Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Undang Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH

Undang Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
.
.

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/31/2014

pdf

text

original

 
 
1 
LEMBARAN - NEGARAREPUBLIK INDONESIA
 No. 42, 1996 TANAH. HAK TANGGUNGAN. Jaminan Utang. Sertipikat.(Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3632).
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 4 TAHUN 1996TENTANG
 
HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTABENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
Presiden Republik Indonesia,
Menimbang :
a. bahwa dengan bertambah meningkatnya pembangunan nasional yang bertitik berat pada bidang ekonomi, dibutuhkan penyediaan dana yang cukup besar, sehinggamemerlukan lembaga hak jaminan yang kuat dan mampu memberi kepastian hukum bagi pihak-pihak yang berkepentingan, yang dapat mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan untuk mewujudkan masyarakat yangsejahtera, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945; b. bahwa sejak berlakunya Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang PeraturanDasar Pokok-Pokok Agraria sampai dengan saat ini, ketentuan-ketentuan yanglengkap mengenai Hak Tanggungan sebagai lembaga hak jaminan yang dapatdibebankan atas tanah berikut atau tidak berikut benda-benda yang berkaitan dengantanah, belum terbentuk;c. bahwa ketentuan mengenai Hypotheek sebagaimana diatur dalam Buku II KitabUndang-undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang mengenai tanah, dan ketentuanmengenai Credietverband dalam Staatsblad 1908-542 sebagaimana telah diubahdengan Staatsblad 1937-190, yang berdasarkan Pasal 57 Undang-undang Nomor 5Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, masih diberlakukansementara sampai dengan terbentuknya Undang-undang tentang Hak Tanggungan,dipandang tidak sesuai lagi dengan kebutuhan kegiatan perkreditan, sehubungandengan perkembangan tata ekonomi Indonesia;d.
 
 bahwa mengingat perkembangan yang telah dan akan terjadi di bidang pengaturandan administrasi hak-hak atas tanah serta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak, selain Hak Milik, Hak Guna Usaha, dan Hak Guna Bangunan yang telah
 
 
2
ditunjuk sebagai obyek Hak Tanggungan oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, Hak Pakai atas tanah tertentu yangwajib didaftar dan menurut sifatnya dapat dipindahtangankan, perlu jugadimungkinkan untuk dibebani Hak Tanggungan;e.
 
 bahwa berhubung dengan hal-hal tersebut di atas, perlu dibentuk undang-undangyang mengatur Hak Tanggungan atas tanah beserta benda-benda yang berkaitandengan tanah, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, sekaligus mewujudkan unifikasiHukum Tanah Nasional;
Mengingat :
1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945;2.
 
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2043);
Dengan persetujuanDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN :Menetapkan :
UNDANG-UNDANG TENTANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTABENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH.
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan :1. Hak Tanggungan atas tanah beserta benda-benda yang berkaitan dengan tanah, yangselanjutnya disebut Hak Tanggungan, adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, berikut atau tidak berikut benda- benda lain yang merupakan satu kesatuan dengan tanah itu, untuk pelunasan utangtertentu, yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada
 
kreditor 
 
tertentuterhadap
 
kreditor-kreditor 
 
lain;2. Kreditor 
 
adalah pihak yang berpiutang dalam suatu hubungan utang-piutang tertentu;
 
 
3
3. Debitor 
 
adalah pihak yang berutang dalam suatu hubungan utang-piutang tertentu;4. Pejabat Pembuat Akta Tanah, yang selanjutnya disebut PPAT, adalah pejabat umumyang diberi wewenang untuk membuat akta pemindahan hak atas tanah, akta pembebanan hak atas tanah, dan
 
akta pemberian kuasa membebankan Hak Tanggungan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku ;5. Akta Pemberian Hak Tanggungan adalah akta PPAT yang berisi pemberian Hak Tanggungan kepada kreditor tertentu sebagai jaminan untuk pelunasan piutangnya;6.
 
Kantor Pertanahan adalah unit kerja Badan Pertanahan Nasional di wilayahkabupaten, kotamadya, atau wilayah administratif lain yang setingkat, yangmelakukan pendaftaran hak atas tanah dan pemeliharaan daftar umum pendaftarantanah.
Pasal 2
(1)
 
Hak Tanggungan mempunyai sifat tidak dapat dibagi-bagi, kecuali jika diperjanjikandalam Akta Pemberian Hak Tanggungan sebagaimana dimaksud pada ayat (2).(2)
 
Apabila Hak Tanggungan dibebankan pada beberapa hak atas tanah, dapatdiperjanjikan dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan yang bersangkutan, bahwa pelunasan utang yang dijamin dapat dilakukan dengan cara angsuran yang besarnyasama dengan nilai masing-masing hak atas tanah yang merupakan bagian dari obyek Hak Tanggungan, yang akan dibebaskan dari Hak Tanggungan tersebut, sehinggakemudian Hak Tanggungan itu hanya membebani sisa obyek Hak Tanggunganuntuk menjamin sisa utang yang belum dilunasi.
Pasal 3
(1) Utang yang dijamin pelunasannya dengan Hak Tanggungan dapat berupa utangyang telah ada atau yang telah diperjanjikan dengan jumlah tertentu atau jumlahyang pada saat permohonan eksekusi Hak Tanggungan diajukan dapat ditentukan berdasarkan perjanjian utang-piutang atau perjanjian lain yang menimbulkanhubungan utang-piutang yang bersangkutan.(2) Hak Tanggungan dapat diberikan untuk suatu utang yang berasal dari satu hubunganhukum atau untuk satu utang atau lebih yang berasal dari beberapa hubunganhukum.
BAB IIOBYEK HAK TANGGUNGANPasal 4
(1) Hak atas tanah yang dapat dibebani Hak Tanggungan adalah :

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->