatan.Jika demikian, manakah 'kekuatan' atau kuasa Tuhan yangmampu membungkamkan Iblis, lawan dari Tuhan itu? DalamFirman, tiada lain! Firman (ucapan, perintah) TUHAN mampumembungkamkan Iblis. Apakah bicara-nya manusia memilikikekuatan pula ? Jika benar, maka benar pulalah yangdiutarakan dalam Mzm.8:2 tadi : dalam mulut bayi telahTUHAN tahbiskan dasar-kekuatan yang mampumembungkamkan Iblis!
2
Jika Mazmur pasal-8 tidak gamblang menjelaskan kuasayang dimaksudkan, beruntunglah kita, karena memilikiYesus Kristus, Guru Agung kita. Yesus mengemukakan kuasamana yang dasarnya sudah ditahbiskan di dalam mulut bayi-bayi, dalam Mat.12:37:
Karena menurut ucapanmu engkau dibenarkan, danmenurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.UCAPAN...;
di dalamnya terdapat kuasa yang luar biasa,yang banyak tidak mengerti oleh orang Kristen, sehinggatidak banyak orang Kristen yang memanfaatkan Kuasadalam ucapan itu. Beruntunglah kita yang berbahasaIndonesia, karena bahasa ini memberi tingkat-tingkatkeluhuran ucapan, diikuti oleh tingkatan kekuasaan masing-masing:
** TUHAN berfirman** Raja bersabda** Umat mengucapkan
Lihatlah, saudara, UCAPAN TUHAN (namanya: Firman),berdampak sangat luas; dapat merobah jagat-raya. SebabTUHANlah pemilik dan penguasa jagat-raya dan KuasaNyatelah ditempatkanNya ke dalam FirmanNya, sehingga
"...firmanKu yang keluar dari mulutKu; ia tidak akan kembali kepadaKu dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apayang Kukehendaki,...";
begitu rekam direkam olehYes.55:11.Lihat pula, saudara, UCAPAN RAJA (namanya: sabda), jugaberdampak luas, mempengaruhi seluruh wilayah yangdiperintah Raja itu. Sebab Sabda Raja ditopang olehsegenap kekuasaan Raja, didukung oleh bala-tentara sertaperangkat pemerintahan lainnya. Apa saja yang diucapkanoleh Raja, tentang wilayah dan rakyat di bawahpemerintahannya, harus terjadi. Raja tidak mungkinberbicara sia-sia. Jika perintahnya sia-sia, bukanlah iaseorang Raja.
Leave a Comment