Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
DAFTAR ISI
1.
 
Rangkuman Hasil Akhir IMD-SPKM2.
 
Deklarasi Jejaring PPI Eropa3.
 
Kumpulan Makalah Sumber Daya Alam4.
 
Kumpulan Makalah Sumber Daya Institusional5.
 
Kumpulan Makalah Sumber Daya Sosial Ekonomi6.
 
Kumpulan Makalah Sumber Daya Manusia7.
 
Kumpulan Makalah Narasumber
 
 
www.indonesiamasadepan.org
PPI Belanda PPI Italia PPI Jerman PPI Perancis PPI Spanyol PPI Swiss PPI Trondheim PPI United Kingdom 
 
Indonesia masa depan
pertemuan pelajar Indonesia - den haag, 2007
SALINAN
”Suara Bersama Den Haag 2007”
Pertemuan Pelajar Indonesia:Indonesia Masa Depan—Suara dan Peran Kaum MudaDen Haag, 22 - 24 Juni 2007
Kami, kaum muda Indonesia yang hadir dalam
Pertemuan Pelajar Indonesia: Indonesia Masa Depan—Suara dan Peran Kaum Muda 
(PPI: IMD-SPKM) di Den Haag, 22-24 Juni 2007,bersama ini menyatakan:Kami bertemu dan berkumpul di sini dilandasi oleh semangat dan kehendak bersama untuk turut memberikan sumbangan kolektif, dalam bentuk apapun terhadap proses perbaikankehidupan bersama sebagai negara dan bangsa Indonesia di masa kini dan mendatang.Kami bertemu dan berkumpul di sini dipicu oleh kerisauan kolektif. Berakhirnya rezim dansistem politik Orde Baru pada 1998 telah membawa perjalanan Republik Indonesia tercintamemasuki babak baru kesejarahannya sejak itulah dimulai proses “reformasi”. Namunhingga kini arah dan pijakan baru yang nyata dan kokoh untuk menciptakan keadilan dankesejahteraan sosial bagi seluruh warga bangsa belum dirumuskan. Tidak dipungkiri bahwa telah dicapai sejumlah hasil penting dan strategis sebagai buah dariproses ”reformasi” yang dihela bersama oleh segenap anak bangsa, di antaranya: kebebasanpers dan kebebasan berorganisasi dan berpolitik, pemilihan umum yang relatif jujur dan adil,otonomi daerah, juga pemilihan pejabat pucuk pemerintahan secara langsung oleh rakyat,baik di tingkat nasional maupun lokal.Kami tidak bisa menutup mata bahwa segenap capaian penting dan strategis tersebut tidak dengan serta merta mengatasi berbagai masalah, terutamaangka kemiskinan massal yang masih cukup tinggi, tingkat kesejahteraan rakyat secara umum juga belum meningkat secarabermakna. Sejumlah warisan buruk rezim lama belum sirna, seperti birokrasi yang korup,kebijakan publik yang tidak berpihak kepada rakyat, serta sistem kepartaian yang elitis.Kerisauan itu makin bertambah ketika kami berpikir dalam konteks strategisdimanakompetisi dengan negara-negara lain dalam tata-dunia global yang tidak adil akan membuatposisi Indonesia semakin terpuruk dalam pergaulan antar bangsa dan negara.Kendati sistem pemilihan pejabat pemerintahan secara langsung menjanjikan meningkatnyaproses pertanggungjawaban pejabat publik, namun sistem baru ini masih kurang mengoptimalkan .pemikiran visioner dan gagasan besar yang menjangkau jauh ke depantermasuk rencana pembangunan jangka panjang. Dalam konteks persoalan kebangsaan dankenegaraan seperti itulah urgensi kejelasan visi dan kemantapan orientasi Indonesia masadepan semakin mengemuka, khususnya buah pemikiran dari kaum muda saat ini, sebagaipewaris syah Republik Indonesia serta mata rantai menuju generasi selanjutnya.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more