Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
70Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Apakah Kriteria Ketuntasan Minimal IKKM. Newpdf

Apakah Kriteria Ketuntasan Minimal IKKM. Newpdf

Ratings: (0)|Views: 7,698|Likes:
This article describe about what means of KKM , How calculated and analysis
This article describe about what means of KKM , How calculated and analysis

More info:

Published by: Dra. Endah Sulistyowati , MSi on Jul 16, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/25/2012

pdf

text

original

 
KKM theory
2007
Endah sulistyowaty files Page 1
A.
 
Apakah Kriteria Ketuntasan Minimal IKKM) itu ?
Salah satu prinsip penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi adalahmenggunakan acuan kriteria, yakni menggunakan kriteria tertentu dalammenentukan kelulusan peserta didik. Kriteria paling rendah untuk menyatakanpeserta didik mencapai ketuntasan dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal(KKM).KKM harus ditetapkan sebelum awal tahun ajaran dimulai. Seberapapunbesarnya jumlah peserta didik yang melampaui batas ketuntasan minimal, tidakmengubah keputusan pendidik dalam menyatakan lulus dan tidak luluspembelajaran. Acuan kriteria tidak diubah secara serta merta karena hasilempirik penilaian. Pada acuan norma, kurva normal sering digunakan untukmenentukan ketuntasan belajar peserta didik jika diperoleh hasil rata-ratakurang memuaskan. Nilai akhir sering dikonversi dari kurva normal untukmendapatkan sejumlah peserta didik yang melebihi nilai 6,0 sesuai proporsikurva. Acuan kriteria mengharuskan pendidik untuk melakukan tindakan yangtepat terhadap hasil penilaian, yaitu memberikan layanan remedial bagi yangbelum tuntas dan atau layanan pengayaan bagi yang sudah melampaui kriteriaketuntasan minimal.Kriteria ketuntasan minimal ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkanhasil musyawarah guru mata pelajaran di satuan pendidikan atau beberapasatuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Pertimbanganpendidik atau forum MGMP secara akademis menjadi pertimbangan utamapenetapan KKM.Kriteria ketuntasan menunjukkan persentase tingkat pencapaian kompetensisehingga dinyatakan dengan angka maksimal 100 (seratus). Angka maksimal 100merupakan kriteria ketuntasan ideal. Target ketuntasan secara nasionaldiharapkan mencapai minimal 75. Satuan pendidikan dapat memulai darikriteria ketuntasan minimal di bawah target nasional kemudian ditingkatkansecara bertahap.Kriteria ketuntasan minimal menjadi acuan bersama pendidik, peserta didik,dan orang tua peserta didik. Oleh karena itu pihak-pihak yang berkepentinganterhadap penilaian di sekolah berhak untuk mengetahuinya. Satuan pendidikanperlu melakukan sosialisasi agar informasi dapat diakses dengan mudah olehpeserta didik dan atau orang tuanya. Kriteria ketuntasan minimal harusdicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar (LHB) sebagai acuan dalam menyikapihasil belajar peserta didik.
B.
 
Apakah Fungsi Kriteria Ketuntasan Minimal ?
Fungsi kriteria ketuntasan minimal:1. sebagai acuan bagi pendidik dalam menilai kompetensi peserta didik sesuaikompetensi dasar mata pelajaran yang diikuti. Setiap kompetensi dasardapat diketahui ketercapaiannya berdasarkan KKM yang ditetapkan.
 
