• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
I. DOMAIN NAME SERVER (DNS)
Konfigurasi
 Domain Name Server 
biasanya terdiri dari file konfigurasi, beberapa file zonedan file cache. Bagian dari jaringan name server yang bertanggung jawab dikenal sebagaizone. Zone berbeda dengan domain, di suatu dalam domain yang banyak anda dapatmemiliki beberapa zone dimana tiap-tiap zone memiliki name server sendiri. Anda jugadapat memiliki satu layanan name server di beberapa zone. Dalam kasus ini tiap zonememiliki file zone masing-masing. File zone menyediakan record nama komputer danalamat komputer yang berhubungan dengan komputer yang berada di dalam domain nameserver yang menjadi tanggung jawabnya. Ada file zone untuk server jaringan dan mesinlokal sebagai tambahan ada juga file cache yang berisi daftar root server tempat domainserver berhubungan.
1.1 Named.conf 
File konfigurasi untuk daemon named disebut named.conf, terletak di direktori /etc. Filetersebut menggunakan sintaks yang fleksibel yang mirip dengan program C. Formatnyamudah untuk melakukan mengkonfigurasi zone, mengaktifkan fitur-fitur seperti akseskontrol list dan kategori pencatatan log. File named.conf terdiri dari perintah-perintahkonfigurasi bind yang dibatasi oleh blok. Dengan pilihan-pilihan spesifik yang terdaftar.Perintah konfigurasi diikuti oleh argumen dan blok yang ditandai oleh tutup kurungkurawal. Didalam blok terdapat baris pilihan dan input fitur-fitur. Tiap masukandipisahkan oleh titik koma. Komentar dapat menggunakan sintaks C,C++ atau shell/perlseperti /* */, // atau #. Contoh di bawah ini menampilkan perintah zone diikuti oleh namazone dan blok pilihan yang dimulai dengan buka kurung kurawal {. tiap akhir pilihandiakhiri dengan titik koma. Pada akhir blok ditutup dengan tutup kurung kurawal yangdiikuti juga dengan titik koma.
//a caching only nameserver config//zone “.”{type hint;file “named.ca”;};
Perintah zone digunakan untuk menunjukkan domain yang dilayani oleh name server.Masukkan kata kunci zone diikuti oleh nama domain yang dibuka dan ditutup dengantanda kutip. Jangan tempatkan periode pada akhir nama domain.Terdapat beberapa tipe zone yang dapat dipilih antara lain : master, slave, stub, forward danhint.Panduan Pendayagunaan Open Source Software: Konfigurasi Server Linux 1
 
Tipe master digunakan jika zone tersebut memegang otorisasi dan informasi utama darizone tersebut. Tipe slave mengindikasikan bahwa zone tersebut memerlukan update secaraberkala dari spesifik master name server . Slave dikenal juga sebagai secondary nameserver. Anda dapat menggunakan input tersebut jika name server beroperasi sebagaisecondary name server untuk primary(master) domain name server lainnya. Zone stubhanya menyalin input name server lain, tidak semua zone. Zone forward akan mengarahkansemua permintaan ke name server spesifik. Zone hint digunakan spesifik untuk mengaturroot named server yang digunakan oleh semua domain name server internet.Anda juga dapat melakukan konfigurasi spesifik untuk beberapa pilihan yang akanmenggantikan tiap pilihan global yang diatur oleh perintah pilihan. Contoh di bawah inimenggambarkan perintah zone sederhana untuk domain ristek.go.id. Dengan kelas internet,IN dan tipe master.
1.2 Panduan Langkah-langkah Konfigurasi
Mesin yang digunakan dalam contoh ini telah dikonfigurasi dan diberikan IPsebagai berikut:Nama Komputer : nsNama Domain : ristek.go.idFQDN : ns.ristek.go.idRoutable/IP Statis : 222.124.63.122Non-Routeable IP : 192.168.1.226Buka File /etc/named.conf. File harus dikonfigurasi sebagai berikut:
//// named.conf for Red Hat caching-nameserver//options {directory "/var/named";dump-file "/var/named/data/cache_dump.db";statistics-file "/var/named/data/named_stats.txt";/** If there is a firewall between you and nameserversyou want* to talk to, you might need to uncomment the query-source* directive below. Previous versions of BIND alwaysasked* questions using port 53, but BIND 8.1 uses anunprivileged* port by default.*/// query-source address * port 53;};
2 Panduan Pendayagunaan Open Source Software: Konfigurasi Server Linux
 
//// a caching only nameserver config//controls {inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };};zone "." IN {type hint;file "named.ca";};zone "localdomain" IN {type master;file "localdomain.zone";allow-update { none; };};zone "localhost" IN {type master;file "localhost.zone";allow-update { none; };};zone "0.0.127.in-addr.arpa" IN {type master;file "named.local";allow-update { none; };};zone"0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.ip6.arpa" IN {type master;file "named.ip6.local";allow-update { none; };};zone "255.in-addr.arpa" IN {type master;file "named.broadcast";allow-update { none; };};zone "0.in-addr.arpa" IN {type master;file "named.zero";allow-update { none; };};zone "ristek.go.id" IN {
Panduan Pendayagunaan Open Source Software: Konfigurasi Server Linux 3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...