Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hukum jenazah

hukum jenazah

Ratings: (0)|Views: 1,625 |Likes:
Published by abu abdirrahman
hukum jenazah
hukum jenazah

More info:

Published by: abu abdirrahman on Jul 08, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

 
 Artikel Buletin An-Nur :Anjuran dan Larangan dalam Urusan JenazahSabtu, 31 Januari 04Prosesi jenazah dalam Islam memiliki makna yang sangat besar. Selain bisamengingatkan orang akan kematian juga mempunyai keutamaan dan bisa mendatangkanpahala, sebagaimana sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam :"Barangsiapa yang mengantarkan jenazah seorang muslim karena iman dan mengharappahala sedang ia selalu menyertai jenazah tadi, sampai di shalati dan selesai dikubur,maka ia akan membawa pulang pahala dua qirath, sedang satu qirath adalah sebesargunung Uhud" (Shahihul Jami' No. 6136)Demikian besar keutamaan mengikuti prosesi jenazah ini, namun perlu diketahui, bahwauntuk memperoleh keutamaan tersebut tentu kita tidak boleh sembarangan dalammelaksanakan proses mengurus jenazah tadi. Karena pahala tadi dijanjikan oleh NabiShalallaahu alaihi wasalam, maka tentunya prosesi jenazah yang dilakukan harusmengikuti petunjuknya sebab merupakan suatu yang aneh jika kita mengharapkan pahalaatau keutamaan, namun cara yang dianjurkan untuk memperolehnya tidak dilakukan danbahkan cenderung menyelisihi.Tulisan singkat ini akan memberi-kan beberapa penjelasan mengenai hal-hal yangberkaitan dengan jenazah, perkara-perkara yang dibolehkan dan juga beberapa hal yangdilarang berkaitan dengannya, semoga bermanfaat.
 
Dibolehkan seseorang yang akan meninggal untuk berwasiat memberi-kanhartanya (kepada selain ahli waris) dengan batas maksimal sepertiganya, dan bagiorang yang menunggui di saat menjelang kematiannya di sunnahkan untuk menuntunnya membaca (mentalqin) kalimat syahadat, la ilaha illallah supayaucapan di akhir hayatnya adalah kalimat tauhid. Rasulullah Shalallaahu alaihiwasalam bersabda:Artinya: "Barang siapa yang akhir ucapannya adalah la ilaha illallah (tiadasesembahan yang haq kecuali Allah) maka dia masuk surga." (HR. Abu Dawuddan al-Hakim dari Muadz bin Jabal Radhiallaahu anhu )Yang demikian adalah bagi orang yang mengucapkan, meyakini sertamengamalkan konsekuensi kalimat tersebut semasa hidupnya, dan dia tidak pernahmelakukan sesuatu perbuatan yang d apat membatalkannya. Ini merupakan salahsatu dari tanda-tanda husnul khatimah, dan selain itu, ada beberapa tanda lain dari
 
husnul khatimah seperti meninggal ketika sedang melakukan amal shalih, syahidatau meninggal fi sabilillah, meninggal karena tha'un (kolera/pes), sakit perut,tenggelam, terbakar, TBC, tertimpa reruntuhan atau longsoran. Juga meninggal dimasa nifas bagi wanita setelah melahirkan.
 
Jika ia telah meninggal dunia, maka dianjurkan memejamkan mata-nya,menutupinya, dan memohonkan rahmat kepada Allah untuknya, kemu-diankeluarganya (ahlinya) supaya bersegera dalam melaksanakan prosesi jenazah,tidak perlu disemayamkan sampai berhari-hari. Bagi keluarganya juga di haruskanuntuk cepat-cepat menyelesaikan hutang yang ditang-gung oleh si mayit (jika iaberhutang).
 
Dibolehkan membuka wajah orang yang meninggal, lalu mencium dahinya (antaradua matanya), dan bagi keluarga yang ditinggal supaya bersabar atas takdir Allahyang menimpanya, janganlah mereka marah (meratapi) atas musibah tersebut.
 
Disunnahkan berwudhu bagi orang yang mengangkat jenazah atau membawanyadan tidak wajib baginya mandi. Jenazah hendaknya di bawa dengan tenang ,khusyu' sambil mengingat akhirat dan kematian.
 
