• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 2
    CommentGo Back
Download
 
KARYA – KARYA KLASIK PENDIDIKAN MUSLIM, 750 – 1350
Jamridafrizal,S.Ag.S.S.,M.Hum
Karya karya klasik pendidikan dalam sejarah islam dari tahun 700hinggga 1350 --- semua sumber dalam bahasa arab dan persia --- sebagian besar membicarakan tentang tujuan pendidikan muslim, persoalan metode, teori pengetahuan, kurikulum, pendidika moral dan religius, psikologi pendidikan, bimbingan pendidikan moral, persamaan ( hak ) dalam pendidikan, riset pendidikan, persoalan disiplin, organisasi pendidikan dan administrasi pendididkan.Meskipun setiap karya memiliki ciri khas masing – masing dan berisianjuran – anjuran yang sangat membantu dan konsep – konsep yang berharga bagisetiap kebudayaan, namun apresiasi terhadapnya sebagian besar tergantung pada pengetahuan terhadap kondisi sosial pada masa karya – karya tersebut ditulis.Bebrrapa diantara karya karya tersebut memiliki karakter regional ataudiadaptasi menurut konsep pendidikan islam ; beberapa diantaranya lagi memilikiruang lingkup dan skala yang terbatas dalam masalah – masalah pendiddikan ataumembicaraka pendidikan menurut konteks bidang studi yang lebih luas, sepertiagama, politik, atau kebudayaan umum. Yang lainnya dirancang untuk memenuhikebutuhan kelompok – kelompok religius --- misalnya, mistik --- atau berkaitandengan persoalan – persoalan moral, yang tujuannya secara tidak langsung adalahuntuk aplikasi dalam pendidikan. Karya lainnya dalah karya – karya pendidikanyang memiliki pengaruh dan jangkauan yang luas dan terdapat beberapa karyayang sangat komprehensif dalam membicaarakan topik – topik pendidikan. Semuaditulis menurut konteks kebudayaan dan agama islam ; namun sesungguhnya beberapa adlah karya karya besar dalam bidang sastra dan masterpiece pendidikan yang layak diterjemahkan kedalam berbagai bahsa. Diantaranya karya – karya tersebut dibicarakan dan diuraikan dalam bab ini.Karya karya yang dipilih untuk dianalisis secra detail disini telahdiseleksi karena memiliki makna pendidikan islam yang besar. Juga karena penulis mempercayai bahwa sumber – sumber tersebut sangat berharga untuk memberikan informasi dan bimbingan bagi mahasiswa sejarah pendidikan baratdan bagi guru – guru yang berminat dalam konsep – konsep teoretik pendidikan.Karya – karya tersebut adalah :
 ghabus – namah
oleh washmigr,
 siyasat – namah
oleh nizamul mulk,
 gulistan
dan
bustan
oleh sa’di,
 fatihatul ulum
oleh ghazli,
akhlaqi nasiri
oleh tusi,
taharatul a’araq
oleh ibnu maskuya,
mantiqut tayr 
olehattar,
rasa’il 
oleh ikhwanush shafa, dan
mafatihul ulum
oleh al – katib.1.
Ghabus – namah
oleh washmigr
Ghabus namah (the book of ghabus )
ditulis oleh amir kaikawus ibnuiskandar ibnu ghabus’i washmigr ibnu ziar, raja tabaristan. Ditulis pada masaakhir hidupnya, buku tersebut berbentuk nasihat moral dan pendidikan untuk anak laki lakinya, gilan shah. Amir kaikawus pada jamannya terkenal karena
 
