ristinikov@gmail.com
1
Salah satu fenomena yang sarat dalam perekrutan pegawai negeri, lembaga pemerintahmaupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), adalah nepotisme. Dalam kamus mayawikipedia, padanan arti dari nepotisme adalah penyalahgunaan jabatan dengan lebih memilihsaudara atau teman akrab berdasarkan hubungannya bukan berdasarkan kemampuannya untuk mengisi jabatan tertentu.
Undang-undang No. 8 tahun 1974
diantaranya mengemukakanbahwa pegawai negeri adalah mereka yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalamperundang-undangan yang berlaku. Hal ini menuntut pemerintah bekerja secara profesionaldalam proses implementasi dari kebijakan dan tata hukum yang berlaku agar tewujud
good governance
yang di impikan.
PENDAHULUAN
Di era reformasi ini tuntutan terhadap paradigma
good governance
dalam seluruhkegiatan di era globalisasi dewasa ini sudah tidak dapat dielakkan lagi. Tuntutan tersebutmenjadi penting karena jika kondisi
good governance
dapat dicapai, maka terciptalah suatunegara yang bersih dan responsif (
Clean and Responsif State
), semaraknya masyarakat sipil(
vibrant Civil Society
) dan kehidupan bernegara yang bertanggung jawab (
Good CorporateGovernance
) niscaya tidak lagi hanya menjadi sebuah impian. Kelemahan yang sangatmenonjol dalam proses pencapaian
Good Governance
di Indonesia ini selain tingginyakorupsi,
Indonesia merupakan salah satu negara paling korup di dunia, adalah nepotisme yangbahkan telah merambat hampir seluruh lapisan masyarakat. Praktek nepotisme juga telahberkembang dan mengakar sangat kuat di lembaga-lembaga pemerintahan.Dari uraian diatas mengindikasikan bahwa nepotisme benar-benar telah menjadipermasalahan yang serius dan sistemik yang sangat membahayakan dan merugikan negaramaupun masyarakat, khususnya di negara kecil dan berkembang seperti halnya Indonesia.Padahal masyarakat pada umumnya bukannya tidak menyadari bahwa nepotisme telahmencederai rakyat, menambah rasa pesimistis dan ketidak percayaan kepada aparatur negaradengan terjadinya penyimpangan wewenang. Akan sangat riskan bila negara ini diatur olehorang yang tidak berkompeten di bidangnya, ataupun bisa terjadi penguasaan olah kelompok tertentu karena nepotisme tersebut, dan sangatlah mubazir kemampuan seseorang disia-siakandemi mendapatkan keuntungan pribadi padahal negara ini membutuhkan aparatur yangberkualitas untuk meningkatkan pelayanan publik.
Leave a Comment
uioh