Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
31Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dt Sense Usirr (ultrasonic and infrared ranger)

Dt Sense Usirr (ultrasonic and infrared ranger)

Ratings: (0)|Views: 1,479 |Likes:
Published by goleklayangan
Dt Sense Usirr (ultrasonic and infrared ranger)
merupakan modul sensor pengukur jarak dengan media gelombang ultrasonic dan dapat dihubungkan dengan maksimum 2 buah infrared ranger (Sharp GP2D12). Modul ini dapat dengan mudah dihubungkan ke berbagai sistem berbasis mikrokontroler dan hanya membutuhkan 1 pin I/O saja. Modul ini dapat digunakan dalam aplikasi pengukur jarak, pintu otomatis, sekuriti, robot cerdas, dan lain-lain.
Dt Sense Usirr (ultrasonic and infrared ranger)
merupakan modul sensor pengukur jarak dengan media gelombang ultrasonic dan dapat dihubungkan dengan maksimum 2 buah infrared ranger (Sharp GP2D12). Modul ini dapat dengan mudah dihubungkan ke berbagai sistem berbasis mikrokontroler dan hanya membutuhkan 1 pin I/O saja. Modul ini dapat digunakan dalam aplikasi pengukur jarak, pintu otomatis, sekuriti, robot cerdas, dan lain-lain.

More info:

Published by: goleklayangan on Jul 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/14/2013

pdf

text

original

 
DT-SENSE USIRR (ultrasonic and infrared ranger)Avr atmega8535Code vision avr
DT-SENSE UltraSonic and InfraRed Ranger
merupakan modul sensor pengukur jarak dengan media gelombangultrasonic dan dapat dihubungkan dengan maksimum 2 buah infrared ranger (Sharp GP2D12). Modul ini dapat denganmudah dihubungkan ke berbagai sistem berbasis mikrokontroler dan hanya membutuhkan 1 pin I/O saja. Modul ini dapatdigunakan dalam aplikasi pengukur jarak, pintu otomatis, sekuriti, robot cerdas, dan lain-lain.
Dimensi : 2,6 cm (p) x 4,1 cm (l) x 6,2 cm (t)
 
Spesifikasi: :
 
-.Memiliki 2 jenis antarmuka yang dapat aktif bersamaan, yaitu I2C-bus (fSCL maks. 65 kHz) dan pulse width(10µs/mm).
 
-.8 modul dapat digunakan bersama dalam satu sistem I2C-bus yang hanya membutuhkan 2 pin I/O mikrokontrolersaja.
 
-.Membutuhkan catu daya tunggal +5 VDC, dengan konsumsi arus 17 mA typ. (tanpa sensor infrared ranger).
 
-.Terdapat 2 mode operasi yaitu full operation dan reduced operation. Pada mode reduced operation beberapakomponen ultrasonic ranger akan dimatikan (saat idle) dan konsumsi arus mejadi 13 mA typ.
 
-.Terdiri dari sebuah ultrasonic ranger dengan spesifikasi:· Mengukur jarak dari 2 cm hingga 3 m tanpa dead zone atau blank spot.· Obyek dalam jarak 0 - 2 cm dideteksi sebagai 2 cm.· Menggunakan burst sinyal kotak 16 Vp-p dengan frekuensi 40 kHz.
 
-.Dapat dihubungkan dengan maksimum 2 buah infrared ranger Sharp GP2D12 yang memiliki jangkauan pengukuran10 - 80 cm.
 
-.Data keluaran sudah siap pakai dalam satuan mm (untuk antarmuka I2C) sehingga mengurangi bebanmikrokontroler.
 
-.Ketelitian pengukuran jarak (ranger) adalah 5mm.
 
-.Siklus pengukuran yang cepat, pembacaan dapat dilakukan tiap 25 ms (40 Hz rate).
 
-.Memerlukan input trigger berupa pulsa negatif TTL (20µs min.) untuk antarmuka pulse width.
 
-.Tersedia 1 pin output yang menunjukkan aktifitas sensor, dapat tidak dimanfaatkan.
 
-.Tidak diperlukan waktu tunda sebelum melakukan pengukuran berikutnya.
 
-.Kompensasi kesalahan dapat diatur secara manual untuk mengurangi pengaruh faktor perubahan suhu lingkungandan faktor reflektifitas obyek.
Pengujian sensor usirr, bertujuan untuk mengetahui besar range yang dapatdijangkau oleh sensor ini, sensor ini tidak menyebar jadi, sensor ini fokus lurus keobjek, tidak seperti pada sensor SRF04 atau sensor infrared GP2D12, kedua sensortersebut menyebar sekitar 40
0
(drajat). Untuk mengetahui besar range digunakansimulasi 2 buah motor servo pada sebuah robot, apabila diberi suatu halangan danhalangan tersebut digeser ke kiri atau ke kanan akan diketahui bahwa halangantersebut masih terdeteksi oleh sensor atau tidak, hal tersebut bisa diketahui dari
 
gerak robot, jika tidak terdeteksi maka robot akan maju dan jika ada halangan makarobot akan berhenti. Berikut merupakan potongan untuk mengetahui besar rangesensor USIRR.
///////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////#include <mega8535.h>#include <delay.h>// Declare your global variables hereunsigned int counter,US;#define sinyal PORTA.2#define masuk PINA.2#define atur DDRA.2#define kiri PORTA.0#define kanan PORTA.1cek(){atur = 1; // set SIG pin as outputsinyal = 0; //delay_us(50); // send start pulsesinyal = 1; //atur = 0; // set SIG pin as inputcounter=0;while ((masuk==1)&&counter<40000){counter++;}US=0;while ((masuk!=1) && US<40000){delay_us(1);US++;}} void maju(){int i;for(i=1;i<50;i++){kanan=1;delay_us(850);kanan=0;delay_us(18000); kiri=1 ;delay_us(2000);kiri=0 ;delay_us(22000); }}
 
void mundur(){int i;for(i=1;i<50;i++){kanan=1;delay_us(2000);kanan=0;delay_us(18000); kiri=1 ;delay_us(850);kiri=0 ;delay_us(22000); }}void main(void){// Declare your local variables here// Input/Output Ports initialization// Port A initialization// Func7=Out Func6=Out Func5=Out Func4=Out Func3=Out Func2=Out Func1=Out Func0=Out// State7=1 State6=1 State5=1 State4=1 State3=1 State2=1 State1=1 State0=1PORTA=0xFF;DDRA=0xFF;// Port B initialization// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=TPORTB=0x0c;DDRB=0x04;// Port C initialization// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=TPORTC=0x00;DDRC=0x00;// Port D initialization// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=TPORTD=0xFF;DDRD=0x00;// Timer/Counter 0 initialization// Clock source: System Clock// Clock value: Timer 0 Stopped// Mode: Normal top=FFh// OC0 output: Disconnected TCCR0=0x00; TCNT0=0x00;OCR0=0x00;

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Acep Al-umam liked this
Charles Zhu liked this
Charles Zhu liked this
Ardy Xender liked this
Johntra Sibarani liked this
Andix As liked this
Hamdala An liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->