memiliki karakter dan kemurnian spirit yang patut dicontoh, dan bukunya barangkali merupakan salah satu karya pendidikan moral terbaik yang pernahdihasilkan dalam kebudayaan islam. Buku tersebut mencakup seluruh( persoalan ) tingkah laku manusia, prinsip – prinsip dalam persahbatan dan cinta,kekayaan dan kepuasan, perkawinan dan keluarga, muatan pengajaran, seni dailmu pengetahuan, pendidikan kejuruan dan topik – topikpenting dan menarik lainnya. Apabila semuanya diterjemahkan kedalam bahasa inggris, akanmerupakan kontribusi yang sangat berharga untuk gagasan ( tentang ) pendidikan.Amir ziar memerintah tabaristan ( 1049 1069 ), sebuah kawsan pegunungan antara laut kaspia dan perbukitan elborz serta antara gorgan dan gilandi persia utara. Ia menyelesaikan
 ghabus namah
pada tahun 1069 ( 462 h ), tidak lam sebalum kematiannya pa dada saat ia berumur 63 tahun. Tampaknya pengarang tersebut menghabiskan waktu selama 5 tahun untuk menyelesaikan buku tersebut.Adalah menjadi kebiasaan diantara para raja – raja persia sassanian pramuslim untuk menulis tentang buku pendidikan moral, yang memberikan nasehatkepada pewaris tahta agar mendapatkan pendidikan yang tepat bagi seorang pangeran dan aturan tentang tingkah laku serta perilaku politik yang harusdijalankan oleh seorang penguasa. Sejumlah buku – bulku pendidikan semacamitu tealh ditulis dalam bahsa persia sebelum
 ghabus namah
oleh amir ziar. Yangterpenting diantara karya – karya ini adalah nasehat pendidikan yang panjang olehardeshir kepada anak laki – alkinya, shapur, sebagaimana dinyatakan dalam sajak epik oleh firdawsi didalam
 shah namah ( book of king ). Kalila wa dimma,
 bukufabel india kuno, diterjemahkan atas perintah anushirwan kedalam bahasa pahlavioleh burzuyah, dokternya, buku tersebut dijadikan bahan pelajaran sebagai suatu pedoman dalam menjalankan pemerintahan yang baik. Karya yang serupalainnyaadalah
 siyasat namah
oleh nizamul mulk ( akan dijelaskan secara lebih rinci ).Masih ada buku lainnya, yakni
nasihatul muluk ( counsel to the kings )
oleh alghajali pada tahun 1111, tidak lama sebelum ia wafat.Meskipun
 ghabus namah
 juga ditulis oleh washmigr ibnu ziar ( amir ziar )sebagai pedoman pendidikan dan moral, namun karya – karya persia klasik lebihdaripada sebuah buku tentang nasihat dari seorang ayah – raja kepada seoranganak pangerannya. Buku tersebut menggambarkan dengan lebih baik dibandingkan dengan buku – buku lainnya sebelum invasi orang – orang mongol pada abad ke – 13, tentang keadaan pendidikan, sosial dan moral di persia utara.Dipilihnya bahan bahan tersebut sebagai nasehat, menunjukan kondisikehidupan yang telah dibuktikan dan dikemukakan oleh pengarang, sebagaimanayang akan terlihat pada terjemahan judul judul mengenai bab – bab yangmembicarakan buku – buku tersebut. Disamping itu, buku tersebut telah dengan baik mengemukakan tentang pernyataan – pernyataan karya – karya klasik duniadari orang – orang muslim terkemuka. Hal itu disebabkan oleh universalitas dalam pemikiran moral, sosial dan pendidikan, sebagaiman terbukti telahditerjemahkannya karya tersebut kedalam bahasa – bahasa eropa yang penting.Hal yang sangat penting adalah, perhatian yang ditunjukan oleh pengarangterhadap kondisi pendidikan dalam bidangnya dan subyek – subyek pendidikankhusus yang ditanganinya. Juga patut dicatat mengenai bab bab mengenai
 