Disunnahkan memasukkan mayit ke dalam kubur, dengan meletakkan di ataslambung kanannya, serta posisi wajah menghadap ke kiblat, seraya mengucapkan,Artinya, "Dengan menyebut nama Allah, dan atas jalan Rasulullah."Setelah itu ditimbun dengan tanah, kubur hendaknya dibiarkan apa adanya, yaknitidak boleh dimarmer atau di semen, kuburan juga tidak boleh ditinggikan atau dibangun, lalu dicat atau dikapur.
 
Bagi orang yang hadir di kuburan hendaknya jangan terburu-buru untuk bubar,namun supaya diam sejenak untuk mendo’akan mayit dengan cara masing-masingberdo’a sendiri-sendiri, bukan salah seorang berdo’a lalu diamini oleh yanglainnya. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Mohonlah ampunanuntuk saudaramu (mayit yang baru selesai di makamkan) dan mohonkanlahuntuknya agar Allah menetapkannya (dengan kalimat tauhid) karena dia sekarangsedang ditanya.” (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim)
 
Disyariatkan untuk ta'ziah (mengibur) keluarga mayit dengan kalimat-kalimatyang baik dan sesuai, dan ta'ziah ini boleh sampai tiga harinya. Contoh kalimatuntuk menghibur/ membesarkan hatinya misalnya: "Sungguh hanya milik Allahapa-apa yang Dia ambil, sama juga apa yang Dia berikan adalah milikNya, segalasesuatu adalah hanya milikNya, dan pasti ada batasnya sampai ajal yang telahditentukan, maka sabarlah dan mohonlah pahala atas musibah ini." Dan kalimat-kalimat lain semisal yang tidak menyelisihi syari'at, namun pada intinya adalahuntuk menguatkan hati keluarga yang ditinggal supaya bersabar, menerima danridha dengan takdir Allah, sehingga tidak larut dalam kesedihan yang
 
berkepanjangan.
BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
 
 
Membacakan surat Yaasin untuk si mayit bukan termasuk ajaran Islam, karenatidak ada hadits shahih yang menjelaskan masalah ini. Bahkan dalam surat Yaasintersebut ada satu ayat yang menjelaskan bahwa Al Qur'an ini adalah pering atanbagi orang yag hidup:“Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup(hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.” (QS.36:70)
 
Dilarang niyahah (meratap) atas kematian seseorang apalagi sampai berteriak-teriak dan meraung-raung menangis, menampar pipi dan merobek baju, ini semuatermasuk perkara-perkara jahiliyah.
 
Jika seseorang meninggal dunia, maka diutamakan agar dikuburkan di negritempat meninggalnya tersebut. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam pernahmemerintahkan untuk membawa pulang jenazah yang rencananya akan di bawa keMadinah, beliau memerintahkan agar jenazah tersebut di makamkan di negritempat dia meninggal.
 
Tidak dibolehkan menshalatkan orang yang murtad (keluar dari Islam) atau orangyang tidak pernah shalat (karena para ulama menghukumi, bahwa orang yangtidak pernah shalat, maka dia adalah kafir, pen), tidak pula memintakan ampunbuat mereka. Mereka juga tidak ada hak saling mewarisi dan tidak boleh dikuburkan di pekuburan orang muslim.
 
Termasuk kesalahan yang sering dilakukan oleh sebagian orang adalahmengangkat/mengeraskan suara di depan jenazah misalnya menyerukan kalimattauhid, memanggil-manggilnya, menyebutkan syahadat dengan sangkaan, bahwayang demikian memberi manfaat kepadanya, padahal Allah telah berfiman:Artinya : “Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang matimendengar dan (tidak pula) menjadikan orang-orang yang tuli mendengarpanggilan, apabila mereka telah berpaling membelakang.” (QS. 27:80)
 
Mengumandangkan adzan di kubur adalah tidak ada tuntunannya di dalam Islam,baik itu ketika jenazah dimakamkan ke liang kubur atau setelah selesainyapenguburan. Mereka mengira ini bisa mengingatkan si mayit. Bisa jadi mayit yangdiadzankan itu masa hidupnya termasuk orang yang sering mendengar adzan,namun tidak memenuhi panggilan adzan terse-but. Dan bukankah adzan adalahpanggilan untuk shalat sedangkan shalat merup akan kewajiban orang Islam yangmasih hidup?!
 
Termasuk hal yang tidak benar adalah mengumpulkan orang, menyembelih

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yukhib Sazu liked this
reda_adhy liked this
Matrah Odo liked this
Elang Satria liked this
Ahmadi Chandra liked this
Shue Shuhada liked this
Hamdan Husein liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->