Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Demokrasi, Hanya Sebatas Akal Manusia Yang Lemah

Demokrasi, Hanya Sebatas Akal Manusia Yang Lemah

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on Oct 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2014

pdf

text

original

 
03/10/13Islamic Intellectual Meeting menambahkan foto baru: "Demokrasi, Hanya Sebatas Akal Manusia..."https://m.facebook.com/photo.php?fbid=243523442466389&set=np.64808143.1809750657&type=1&ref=notif&notif_t=notify_me&theater 1/2
Islamic Intellectual Meeting
Demokrasi, Hanya Sebatas Akal Manusia Yang LemahPrinsip dasar yang tidak bisa dilepaskan dalam demokrasi adalah kedaulatan dan kekuasaanberada di tangan rakyat. Yang dimaksud kekuasaan di tangan rakyat adalah kekuasaan rakyatyang diberikan kepada wakil-wakil rakyat yang duduk di parlemen.Kedaulatan di tangan rakyatartinya bahwa rakyat melalui wakil-wakil tersebut merumuskan peraturan untuk mengatur kehidupanmereka sesuai dengan keinginan mereka.Mereka melakukan musyawarah atas sebuah hukum, jikamusyawarah tidak menghasilkan maka dilakkan voting untuk mencapai kesepakatanbersama.Demokrasi memiliki prinsip Vox Populi Vox Dei (suara rakyat adalah suara tuhan).Tidakada ketentuan Tuhan yang mengatur rakyat dalam kehidupan. Sebaliknya, suara rakyat itulah yangharus diakui sebagai pencerminan “suara Tuhan”.Padahal di dalam Islam, hak untuk membuat hukum bukanlah berasal dari akal manusia yang serbalemah dan terbatas, melainkan hak untuk membuat hukum adalah pada Allah SWT. Allah yangmenciptakan manusia,membuat akalnya. Dia yang maha tahu akan kelemahan dan keterbatasanakal manusia dalam menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Dia lah yang maha tahuapa yang dibutuhkan olehmanusia dan bagaimana memenuhinya. Karena itu yang berhakmembuat aturan untuk manusia hanya Allah saja.“Menetapkan hukum/peraturan itu hanyalah merupakan hak Allah.” (TQS Al An’am:57)Dalam islam, kekuasaan berada di tangan rakyat sedangkan kedaulatan di tangan hukum Allah/syariat islam. Yang dimaksud kekuasaan di tangan rakyat adalah kekuasaan yang diberikan olehrakyat kepada penguasa untuk menjalankan hukum-hukum Allah. Penguasa menjalankanpemerintahan berdasarkan aqidah Islam serta syariah Islam. Bukan berpijak kepada kepentingankelompok atau golongan.Sedangkan kedaulatan di tangan syariat Islam adalah bahwa sumber hukum yang mengatur rakyatadalahsyariat Islamyang bersumber dari al qur'an, as sunnah, ijma' sahabat dan qiyas syar'i sertahasil i jtihadyang berpijak kepada al qur’an dan as sunnah serta yang ditunjuk oleh keduanya yakni ijma’ sahabat dan qiyas syar’i.Sudah jelas sekali kesalahan dari demokrasi yang menjadikan akal manusia sebagai sumber hukum, karena jelas, akal manusia itu sangat lemah dan terbatas. Jadi kembalilah kepada aturanislam untuk mengatur kehidupan karena Allah lah yang Maha Tahu apa yang baik dan buruk bagiciptaanNya.— bersama Ayu Paranitha,I'ah F. Imaniah,Sally Vania Septianita, Abiba Nurjanah,Rd Rini Kartikasari,Lieliel Wardani,Ivik Faiza,Itbicarakhilafah,Lupita Sari,Ghina Maulia,Surani Ningsih,Endang Darwati,Nia Yura,Nur Faizatus Sa'idah,Frika Handiani,Vivi Gusti Anggraini,Nilam

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->