• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
www.sofyan.phpnet.us
PEMBELAAN TERHADAP AL-IMAM AL-MUHADDITS AL-ALBANYDARIKEDUSTAAN HASAN ALI AS-SAQQOF DAN PENDUKUNGNYA
 OlehAbu Salma al-Atsary at-TirnaatiyTulisan merupakan bantahan terhadap syubuhatyang dilontarkan oleh fanatikus Hizbut Tahriryang menyerang ahlus sunnah dan salafiyinyang disebarkan oleh Muhammad Lazuardi al-Jawi dan al-Mujaddid (baca : al-Mudzabdzab)yang memuntahkan muntahan busuk di dalamforum http://www.gemapembebasan.or.id (baca: gemapembid’ahan). Saya menyadari bahwa ditengah kesibukan TA/Skripsi saya sekarang ini,ketergesa-gesaan saya dan minimnya waktuuntuk muthola’ah dan muroja’ah, memungkinkan risalah ini memiliki beberapa kesalahanyang tak disengaja maupun kekurangan-kekurangan lainnya. Besar sekali harapan saya jika ada ikhwah sekalian yang membetulkan dan memberi masukan terhadap bantahan inisehingga dapat lebih menyempurnakan jihad rudud ini terhadap ahlul bid’ah danpendukungnya. Semoga risalah ini dapat bermanfaat.Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha PenyayangSegala puji hanya milik Allah yang kita menyanjung-Nya, memohon pertolongan-Nya,memohon pengampunan-Nya dan kita memohon perlindungan kepada Allah darikejelekan jiwa-jiwa kami dan keburukan amal-amal kami. Barang siapa yang diberipetunjuk oleh Allah maka tak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya dan barangsiapa yang dileluasakan kesesatan kepadanya, maka tak ada seorangpun yang mampumenunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang Haq untuk diibadahi kecualiAllah semata yang tiada sekutu bagi-Nya, dan saya juga bersaksi bahwa Muhammadadalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah limpahkanlah Salam dan Barokah kepadabeliau, kepada keluarga beliau dan para sahabat beliau, dan kepada siapa saja yang meniti jalannya dan berpetunjuk dengan petunjuknya hingga hari kiamat.Amma Ba’du :Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala meninggikan kedudukan ulama pengembanwahyu dengan menghormati, memuliakan dan menempatkan mereka pada kedudukanyang tinggi sebagaimana Allah Ta'ala telah memuliakan mereka. Mereka adalah parapembawa agama dan pelindungnya, pelita dalam kegelapan, pembeda antara kebenarandan kebatilan, pewaris para nabi dan yang meniti jalan mereka. Jadi bagaimana mungkinmereka tidak mendapatkan kedudukan, kecintaan serta penghormatan di dalam hati?!!Imam Abu Utsman Ismail ash-Shabuni berkata tatkala menceritakan ciri-ciri AhlulBid’ah, ”Tanda-tanda bid’ah pada pengikutnya itu sangat jelas sekali. Tanda mereka yang
 
www.sofyan.phpnet.us
paling jelas adalah kerasnya permusuhan mereka terhadap para pembawa hadits-haditsRasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, menghina dan meremehkan mereka, sertamenyebut mereka hanya sebagai pelengkap tak berguna, tekstual dan mujassim(penyerupa Allah dengan makhluk-Nya), lantaran mereka meyakini bahwa hadits-haditsRasulullah itu jauh dari ilmu, dan bahwasanya ilmu itu yang disampaikan oleh syaithankepada mereka dari hasil pemikiran akal mereka yang rusak, bisikan-bisikan hati merekayang gelap serta bersitan-bersitan hati mereka yang hampa dari kebaikan, alasan danhujjah mereka yang tidak relevan lagi sia-sia, bahkan syubhat yang ada pada mereka licik lagi bathil.”Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan telinga mereka dandibutakan pengelihatan mereka.””Dan barang siapa yang dihinakan Allah maka tidak ada seorangpun yangmemuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Ia kehendaki.”[1]Abu Hatim ar-Razi berkata : ”Salah satu ciri Ahlul Bid’ah adalah adanya cercaan merekaterhadap Ahlul Atsar.”[2]Ibnul Qaththan berkata : ”Tidak ada seorang mubtadi’ pun di dunia ini melainkan iasangat membenci Ahlul Hadits.”[3]Saya katakan : Tidak ragu lagi, bahwa al-Firqotun Najiyah (Golongan yang selamat)adalah Ahlul Atsar atau Ahlul Hadits.