Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
40Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGARUH KOMPLEKSITAS AUDIT DAN TEKANANA[1]

PENGARUH KOMPLEKSITAS AUDIT DAN TEKANANA[1]

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 3,095 |Likes:
Published by PRIYO HARI ADI

More info:

Published by: PRIYO HARI ADI on Jul 09, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
PENGARUH
 KOMPLEKSITAS AUDIT 
DAN
TEKANAN ANGGARAN WAKTU 
 TERHADAP
 KUALITAS AUDIT 
DENGAN MODERASI
 PEMAHAMAN TERHADAP SISTEM INFORMASI 
1
 
Andin PrasitaAlumni Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya WacanaPriyo Hari AdiStaf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya WacanaAbstractThe objective of the research is to find the direct effect of audit complexityand time budget pressure on audit quality. The research also uses theunderstanding of information system as moderating variable in order to findwhether the variable can help auditors to produce high quality audit in thehard situation because of audit complexity and time budget pressure.The result shows that audit complexity and time budget pressure influencenegatively to audit quality. The interaction between audit complexity andunderstanding of information system has a positive effect on audit quality.Conversly, the interaction between time budget pressure and understanding of information system has no positive effect on audit quality.Key words:
audit complexity
,
time budget pressure, understanding of information system
and
audit quality
LATAR BELAKANG
Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak perubahan yang besar bagi dunia bisnis. Transaksi bisnis dapat disajikan dalam bentuk elektronik, tanpa dokumentasi fisik (
 paperless
). Selain itu informasi keuangan dapat disajikan secara
realtime
, kualitas pengambilan keputusan dapat ditingkatkan mengingat dapat dapat tersedia secara tepatwaktu dan akurat (Rezaee dkk 2001 dan Bierstaker dkk 2001).Pemanfaatan teknologi memberikan kesempatan yang luas bagi perusahaan untuk menjalinrekanan dengan pihak eksternal tanpa dibatasi kendala geografis. Bisa jadi untuk menjagakelancaran usaha, teknologi informasi digunakan secara bersama. Sebagai contoh pemanfaatan teknologi EDI, pemanfaatan mampu menjamin kelancaran pasokan bahan baku, sehingga dapat mengurangi kos penyimpanan bahan baku. Organisasi menjadisemakin kompleks seiring dengan kemajuan usaha yang dijalankan. Namun demikian pemanfaatan teknologi ini pada akhirnya akan menimbulkan kerumitan baru dalam
1
Artikel ini telah dipublikasikan dalam Jurnal Ekonomi dan Bisnis Fakultas Ekonomi Universitas KristenSatya Wacana, edisi Sepetember 2007
 
 
Pengaruh Kompleksitas dan Tekanan Anggaran Waktu 
2 pengauditan dikarenakan akan menambah beban kerja yang semakin besar mengingatsemakin banyaknya transaksi resiprokal.Situasi problematik semacam ini dapat menjadi hambatan atau sebaliknya merupakantantangan tersendiri bagi seorang auditor. Terlebih pada saat seperti ini auditor mempunyai peranan penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih (
good governanc
e).Akuntabilitas publik auditor sangat ditentukan oleh kualitas laporan audit yang dibuatnya(Utami 2003).Auditor seringkali bekerja dalam keterbatasan waktu. Setiap KAP perlu untuk mengestimasi waktu yang dibutuhkan (membuat anggaran waktu) dalam kegiatan pengauditan. Anggaran waktu ini dibutuhkan guna menentukan kos audit dan mengukur efektifitas kinerja auditor (Waggoner dan Cashell 1991). Namun seringkali anggaranwaktu tidak realistis dengan pekerjaan yang harus dilakukan, akibatnya muncul perilaku- perilaku kontraproduktif yang menyebabkan kualitas audit menjadi lebih rendah. Anggaranwaktu yang sangat terbatas ini salah satunya disebabkan oleh tingkat persaingan yangsemakin tinggi antar kantor akuntan publik (KAP) (Irene,2007). Alokasi waktu yang lamaseringkali tidak menguntungkan karena akan menyebabkan kos audit yang semakin tinggi.Klien bisa jadi berpindah ke KAP lain yang menawarkan
 fee
audit yang lebih kompetitif (Waggoner dan Cashell 1991).Tuntutan laporan yang berkualitas dengan anggaran waktu terbatas tentu saja merupakantekanan tersendiri bagi auditor. Dalam studinya, Azad (1994) menemukan bahwa kondisiyang tertekan (secara waktu), auditor cenderung berperilaku disfungsional, misalmelakukan
 prematur sign off,
terlalu percaya kepada penjelasan dan presentasi klien, sertagagal mengivestigasi isu-isu relevan, yang pada gilirannya dapat menghasilkan laporanaudit dengan kualitas rendah. Riset Coram dkk (2003) menunjukkan terdapat penurunankualitas audit pada auditor yang mengalami tekanan dikarenakan anggaran waktu yangsangat ketat.Situasi seperti ini merupakan tantangan tersendiri bagi auditor, karena dalam
kompleksitastugas
yang semakin tinggi dan
anggaran waktu
yang terbatas, mereka dituntut untuk menghasilkan laporan audit yang berkualitas. Studi Maynard (1997) dan Joiner (2001)menunjukkan bahwa kualitas kinerja seseorang akan sangat dipengaruhi olehtekanan/tuntutan tugas yang dihadapi.
 
