AGRESIFITAS
Jamridafrizal,S.Ag.S.S.,M.Hum
1.Pengertian Agresifitas
Agresifitas adalah istilah umum yang dikaitkan dengan adanya perasaan- perasaan marah atau permusuhan atau tindakan melukai orang lain baik dengantindakan kekerasan secara fisik, verbal, maupun menggunaka ekspresi wajah dangerakan tubuh yang mengancam atau merendahkan. Tindakan agresi pada umumnyamerupakan tindakan yang disengaja oleh pelaku untuk mencapai tujuan-tujuantertentu. Ada dua tujuan utama agresi yang saling bertentangan satu dengan yang lain,yakni untuk membela diri di satu pihak dan di pihak lain adalah untuk meraihkeunggulan dengan cara membuat lawan tidak berdaya.Bentuk agresifitas anak TK ada beberapa macam. Pertama, bentuk verbal,misalnya dengan mengeluarkan kata-kata “kotor” yang mungkin anak tidak mengertiartinya namun hanya meniru saja. Kedua, agresi juga bisa dalam bentuk tindakanfisik. Misalnya menggigit, menendang, mencubit. Semua perilaku ini dimaksudkanuntuk menyakiti fisik atau badan. Buss dan Perry (1992) menambahkan dua jenisagresi, yakni kemarahan (
anger
), dan kebencian (
hostility
). Agresi yang umumnyaterjadi pada anak usia TK adalah
hostile aggression
yaitu agresi yang ditujukan keorang lain akibat kesal atau marah pada seseorang.Sasaran perilaku ini adalah pendidik atu teman, serta sasaran fisik: bangunandan sarana fisik sekolah. Sasaran lain misalnya mengganggu proses belajar di kelas,mengganggu kegiatan bersama, atau mengganggu acara. Dampak agresi berupakerusakan secara fisik. Berbeda dengan agresifitas orang dewasa, dampak fisik agresifitas yang dilakukan anak TK pada umumnya tidak permanent. Dampak lainyang ditimbulkna adalah pada aspek psikologis dan sosial yang tampaknya lelbihmenonjol. Agresifitas salah satu anak TK mungkin menimbulkan perasaan takut padaanak-anak yang lain.
Agresifitas yang wajar
. Tidak setiap tindakan agresi merupakan perilaku yang bermasalah. Agresi mungkin muncul sebagai pelampiasan perasaan marah danfrustasi. Bla agresifitas muncul karena kondisi psikologis yang bersifat temporer, dandipahami berdasarkan konteks situasi yang dihadapi anak, maka itu merupakantndakan yang masih bisa diterima. Justru ketidakmampuan seorang anak untuk mengekspresikan dorongan agresi pada situasi-situasi tertentu merupakan indikasiadanya permasalahan perkembangan pada dirinya. Mengkin itu merupakan akibatdari mekanisme hambatan yang berlebihan, yang secara psikologis tidak terlalu sehatuntuk perkembangan selanjutnya.
Agresifitas yang tidak wajar
. Namun ada kecenderungan agresifitas yang bersifat menetap pada anak tertentu. Secara umum kecenderungan ini menandakankepribadian yang agresif. Ini menandakan kekpribadian yang agresif. Ini merupakan
Leave a Comment