[4]Sebelum masuk ke pembahasan, ada baiknya kita telaah terlebih dahulu, siapakah yangdimaksud dengan ulama?!!Imam Bukhari rahimahullahu berkata : ”Barangsiapa yang dikehendaki Allah kebaikanmaka Ia memahamkannya tentang agamanya.” kemudian beliau berkata, ”Said bin Ufairmenceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami dari Yunus dari IbnuSyihab, dia berkata : Humaid bin Abdurrahman berkata, aku mendengar Mu’awiyahsedang berkhutbah, dia berkata : Aku mendengar Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallambersabda : Barangsiapa yang dikehendaki Allah kebaikan baginya maka Iamemahamkannya tentang agamanya. Aku bersumpah demi Allah yang Maha Memberi,ummat ini senantiasa melaksanakan perintah Allah dan tidaklah membahayakan orang-orang yang menentangnya hingga datangnya hari kiamat.”[5]Ibnu Hajar rahimahullahu berkata, ”Al-Bukhari menegaskan bahwa yang dimaksudadalah orang-orang yang memiliki pengetahuan tentang atsar-atsar (Ahlul Hadits)”.Ahmad bin Hanbal berkata : ”Jika mereka bukan Ahlul Hadits, lantas aku tidak tahu siapamereka”. Al-Qadhi Iyadh berkata : ”Yang dimaksud oleh Imam Ahmad adalah AhlusSunnah yang meyakini madzhab Ahlul Hadits.”[6]Saya berkata : Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa yang dimaksud dengan ulamaadalah para Ahlul Hadits yang beraqidah Ahlus Sunnah.[7]
 
www.sofyan.phpnet.us
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda : ”Sesungguhnya diantara tanda-tandahari kiamat adalah dituntutnya ilmu dari Ashaghir.”[8]Beliau Shallallahu 'alaihi wa Sallam juga bersabda : ”Sesungguhnya manusia senantiasadalam kebaikan selama mereka menuntut ilmu dari sahabat Rasulullah dan dari paraulama mereka. Jika mereka menuntut ilmu dari para Ashaghir maka di saat itulah merekabinasa.”[9]Ibnul Mubarak berkata : ”Ashaghir adalah Ahlul Bid’ah”.[10]Saya berkata : Diantara ciri Ahlul Bid’ah adalah kedengkian dan celaan mereka terhadapAhlul Hadits.Tidak ragu lagi, bahwa Samahatul Imam al-Muhaddits Muhammad Nashirudin al-Albanirahimahullahu adalah Imamnya Muhadditsin yang terkemuka saat ini yang keilmuannyatentang ilmu hadits bagaikan samudera tak bertepi, dan kami tidaklah mensucikanseorangpun di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Cukuplah pernyataan ulama-ulamaselain beliau yang menunjukkan kedudukan dan posisi beliau.Al-Allamah al-Imam Abdul Aziz bin Abdillah bin Bazz rahimahullahu, Mantan MuftiUmum Kerajaan Arab Saudi berkata : ”Aku tidak mengetahui seorang ’alim di bawahkolong langit ini pada abad ini yang dalam ilmu hadits melebihi al-Allamah al-Albany.”Al-Allamah Muhammad Hamid al-Faqi rahimahullahu, mantan pimpinan Jama’ahAnshorus Sunnah al-Muhammadiyah sekaligus Muhaddits Mesir berkata : ”asy-SyaikhNashirudin adalah saudara kami yang bermanhaj salaf, seorang pembahas dan peneliti(hadits) yang cermat.”Faqiihuz Zamaan al-Allamah Muhammad bin Sholih al-’Utsaimin rahimahullahu, ulamakibar Kerajaan Arab Saudi berkata : ”Ia (Albani) adalah orang yang banyak ilmunyadalam hadits baik riwayah maupun dirayah...”Dan masih beribu-ribu lagi untaian pujian berderai bagi samahatul imam dari para ulamadan penuntut ilmu senior di seluruh penjuru dunia, seperti Syaikh Abdush ShomadSyarafuddin, Syaikh Ubaidillah ar-Rehmani, Syaikh Muhammad Mustofa al-A’zhamiyang mereka semua adalah muhaddits India, Syaikh Muhammad bin Ali Adammuhaddits dari Ethiopia, Syaikh Muhammad Shufut Nuruddin Muhaddits dari Mesir, danmasih banyak lagi lainnya yang jika sekiranya dihimpun dan dituliskan semuanya, makaakan menjadi sebuah buku yang sangat tebal.[11]Namun, diantara sunnatullah dalam kehidupan ini adalah adanya ujian bagi orang-orangyang berpegang teguh dengan as-Sunnah dan atsar salaf di sepanjang masa, yang datangdan berasal dari manusia-manusia yang benci dan dengki serta iri hati. Mereka senantiasaberusaha menjatuhkan martabat ulama hadits dan menjelek-jelekkan mereka. Akan tetapiAllah Subhanahu wa Ta'ala tetap menjaga dan memelihara mereka –para ulama hadits-,
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...