 
Pengaruh Kompleksitas dan Tekanan Anggaran Waktu 
3Teknologi tidak hanya merubah bagaimana auditor bekerja tapi juga merubah apa yangdikerjakan oleh auditor. Adanya perubahan lingkungan menuntut auditor untuk bisamengantisipasi, yaitu dengan memahami dan menguasai sistem informasi itu sendiri.Apabila seorang auditor tidak melakukan peningkatan akan pemahaman dan penguasaanterhadap pengetahuan teknologi informasi berarti segmen audit untuk dia juga terbatasyaitu hanya untuk perusahaan yang tidak menggunakan teknologi informasi. Pemahamanauditor terhadap sistem informasi akan sangat membantu untuk menunjang kelancarankegiatan pengauditan untuk menghasilkan laporan yang lebih baik (Bierstaker dkk 2001).Terkait dengan perkembangan teknologi yang cepat dan semakin canggih, auditor dituntutuntuk selalu memahami dan mengembangkan perangkat teknologi yang digunakan dalammengaudit dimulai dari software audit yang paling sederhana sampai pada software yangcanggih. Dengan adanya bantuan teknologi informasi diharapkan auditor dapat menyajikaninformasi secara lebih cepat, akurat dan handal (Halim, 2004). Pemahaman terhadap sisteminformasi akan membantu auditor dalam menentukan prosedur audit yang tepat yang dapatmengurangi kompleksitas kegiatan pengauditan, sementara disisi lain pemahaman ini jugamemudahkan auditor untuk mengoptimalkan teknologi audit apapun yang digunakan,sehingga kegiatan pengaditan dapat dilakukan secara lebih cepat (dapat mengurangitekanan yang disebabkan oleh sangat terbatasnya anggaran waktu)
PERSOALAN PENELITIAN
1.
 
Bagaimana pengaruh langsung kompleksitas audit dan tekanan anggaran waktuterhadap kualitas audit ?
2.
 
Bagaimana pengaruh tidak langsung kompleksitas audit dan tekanan anggaran waktuterhadap kualitas audit dengan variabel moderasi pemahaman terhadap sisteminformasi ?
 TELAAH TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESISKualitas Audit
Kualitas audit sulit diukur secara obyektif, sehingga para peneliti sebelumnyamenggunakan berbagai dimensi kualitas audit. Mock dan Samet (1982) menyimpulkan 5karakteristik kualitas audit yaitu perencanaan, administrasi, prosedur, evaluasi dan perlakuan. Peneliti lain, Schoeder (1986) menyimpulkan 5 faktor penting penentu kualitas

Activity (40)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Cindra Yado liked this
Era Netha liked this
Santi Naibaho liked this
Dina Maharani liked this
feriahmadi liked this
feriahmadi liked this
Feri Ahmadi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->