 pendidikan agama, ilmu kedokteran, geometri dan astronomi, puisi, keguruan,hubungan antara lapangan kerja dengan keuntungan ekonomi, hal – hal yang baik dan yang buruk dalam berbicara, pendidikan anak, seni menulis, pentingnya pendidikan olahraga dan keterampilan berdagang.Karya tersebut juga dikenal sebagai
andarz namah
atau
kitab tentang nasehat moral.
Penerjemahan buku
 ghabus namah
kedalam bahasa – bahasa lainadalah bahasa jerman oleh v. Diez ( berlin, 1811 ); penerjemahan kedalam bahasa perancis oleh querry ( paris, 1886 ); serta kedalam bahsa rusia dan inggris kira – kira pada waktu yang sama. Menurut Richard Frye, sebuah karya terjemahan araboleh Abdul Majid Badawi dan Muhamad Sadiq Nasyat dikerjakan di Kairo padatahun 1952. Edisi persia meliputi : (1) karya yang diterjemhkan oleh RezaGhuliKhan Hedayat, diterbitkan pada tahun 1868, 1890, 1901, dan 1922, oleh penerbit Habl al matin, isfahan; (2) edisi tahun 193 oleh cendikiawan besar persia,Sa’id Nafisi. Edisi ringkasan dikerjakan kemudian pada tahun 1941, dan masihdikerjakan penerjemahan lainnyasetelah tahun tersebut. Sebagian dari
Ghabus Namah
 juga telah diterbitkan di Bombay pada tahun 1896, 1907, dan 1912.Sebuah salinan tulisan tangan telah dicetak di British Museum dikerjakan olehReubeun Levy sebagi sebuah serial untuk mengenang E.J.W. Gibb, serial baruXVIII; juga oleh Richard N.Frye,
 Andarz Namah
oleh kabus b. Iskandar b. Dabus b.Vashngir, serta Cantabrigiensia, 1954.Salinan tulisan tangan tertua, dari kitab
GhabusNamah
diselesaikan padatahun 1090, sampai saat ini masih ada dalam tiga bagian : satu di Fine ArtsMuseum, Sinsuattle, lainnya di koleksi Kurkian, New York, sedangkan yangkletiga tidak jelas, meskipun kemungkinn terdapat di paris. Salinan tersebut berisi109 miniatur, yamg merupakan miniatur persia paling kuno di dunia.Judul – judul dalam bab ini --- diterjemahkan oleh penulis – menunjukanluasnya cakupan dan menunjukan baiknya pilihan topik. Didalamnya jugaterdapat 50 anekdot tentang pendidikan, etik, peristiwa – peristiwa aneh, beberpadiantaranya merupakan karya asli. Disamping itu, buku ini kaya akan peribahasa,humor yang menggigit dan pepatah yang bijak. Kadang – kadang mengandung pandangan moral an pendidikan yang “sangat modern”. Berikut ini contoh yangdapat memberikan gambaran mengenai buku tersebut.Tentang kesederhanaan : Berlebih lebihan dalam kesederhanaan adalahtidak baik tetapi merupakan penghalang bagi keberhasilan, dan perasaan malumenghalangi manusia untuk mencapai tujuannya.Tentang kebenaran : Kebenaran itu menyenangkan. Tampillah dengan baik tanpa harus menjadi seorang pendusta. Kembangkan sikap tersebut dalammembicarakan tentang kebenaran bahlkan seandainya dengan tidak sengaja anda berbicara dusta, maka hal itu akan diterima sebagai kebenaran. Hindarilah bersumpah – sekalipun benar – tentang hal – hal yang sulit untuk dipercaya atausulit untuk dibuktikan kebenarannya. Tidak apa apa membicarakan tentangkebenaran yang memerlukan bukti selama 4 bulan dan 200 orang saksi.Tentang memperlakukan Tamu : Jangan meminta maaf kepada tamu andatentang perlakuan yang telah anda berikan kepadanya, karena hal ini akanmembuat mereka malu dan membuat mereka tidak enak kepada anda; dan jangansekali – kali menegur kesalahan pembantu anda di depan umum.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...

berikan contoh tamak dilingkungan sekolah

berikan contoh yang lebih singkat dan jelas tentang sikap tamak dilingkungan sekolah

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...