KKM theory
2007
Endah sulistyowaty files Page 2
Pendidik harus memberikan respon yang tepat terhadap pencapaiankompetensi dasar dalam bentuk pemberian layanan remedial atau layananpengayaan;2. sebagai acuan bagi peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaianmata pelajaran. Setiap kompetensi dasar (KD) dan indikator ditetapkan KKMyang harus dicapai dan dikuasai oleh peserta didik. Peserta didik diharapkandapat mempersiapkan diri dalam mengikuti penilaian agar mencapai nilaimelebihi KKM. Apabila hal tersebut tidak bisa dicapai, peserta didik harusmengetahui KD-KD yang belum tuntas dan perlu perbaikan;3. dapat digunakan sebagai bagian dari komponen dalam melakukan evaluasiprogram pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. Evaluasiketerlaksanaan dan hasil program kurikulum dapat dilihat dari keberhasilanpencapaian KKM sebagai tolok ukur. Oleh karena itu hasil pencapaian KDberdasarkan KKM yang ditetapkan perlu dianalisis untuk mendapatkaninformasi tentang peta KD-KD tiap mata pelajaran yang mudah atau sulit,dan cara perbaikan dalam proses pembelajaran maupun pemenuhan sarana-prasarana belajar di sekolah;4. merupakan kontrak pedagogik antara pendidik dengan peserta didik danantara satuan pendidikan dengan masyarakat. Keberhasilan pencapaian KKMmerupakan upaya yang harus dilakukan bersama antara pendidik, pesertadidik, pimpinan satuan pendidikan, dan orang tua. Pendidik melakukanupaya pencapaian KKM dengan memaksimalkan proses pembelajaran danpenilaian. Peserta didik melakukan upaya pencapaian KKM dengan proaktif mengikuti kegiatan pembelajaran serta mengerjakan tugas-tugas yang telahdidesain pendidik. Orang tua dapat membantu dengan memberikan motivasidan dukungan penuh bagi putra-putrinya dalam mengikuti pembelajaran.Sedangkan pimpinan satuan pendidikan berupaya memaksimalkanpemenuhan kebutuhan untuk mendukung terlaksananya prosespembelajaran dan penilaian di sekolah;5. merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiapmata pelajaran. Satuan pendidikan harus berupaya semaksimal mungkinuntuk melampaui KKM yang ditetapkan. Keberhasilan pencapaian KKMmerupakan salah satu tolok ukur kinerja satuan pendidikan dalammenyelenggarakan program pendidikan. Satuan pendidikan dengan KKMyang tinggi dan dilaksanakan secara bertanggung jawab dapat menjadi tolokukur kualitas mutu pendidikan bagi masyarakat.
C.
 
Baimanakah Prinsip Penetapan KKM ?
Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal perlu mempertimbangkan beberapaketentuan sebagai berikut:1. Penetapan KKM merupakan kegiatan pengambilan keputusan yang dapatdilakukan melalui metode kualitatif dan atau kuantitatif. Metode kualitatif dapat dilakukan melalui
professional judgement
oleh pendidik dengan
 
KKM theory
2007
Endah sulistyowaty files Page 3
mempertimbangkan kemampuan akademik dan pengalaman pendidikmengajar mata pelajaran di sekolahnya. Sedangkan metode kuantitatif dilakukan dengan rentang angka yang disepakati sesuai dengan penetapankriteria yang ditentukan;2. Penetapan nilai kriteria ketuntasan minimal dilakukan melalui analisisketuntasan belajar minimal pada setiap indikator dengan memperhatikankompleksitas, daya dukung, dan
intake
peserta didik untuk mencapaiketuntasan kompetensi dasar dan standar kompetensi3. Kriteria ketuntasan minimal setiap Kompetensi Dasar (KD) merupakan rata-rata dari indikator yang terdapat dalam Kompetensi Dasar tersebut. Pesertadidik dinyatakan telah mencapai ketuntasan belajar untuk KD tertentuapabila yang bersangkutan telah mencapai ketuntasan belajar minimal yangtelah ditetapkan untuk seluruh indikator pada KD tersebut;4. Kriteria ketuntasan minimal setiap Standar Kompetensi (SK) merupakanrata-rata KKM Kompetensi Dasar (KD) yang terdapat dalam SK tersebut;5. Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran merupakan rata-rata darisemua KKM-SK yang terdapat dalam satu semester atau satu tahunpembelajaran, dan dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar (LHB/Rapor)peserta didik;6. Indikator merupakan acuan/rujukan bagi pendidik untuk membuat soal-soalulangan, baik Ulangan Harian (UH), Ulangan Tengah Semester (UTS)maupun Ulangan Akhir Semester (UAS). Soal ulangan ataupun tugas-tugasharus mampu mencerminkan/menampilkan pencapaian indikator yangdiujikan. Dengan demikian pendidik tidak perlu melakukan pembobotanseluruh hasil ulangan, karena semuanya memiliki hasil yang setara;7. Pada setiap indikator atau kompetensi dasar dimungkinkan adanyaperbedaan nilai ketuntasan minimal.
D.
 
Bagimanakah Prosedur Langkah Penetapan KKM ?
Penetapan KKM dilakukan oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran.Langkah penetapan KKM adalah sebagai berikut:1. Guru atau kelompok guru menetapkan KKM mata pelajaran denganmempertimbangkan tiga aspek kriteria, yaitu kompleksitas, daya dukung,dan
intake
peserta didik dengan skema sebagai berikut:
KKMIndikatorKKMKDKKMSKKKMMP

Activity (70)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Amin Sodik liked this
Erna Hernawati liked this
Dedi Humaedi liked this
Natashya Putri liked this
Utami Kurukurunia added this note|
Makasih yaahh telah membantu..!! loq bisa kirimin contohnya..
Sukiran Luthfi liked this
magantis liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->