Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pentingnya Membaca Al Qur'An

Pentingnya Membaca Al Qur'An

Ratings: (0)|Views: 2,478|Likes:
Published by abu abdirrahman
Pentingnya Membaca Al Qur'An
Pentingnya Membaca Al Qur'An

More info:

Published by: abu abdirrahman on Jul 08, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
 Artikel Buletin An-Nur :Pentingnya Membaca Al Qur'anRabu, 07 April 04Al-Qur'an adalah kitab suci yang diturunkan Allah kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihiwa sallam. Al-Qur'an adalah sumber hukum yang pertama bagi kaum muslimin. Banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan membaca Al-Quran serta kemuliaan parapembacanya. Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala , artinya:
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian daririzki yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan,mereka itu mengharap perniagaan yang tidak akan merugi."
(Faathir : 29).Al-Qur'an adalah ilmu yang paling mulia , karena itulah orang yang belajar Al-Qur'an danmengajarkannya bagi orang lain, mendapatkan kemuliaan dan kebaikan dari pada belajarilmu yang lainya. Dari Utsman bin Affan radhiyallah 'anhu , beliau berkata: RasulullahShallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
(HR. Al-Bukhari).Para ahli Al-Qur'an adalah orang yang paling berhak untuk menjadi imam shalat.Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"(Yang) mengimami suatu kaum adalah yang paling qari bagi kitab Allah, maka jika mereka sama dalam bacaan maka yang paling 'alim bagi sunnah (hadits), maka jika mereka dalam As-Sunnah juga sama maka yang paling dulu hijrah, maka jika mereka juga sama dalam hijrah maka yang lebih tuausianya."
(HR. Muslim)Diriwayatkan juga oleh Imam Al-Bukhari, bahwa yang duduk di majlis Khalifah UmarShallallahu 'alaihi wa sallam di mana beliau bermusyawarah dalam memutuskan berbagaipersoalan adalah para ahli Qur'an baik dari kalangan tua maupun muda.
Keutamaan membaca Al-Qur'an di malam hari
 Suatu hal yang sangat dianjurkan adalah membaca Al-Qur'an pada malam hari. Lebihutama lagi kalau membacanya pada waktu shalat. Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala ,artinya:
"Diantara ahli kitab itu ada golongan yang berlaku lurus (yang telah masuk  Islam), mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu malam hari, sedangmereka juga bersujud (Shalat)."
(Ali Imran: 113)Ibnu Katsir dalam tafsirnya ketika menerangkan ayat ini menyebutkan bahwa ayat initurun kepada beberapa ahli kitab yang telah masuk Islam, seperti Abdullah bin Salam,
 
Asad bin Ubaid, Tsa'labah bin Syu'bah dan yang lainya. Mereka selalu bangun tengahmalam dan melaksanakan shalat tahajjud serta memperbanyak memba-ca Al-Qur'an didalam shalat mereka. Allah memuji mereka dengan menyebut-kan bahwa mereka adalahorang-orang yang shaleh, seperti diterangkan pada ayat berikutnya.
Beberapa Peringatan bagi Ummat Islam tentang Al-Qur'an
 
