Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
25Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengetahuan lokal dan konflik ekologis

pengetahuan lokal dan konflik ekologis

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 5,190|Likes:
Published by ritafirdaus

More info:

Published by: ritafirdaus on Jul 06, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/26/2012

pdf

text

original

 
MASYARAKAT ADAT KASEPUHAN SINAR RESMI:KEPEMIMPINAN, SOLIDARITAS SOSIAL, DANKONFLIK EKOLOGIS
Penulis: Rita RahmawatiAlamat: Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas IlmuSosial, Pokitik dan Komunikasi
PENDAHULUAN
Kasepuhan Sinar resmi merupakan suatu organisasi sosial yangmengatur kehidupan masyarakat adat Kasepuhan Sinar Resmi.Kasepuhan ini berada di wilayah Desa Sirna Resmi Kecamatan CisolokKabupaten Sukabumi. Lokasinya berada di sekitar Taman NasionalGunung Halimun Salak (TNGHS). Karena berada di sekitar hutan TNGHSinilah, keberadaan Kasepuhan Sinar Resmi menjadi menarik untukdibahas. Apalagi lembaga Kasepuhan dan masyarakatnyamengembangkan suatu cara hidup yang khas terutama dalam memaknaihubungan manusia dengan alam.Kasepuhan Sinar resmi mempunyai fungsi mengatur setiap aspekkehidupan masyarakatnya terutama dalam memperlakukan alam.Masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi mempunyai konsep pengetahuandan cara sendiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Melalui konseppancer pangawinan masyarakat mensandarkan kehidupannya padaketerikatan atas tanah, dan melalui tanah tersebut merekamengembangkan system nafkah pertanian yang khas sesuai aturanlembaga kasepuhan.Dalam hal mengatur kelestarian lingkungan dan bagaimanalingkungan tersebut dapat memberi manfaat untuk kehidupan masyarakat,Kasepuhan memegang tradisi mengenai wewengkon, yaitu pengetahuanlokal tentang zonasi hutan, dimana hutan dibagi ke dalam zonasi sebagaiberikut (1) Hutan titipan, (2) Hutan tutupan, dan (3) Hutan garapan.
1
 
Pengetahuan ini telah dikembangkan secara turun temurun dan mengatur relasi masyarakat dengan alam (hutan).Sejak diterbitkannya kebijakan perluasan Taman Nasioanal melaluiSK Menteri Kehutanan Nomor 175/Kpts-II/2003 telah menyebabkanmasyarakat adat Kasepuhan kehilangan akses terhadap hutan. Padahalkeberhasilan pengelolaan Taman Nasional sangat bergantung padapenghargaan yang dapat diterima oleh masyarakat sekitar dari kawasanyang dilindungi. Dimana, kalau sebuah kawasan yang dilindungidipandang sebagai penghalang, maka masyarakat setempat dapatmenggagalkan usaha pelestariannya. Tetapi bila dianggap sebagaisesuatu yang positif manfaatnya, maka masyarakat senantiasa akansangat mendukung bahkan dapat menunjang kawasan yang dilindungi.Dari hasil kajian Bulmer (1982), Rathakette (1984), Dove (1993),Amadja (1993), Tjitradjaja dkk (1994) yang mewakili perspektif fungsional,diketahui bahwa bagi penduduk lokal, hutan bukan hanya disikapi sebagaisumber daya yang berguna untuk memenuhi hajat ekonomi semata,melainkan juga berhubungan erat dengan aspek kepercayaan, ritual daninstitusi sosial. Lebih lanjut Bulmer (1982) mengungkapkan bahwakepercayaan dan pantangan ritual memungkinkan penduduk Papua NewGuinea mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada di hutansesuai asas konservasi.Namun kenyataannya, masyarakat selalu dituduh sebagai perusakhutan. Beberapa kebijakan kehutanan di negara dunia ketiga bahkansering memojokkan masyarakat lokal di sekitar hutan, sehinggaberdampak paa pengrusakan hutan itu sendiri. Kebanyakan sistempengelolaan hutan di dunia ketiga telah gagal mengatasi kemerosotanhutan maupun kemiskinan pedesaan. Beberapa sistem negara bahkanmemperparah kemerosotan hutan karena makin merunyamkankemiskinan penduduk desa yang tinggal di pinggiran hutan. Hasil kontraproduktif demikian sebagian disebabkan oleh tata hukum dankeorganisasian gaya kolonial yang masih mendominasi pengelolaan hutanoleh negara (Blaikie 1985:53).
2
 
Persoalan tersebut terjadi karena realitas kehutanan hampir selalumenghasilkan kondisi paradoks. Lima tahun sejak gerakan reformasikehutanan mengusung konsep ”forest for people”, namun padakenyataannya sistem dan praktek hutan Indonesia justru menunjukkangejala makin jauh dari eksistensi praktek-praktek pengelolaan hutan olehmasyarakat (Iskandar, 2004). Sehingga konflik antara masyarakat dantaman nasionalpun tidak terhindarkan.Kasus mengenai kelembagaan Kasepuhan Sinar Resmi dalammengatur relasi manusia dan alam, dimana faktor-faktor kepemimpinan,solidaritas sosial dan konflik ekologis mewarnai kehidupan masyarakattersebut dan berpengaruh terhadap lestari dan rusaknya hutan TamanNasional Gunung Halimun Salak, akan dikupas melalui pendekatan teoriTimur dan Barat.
PANDANGAN TIMUR DAN BARAT MENGENAIKEPEMIMPINAN DAN OTORITAS
Kasepuhan Sinar Resmi sebagai sebuah organisasi sosialberfungsi mengatur peradaban masyarakat Kasepuhan terutama dalammemenuhi kebutuhan hidupnya melalui mata pencaharian yang bertumpupada pertanian padi. Pola pertanian tradisional yang ditunjukkan wargaKasepuhan memiliki hubungan yang sangat erat antara praktek pertanian,organisasi sosial, sistem kepercayaan dengan unsur-unsur alam sepertitanah, air, udara, sinar matahari, cuaca dan lain-lain.Pemimpin tertinggi di Kasepuhan adalah Abah. Proses penunjukanAbah menjadi ketua adat berdasarkan keturunan dan melalui mekanismemistis (wangsit). Wangsit itu dicirikan dengan kemampuan membaca do’aamit (menanam padi) yang sebelumnya tidak pernah diajarkan melainkanhanya diketahui oleh Abah (pemimpin adat sebelumnya). Namundemikian, sebenarnya bahwa calon pemimpin di masa datang sudahterlihat sejak kecil, dicirikan oleh sikap dan perilakunya yang lebihbijaksana dan berwibawa dibandingkan saudara-saudara lainnya,sehingga berdasarkan sifat-sifat tersebut, Kasepuhan (Abah dan
3

Activity (25)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Afwadi liked this
Ipank Suhendra liked this
I WAYAN MADIYA liked this
Hasanah Safitri liked this
Devy Dc liked this
Ade Irawan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->