Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PSAK27Revisi98AkuntansiPerkoperasian

PSAK27Revisi98AkuntansiPerkoperasian

Ratings: (0)|Views: 4|Likes:
Published by Nichi
file ini berisi psak revisi 1998 tentang akuntansi perkoperasian
file ini berisi psak revisi 1998 tentang akuntansi perkoperasian

More info:

Published by: Nichi on Sep 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

 
123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839
Hak Cipta © 1998
IKATAN AKUNTAN INDONESIA
Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
A
KUNTANSI 
ERKOPERASIAN 
PSAK N 
. 27 (R 
EVISI 
1998)
27.1
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGANNO. 27 (REVISI 1998)AKUTANSI PERKOPERASIAN
Paragraf-paragraf yang dicetak dengan huruf tebal dan miring adalah parag- raf standar yang harus dibaca dalam konteks dengan paragraf-paragraf penjelasan dan panduan implementasi yang dicetak dalam huruf biasa.Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Akuntansi Perkoperasian (Per- nyataan) ini tidak wajib diterapkan untuk unsur-unsur yang tidak material.
PENDAHULUANKarakteristik Koperasi01
Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisir peman-faatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atasdasar prinsip-prinsip Koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkat-kan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat daerah kerjapada umumnya, dengan demikian koperasi merupakan gerakan ekonomirakyat dan sokoguru perekonomian nasional.
02
Prinsip-prinsip koperasi merupakan landasan pokok kope-rasi dalam menjalankan usahanya sebagai badan usaha dan gerakanekonomi rakyat. Prinsip-prinsip tersebut terdiri dari: kemandirian, keanggo-taan bersifat terbuka, pengelolaan dilakukan secara demokratis pembagiansisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasausaha masing-masing anggota, pemberian balas jasa yang terbatasterhadap modal, pendidikan perkoperasian dan kerjasama antar koperasi.
03
Karakteristik utama koperasi yang membedakannya denganbadan usaha lain adalah bahwa anggota koperasi memiliki identitas ganda(
the dual identity of the member 
), yaitu anggota sebagai pemilik dan sekali-gus pengguna jasa koperasi (
user own oriented firm 
). Oleh karena itu:a.Koperasi dimiliki oleh anggota yang bergabung atas dasar sedikitnyaada satu kepentingan ekonomi yang sama.b.Koperasi didirikan dan dikembangkan berlandaskan nilai-nilaipercaya diri untuk menolong dan bertanggung jawab kepada diri
 
123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839
Hak Cipta © 1998
IKATAN AKUNTAN INDONESIA
Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
27.2 
A
KUNTANSI 
ERKOPERASIAN 
PSAK N 
. 27 (R 
EVISI 
1998)
sendiri, kesetiakawanan, keadilan, persamaan dan demokrasi.Selain itu anggota-anggota koperasi percaya pada nilai-nilai etikakejujuran, keterbukaan, tanggung jawab sosial, dan kepedulianterhadap orang lain.c.Koperasi didirikan, dimodali, dibiayai, diatur dan diawasi sertadimanfaatkan sendiri oleh anggotanya.d.Tugas pokok badan usaha koperasi adalah menunjang kepentinganekonomi anggotanya dalam rangka memajukan kesejahteraananggota (
promotion of the members’ welfare 
).e.Jika terdapat kelebihan kemampuan pelayanan koperasi kepadaanggotanya maka kelebihan kemampuan pelayanan tersebut dapatdigunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang non-anggota koperasi.
04
Dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya, koperasitidak hanya dituntut mempromosikan usaha-usaha ekonomi anggota, tetapi juga mengembangkan sumber daya anggota melalui pendidikan danpelatihan yang dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan sehinggaanggota semakin profesional dan mampu mengikuti perkembangan bidangusahanya.
05
Sebagai penggerak ekonomi rakyat dan sokoguru pereko-nomian nasional, pemerintah sangat berkepentingan terhadap keberhasilankoperasi. Oleh karena itu pemerintah berperan dalam memberikan pem-binaan, perlindungan dan peluang usaha pada koperasi. Dalam pelak-sanaan pembinaan, perlindungan dan peluang usaha tersebut koperasiperlu berpedoman pada ketentuan-ketentuan yang ditetapkan pemerintah.Ketentuan-ketentuan tersebut juga berpengaruh terhadap perlakuanakuntansi pada koperasi.
Struktur Pengorganisasian Koperasi06
Koperasi terbagi ke dalam Koperasi Primer dan KoperasiSekunder. Koperasi Primer adalah koperasi yang beranggotakan orangseseorang. Koperasi Sekunder adalah koperasi yang beranggotakanbadan-badan hukum koperasi.
 
123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839
Hak Cipta © 1998
IKATAN AKUNTAN INDONESIA
Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak
A
KUNTANSI 
ERKOPERASIAN 
PSAK N 
. 27 (R 
EVISI 
1998)
27.3 
07
Jumlah pemilikan anggota pada koperasi, baik pada Kope-rasi Primer maupun Koperasi Sekunder pada prinsipnya adalah sama,dengan demikian tidak terdapat pemilikan mayoritas dan minoritas dalamkoperasi. Oleh karena itu laporan keuangan Koperasi Primer dan Sekundertidak dikonsolidasikan.
Usaha dan Jenis Koperasi08
Koperasi dapat melakukan usaha-usaha sebagaimanabadan usaha lain, seperti di sektor perdagangan, industri manufaktur, jasakeuangan dan pembiayaan, jasa asuransi, jasa transportasi, jasa profesidan jasa lainnya. Perlakuan akuntansi koperasi ini mengacu pada Pernyata-an Standar Akuntansi Keuangan yang mengatur perlakuan akuntansi dalamsetiap sektor industri tersebut.
09
Koperasi dapat digolongkan dalam beberapa jenis, namunberdasarkan kepentingan anggota dan usaha utama koperasi, koperasidigolongkan ke dalam empat jenis, yakni Koperasi Konsumen, KoperasiProdusen, Koperasi Simpan Pinjam, dan Koperasi Pemasaran.
Tujuan10
Pernyataan ini bertujuan untuk mengatur perlakuan akun-tansi yang timbul dari hubungan transaksi antara koperasi dengan anggota-nya dan transaksi lain yang spesifik pada koperasi. Pernyataan ini mencakuppengaturan mengenai pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengung-kapan dalam laporan keuangan.
Ruang Lingkup11
Pernyataan ini mengatur akuntansi bagi badan usahakoperasi atas transaksi yang timbul dari hubungan koperasi bagi anggota-nya, yaitu meliputi transaksi setoran anggota koperasi dan transaksi usahakoperasi dengan anggotanya; dan transaksi yang spesifik pada badanusaha koperasi, di antaranya cadangan, modal penyertaan, modal sum-bangan, beban-beban perkoperasian; serta penyajian dan pengungkapan-nya dalam laporan keuangan.
12
Pernyataan ini tidak mengatur akuntansi transaksi yang

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->