1. Jangan riya' dalam membaca Al-Qur'an
 Karena membaca Al-Qur'an merupa-kan suatu ibadah, maka wajiblah ikhlas tanpadicampuri niat apapun. Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala , artinya:
"Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah kepada Allah dengan memurnikan ketaatankepadaNya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikanshalat dan menuaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus."
(Al-Bayyinah:5).Kalau timbul sifat riya' saat kita membaca Al-Qur'an tersebut, kita harus cepat-cepatmembuangnya, dan mengembalikan niat kita, yaitu hanya karena Allah. Karena kalausifat riya' itu cepat-cepat disingkirkan maka ia tidak mempengaruhi pada ibadah membacaAl-Qur'an tersebut. (lihat Tafsir Al 'Alam juz 1, hadits yang pertama).Kalau orang membaca Al-Qur'an bukan karena Allah tapi ingin dipuji orang misalnya,maka ibadahnya tersebut akan sia-sia. Diriwayatkan dari Abu Hurairah , bahwaRasulullah shalallahu alaihi was salam bersabda, artinya:
"Dan seseorang yang belajar ilmu dan mengajarkannya dan membaca Al-Qur'an maka dibawalah ia (dihadapkan kepada Allah), lalu (Allah) mengenalkan-nya (mengingatkannya)nikmat-nikmatnya, iapun mengenalnya (mengingatnya) Allah berfirman: Apa yang kamuamalkan padanya (nikmat)? Ia menjawab: Saya menuntut ilmu serta mengajarkannya danmembaca Al-Qur'an padaMu (karena Mu). Allah berfirman : Kamu bohong, tetapi kamubelajar agar dikatakan orang "alim", dan kamu mem-baca Al-Qur'an agar dikatakan"Qari', maka sudah dikatakan (sudah kamu dapatkan), kemudian dia diperintahkan (agar dibawa ke Neraka) maka diseretlah dia sehingga dijerumuskan ke Neraka Jahannam."
 (HR. Muslim)Semoga kita terpelihara dari riya'.
2. Jangan di jadikan Al-Qur'an sebagai sarana untuk mencapai tujuan-tujuandunia.
 Misalnya untuk mendapatkan harta, agar menjadi pemimpin di masyarakat, untuk mendapatkan kedudukan yang tinggi, agar orang-orang selalu meman-dangnya dan yangsejenisnya. Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala , artinya:
"…Dan barang siapa yang menghen-daki keuntungan di dunia, kami berikan kepadanyasebagian dari keuntungan dunia, dan tidak ada baginya kebaha-gianpun di akhirat."
(As-Syura: 20).
"Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan
 
baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki …"
(AlIsraa' : 18)
3. Jangan mencari makan dari Al-Qur'an
 Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Bacalah Al-Qur'an dan janganlah kamu (mencari) makan dengannya dan janganlahrenggang darinya (tidak membacanya) dan janganlah berlebih-lebihan padanya."
(HR.Ahmad, Shahih).Imam Al-Bukhari dalam kitab shahih-nya memberi judul satu bab dalam kitab FadhailulQur'an, "Bab orang yang riya dengan membaca Al-Qur'an dan makan denganNya",Maksud makan dengan-Nya, seperti yang dijelaskan Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari.Diriwayatkan dari Imran bin Hushain radhiyallah 'anhu bahwasanya dia sedang melewatiseseorang yang sedang membaca Al-Qur'an di hadapan suatu kaum . Setelah selesaimembaca iapun minta imbalan. Maka Imran bin Hushain berkata: Sesungguhnya sayamendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Barangsiapa membaca Al-Qur'an hendaklah ia meminta kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala. Maka sesungguhnyaakan datang suatu kaum yang membaca Al- Qur'an lalu ia meminta-minta kepadamanusia dengannya (Al-Qur'an)
(HR. Ahmad dan At Tirmizi dan ia mengatakan: haditshasan)Adapun mengambil honor dari mengajarkan Al-Qur'an para ulama berbeda pendapatdalam hal ini. Para ulama seperti 'Atha, Malik dan Syafi'i serta yang lainyamemperbolehkannya. Namun ada juga yang membolehkannya kalau tanpa syarat. AzZuhri, Abu Hanifah dan Imam Ahmad tidak mem-perbolehkan hal tersebut.WallahuA'lam.
4. Jangan meninggalkan Al-Qur'an.
 Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala , artinya:
"Dan berkata Rasul: "Ya Tuhanku,sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur'an ini sesuatu yang tidak diacuhkan".
(Al-Furqan: 30).Sebagian orang mengira bahwa meninggalkan Al-Qur'an adalah hanya tidak membacanyasaja, padahal yang dimaksud di sini adalah sangat umum. Seperti yang dijelaskan IbnuKatsir dalam tafsirnya tentang ayat ini. Dia menjelaskan bahwa yang dimaksudmeninggalkan Al-Qur'an adalah sebagai berikut;Apabila Al-Qur'an di bacakan, lalu yang hadir menimbulkan suara gaduh dan hiruk pikuk serta tidak mendengarkannya.Tidak beriman denganNya serta mendustakanNyaTidak memikirkanNya dan memahamiNyaTidak mengamalkanNya, tidak menjunjung perintahNya serta tidak menjauhilaranganNya.Berpaling dariNya kepada yang lainnya seperti sya'ir nyanyian dan yang sejenisnya.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anisa Firdauz liked this
Andriani Lopez liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->