Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
27Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Koperasi Syariah Diatur Dalam UU Koperasi

Koperasi Syariah Diatur Dalam UU Koperasi

Ratings: (0)|Views: 2,269 |Likes:
Published by rieed1

More info:

Published by: rieed1 on Jul 08, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
Koperasi Syariah Diatur Dalam UU KoperasiOleh :Dedi Irawan (18/02/2008)
Kategori : Sekretariat | Rating :
JAKARTA, Dekopin
Amandemen UU Koperasi No. 25 Tahun 1992 akan mengatur mengenaikeberadaan dan aturan koperasi syariah. Karena itu, RUU Lembaga Keuangan Mikro (LKM) tidak akanmasuk dalam pembahasan yang kini diajukan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk dibahas di DPR.Tahun ini, amandemen RUU hasil inisiatif pemerintah telah masuk dalam agenda Badan Legislatif Nasional (Balegnas) untuk masuk dalam program legislatif nasional (Prolegnas).Deputi Menteri Bidang Pengembangan Kelembagaan Kantor Kementrian Koperasi dan Usaha KecilMenengah (KKUM), Marsudi Rahardjo mengatakan, perkembangan bisnis koperasi syariah di Indonesiamengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir ini. Bahkan, pengembanganbisnis koperasi berbasis non bunga, diyakini, akan menjadi tren pada tahun mendatang.“Hingga saat ini, koperasi syariah belum diatur dalam UU. Saya mengira koperasi syariah, adalahsesuatu yang baru dalam lima tahun terakhir yang terus naik trennya. Masyarakat yang tidak pas dengansistem konvensional kemudian mengakses koperasi jasa simpan pinjam syariah atau koperasi biasa tapiyang berbasis syariah,” Ungkap Marsudi kepada Republika usai menghadiri rapat tahunan IndukKoperasi Syirkah Muawanah (Inkopsim) PBNU, di Jakarta(15/2/08).Untuk mengatasinya, tahun lalu KKUM sudah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen). Hanya saja,peraturan tersebut menjadi peraturan sementara yang mengatur tata cara pendirian dan operasi bisniskoperasi syariah karena tidak memiliki kekuatan hukum sebagaimana UU.Marsudi berharap, koperasi syariah yang masuk dalam amandemen RUU Koperasi yang kini dibahasDPR, ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini. Sedangkan, koperasi syariah tidak akan masukdalam RUU LKM yang diusung oleh DPD. Karena koperasi syariah memang telah direncanakan masukdalam amandemen RUU Koperasi. Tujuannya agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengawasannya.
Dewan Koperasi SyaiahAdi Sasono
Adi SasonoKetua Umum
Koperasi Syariah Akan Diatur UU Koperasi
Senin, 18 Februari 2008
Pengembangan Koperasi syariah akan menjadi tren dalam tahun-tahun mendatang.JAKARTA -- Keberadaan dan aturan mengenai Koperasi syariah akan diatur dalamamandemen Undang-Undang (UU) Koperasi No 25 Tahun 1992. Karena itu, Koperasi syariahtidak akan masuk dalam pembahasan RUU Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang diajukanoleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk dibahas DPR RI. Saat ini, amandemen RUU hasilinisiatif pemerintah tersebut telah masuk dalam agenda badan legislatif nasional (Balegnas)
 
untuk masuk dalam program legislatif nasional (Prolegnas) tahun ini.Menurut Deputi Menteri Bidang Pengembangan Kelembagaan Kantor Kementerian Koperasidan Usaha Kecil Menengah (KKUM), Marsudi Rahardjo, bisnis Koperasi syariah di Indonesiaterus berkembang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir. Bahkan, pengembangan bisnisKoperasi berbasis non bunga itu diyakini akan menjadi tren dalam beberapa tahunmendatang.Namun, kata Marsudi, hingga saat ini Koperasi syariah belum diatur dalam UU. ''Saya kira ini(Koperasi syariah, Red) sesuatu yang baru dalam lima tahun terakhir. Saya melihat trennyaterus menaik. Masyarakat yang tidak pas dengan sistem konvensional kemudian mengaksesKoperasi jasa simpan pinjam syariah atau koperasi biasa tapi yang berbasis syariah,'' katadia kepada
Republika
usai menghadiri rapat tahunan Induk Koperasi Syirkah Muawanah(Inkopsim) PBNU, Jumat, (15/2) sore.Untuk mengatasinya, sambung Marsudi, KKUM memutuskan menerbitkan peraturan menteri(Permen) tahun lalu. Peraturan tersebut menjadi peraturan sementara yang mengatur tatacara pendirian dan operasi bisnis Koperasi syariah. ''Kita sudah atur secara lengkap dalamPermen tersebut untuk menjadi pegangan bagi pengelolan koperasi syariah,'' ujar dia.Hanya saja, kata Marsudi, permen tidak memiliki kekuatan hukum sebagaimana UU. Karenaitu, untuk mendukung perkembangan bisnis Koperasi syariah di Indonesia, KKUMmenginginkan agar Koperasi syariah masuk dalam amandemen RUU Koperasi. Saat ini,lanjut dia, DPR masih membahas RUU UMKM dan diharapkan selesai pertengahan tahun ini.Selanjut, sambung Marsudi, barulah dibahas amandemen UU Koperasi. Ia berharap,amandemen tersebut bisa selesai dan diundangkan akhir 2008. Dijelaskan Marsudi, Koperasisyariah tidak akan masuk dalam RUU LKM yang diusung oleh DPD karena Koperasi syariahmemang telah direncanakan masuk dalam amandemen RUU Koperasi. Tujuannya, kata dia,agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pengawasannya.Mengenai baitulmalwatamwil (BMT), Marsudi menuturkan bahwa pihaknya tidak menanganilembaga mikro syariah itu. ''Tapi, sepanjang BMT itu berbadan hukum Koperasi, itukewenangan kami untuk membina termasuk dalam UU,'' kata dia.Menyinggung mengenai penghimpunan dana masyarakat, Marsudi berharap agar Koperasisyariah melaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Pasalnya, hingga kini terdapat sejumlahKoperasi konvensional yang melakukan penghimpunan dana masyarakat tanpa menjadikanmereka sebagai anggota terlebih dahulu. Hal itu, kata dia menegaskan, bertentangandengan UU Perbankan dan dapat dituntut secara hukum. ''Kalau Koperasi syariah saya belumpernah dengar. Karena itu, saya berharap hal ini tidak terjadi pada koperasi syariah,'' cetusMarsudi.Ketua Umum Yayasan Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk), Muhammad Amin Aziz,mengaku tidak mempermasalahkan tidak masuknya Koperasi syariah atau BMT berbadanhukum Koperasi dalam RUU LKM. Alasannya, sejak wal Pinbuk mengharapkan lembagakeuangan mikro syariah (LKMS) tersebut masuk dalam amandemen RUU Koperasi.Mengenai penghimpunan dana masyarakat, Amin mengungkapkan, Koperasi syariahumumnya mengajak masyarakat menjadi anggota sebelum melakukan penjaringan dana
 
maupun dalam penyaluran pembiayaan. Saat ini, menurut Amin, jumlah BMT di Indonesiatercatat sekitar 3.200 buah. Aset mereka saat ini diestimasi mencapai Rp 3,2 triliun. Hinggaakhir tahun ini ditargetkan aset mereka bisa tumbuh menjadi Rp 2,8 triliun. Target iniditetapkan berdasarkan peluang semakin berkembangnya pembiayaan pertanian melaluiBMT.Selain itu, sambung Amin, pembiayaan perumahan syariah oleh BMT tahun ini juga akanmeningkat tajam. Pasalnya, BMT dilibatkan sebagai mitra Kementerian Perumahan Rakyat(Kemenpera) dalam menyalurkan pembiayaan perumahan bersubsidi bagi masyarakatberpenghasilan rendah (MBR). aru
(Sumber :
Koperasi Syariah akan Diatur UU Koperasi
2008-02-20 10:39:37" Pengembangan koperasi syariah akan menjadi tren dalam tahun-tahun mendatang. "
JAKARTA -- Keberadaan dan aturan mengenai koperasi syariahakan diatur dalam amandemen Undang-Undang (UU) KoperasiNo 25 Tahun 1992. Karena itu, koperasi syariah tidak akan masukdalam pembahasan RUU Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yangdiajukan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk dibahasDPR RI. Saat ini, amandemen RUU hasil inisiatif pemerintahtersebut telah masuk dalam agenda badan legislatif nasional(Balegnas) untuk masuk dalam program legislatif nasional(Prolegnas) tahun ini.Menurut Deputi Menteri Bidang Pengembangan KelembagaanKantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah(KKUM), Marsudi Rahardjo, bisnis koperasi syariah di Indonesiaterus berkembang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir.Bahkan, pengembangan bisnis koperasi berbasis non bunga itudiyakini akan menjadi tren dalam beberapa tahun mendatang.Namun, kata Marsudi, hingga saat ini koperasi syariah belumdiatur dalam UU. ''Saya kira ini (koperasi syariah, Red) sesuatuyang baru dalam lima tahun terakhir. Saya melihat trennya terusmenaik. Masyarakat yang tidak pas dengan sistem konvensionalkemudian mengakses koperasi jasa simpan pinjam syariah ataukoperasi biasa tapi yang berbasis syariah,'' kata dia kepada
Republika
usai menghadiri rapat tahunan Induk Koperasi Syirkah

Activity (27)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Betris Yontisya liked this
Wasis Basuki liked this
Desy Oktavana liked this
Alfiah Shilovers liked this
Rifqi Zhafarina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->