Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tandan Sawit Volume 2/ 2009

Tandan Sawit Volume 2/ 2009

Ratings:

4.0

(2)
|Views: 5,915|Likes:
Published by swoutreach
This is an Indonesian bulletin that published by Sawit Watch and talk about palm oil issues in Indonesia
This is an Indonesian bulletin that published by Sawit Watch and talk about palm oil issues in Indonesia

More info:

Published by: swoutreach on Jul 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

 
Tandan
Sawit
2
Redaksi
Penanggung Jawab
Abetnego Tarigan
Dewan Redaksi
Abetnego Tarigan, EdiSutrisno, NA Surambo, JefriG. Saragih, Norman Jiwan.
Pemimpin Redaksi
Edi Sutrisno
Redaksi Pelaksana
Jefri G. Saragih
Redaksi
Yan-Yan Hadiyana, Elsa Su-santi, Carlo Nainggolan, EepSaepullah, Fatilda Hasibuan,Inda Fatinaware.
Sekretariat Redaksi
Vinna Saprina
Distribusi danPelayanan Komplain
Eep Saepullah danSahroel
Keuangan
Tina Sumartina, Supapandan Sukardi
Penerbit
Perkumpulan Sawit Watch
Alamat Redaksi
Jl. Sempur Kaler No. 28,BogorTelp : 0251-8352-171Fax : 0251-8352-047redaksi@sawitwatch.or.idwww.sawitwatch.or.idSumber foto :Sawit Watch
Jika Hukum..
 Jika hukum yang menjadi peng-ganjal tegaknya keadilan, al-angkah baiknya SW juga melak-sanakan pembelajaran hukum yang berlaku kepada masyarakat. jangan hanya bisa menyemanga-ti masyarakat untuk memperolehkeadilan tanpa ada landasanhukum. jika hukum jadi senjata perusahaan dan pemerintah un-tuk merampas hak masyarakat,apa salahnya jika kita balik,masyarakat menjadikan hukumsebagai alat untuk memperolehhak mereka. bravo SW 
 
(
hendri
)
-------------------------------------
 Apakah sawit watch ada data/  perkembangan terbaru tentangrencana pemerintah untuk per-luasan pembangunan kebunsawit baru, terutama disepan- jang perbatasan KalimantanTimur dan Malaysia yang akanmengancam taman nasionalKayan Mentarang? terima kasihatas informasinya
(arti prat)---------------------------------------
 Apakah SW jg memperhatikanbooming pembangunan perke-bunan Kelapa Sawit saat ini
dilakukan oleh fhak asing dgn
 pemodalan bank dalam negeri.Pada akhirnya kasus kelapasawit ini akan lebih gawat dari- pada BBM, produksi melimpahkarena luas areal yg besar tetapikeuntungan dibawa keluar, akh-irnya bangsa kita hanya jd kuli,tanah hilang akibat konsesi,tenaga diperas, uang dibawalari .....
. (Aji)-------------------------------------
 Di Kab.Seruyan ada satu Da-nau terbesar di Kal-Teng Danau yang disebut masyarakat DanauSembuluh, ditahun 70-an semasasaya msh anak2 Danau tersebut adalah tempat yang damai ten-tram dan betul2 alami, sekarangdanau tersebut dike lilingi perke-bunan sawit, bahkan sampai bibir  pan bunga danau, adakah sarandan petunjuk dari Sawit Watchuntuk kami mengawali gerakan penyelamatan dari pencemaranlimbah, agar danau yang kamibanggakan tersebut tetap lestari(
Audi Valent-Kalteng
)
----------------------------------------
saya mau tanya, apa saja syarat untuk ikut bergabung dalamSAWIT WATCH, apakah di KA- LTENG sudah ada? kemana sayabisa menghubungi? Trims
 
(
AudyValent- Kalteng
)
website : sawitwatch.or.id
2
MengukuhkanJalan ...
4
Dari Pemilu kepemilu...
12
Dampak MakroProduksi Agro-fuel...
6
Hak Politik bu-ruh terpasung...
8
Menggusurdominasi kelom-pok mapan...
10
Konik sumber
daya alam..
14
Soal Sawit di ta-
nah Praf, Papua
..DARI PEMBACA
 
3
Edisi II/April ‘09-SW
10
Tahun 2009, men-  jadi sebuah pertar- ungan baru bagi elioligarki politik untuk semakin kreatif.Sayangnya, kreati
 ftas tersebut bukan
bertujuan untuk mendatangkan ke- baikan bagi rakyat dan lingkungan,tetapi justru kreati- 
 ftas yang menghan
curkan keberlanju- tan sumber-sumber kehidupan rakyat.
 emilu langsung 2009 se-bagai salah satu bentuk demokrasi prosedural,memang bisa terwujud.Demokrasi melalui pelaksanaanpemilu dapat menjadi pintu be-sar untuk memasuki ruang-ruangkuasa, bukan hanya kepada elit,tetapi juga kepada masyarakatsipil. Demokrasi yang terpusatpada pemilihan umum (
electoraldemocracy
), tidak lebih hanyasebagai sebuah kemenangan daripolitik prosedural, dan hanyamemberi kesempatan kepadakekuatan
neoliberal
dan
 preda-toris
untuk bergantian menguasailembaga-lembaga negara.Kekuatan korporatokrasi telahmampu mempengaruhi agenda-agenda politik mulai dari ting-katan Pilkada hingga PemiluLegislatif dan Pilpres. Caranya
melalui dukungan nansial pada
kandidat-kandidat yang bertarungpada pesta demokrasi, janji-janjipolitik yang disampaikan tidak lebih hanya untuk semakin me-langgengkan dominasi agenda ne-oliberal. Harapan pembaruan ter-hadap Pemilu 2009 masih berupamimpi, kenyataannya proses yangakan terjadi masih hampir samadengan Pemilu 2004.Sarekat Hijau Indonesia meman-dang bahwa secara substansipemilu 2009 masih belum beran- jak maju untuk mencapai sebuahcita-cita besar bagi perwujudandemokrasi kerakyatan, keadilansosial, kedaulatan dan kemandi-rian ekonomi, dan keberlanjutanlingkungan hidup. Ini dapat dicer-mati dari diabaikannya agenda“hijau” sebagai sebuah agendautama dalam kebijakan partai-partai politik baik dalam visi mis-inya, platform maupun programpartai. Agenda hijau tentu bukanhanya melihat lingkungan hidupsebagai sebuah wacana, melaink-an juga sebagai sebuah ideologiyang menjadi arah gerak darisebuah perubahan yang mendasaratas tatanan ekonomi Indonesiadan global yang kental bercorak kapitalistik.Karenanya, Sarekat Hijau Indone-sia mendorong untuk membangunkekuatan politik alternatif rakyat,
Pemilu 2009:
Mengukuhkan Jalan Rente Ekonomidan Kekuasaan Politik Modal
P
tugas utamanya adalah mendesakkan diadopsinya agenda-agen-da rakyat untuk melawan ber-cokolnya kekuatan-kekuatan im-perialis dan feodal di dalam tubuhkekuasaan. Serta meletakkan lan-dasan bagi model ekonomi-politik pada tata kuasa, tata kelola, tataproduksi dan tata konsumsi sum-ber-sumber kehidupan bukan han-ya dalam level negara, melainkanharus mampu diturunkan olehkekuatan komunitas lokal yangberorientasi kepada kemandirianekonomi, keadilan sosial dan ke-berlanjutan lingkungan.Sarekat Hijau Indonesia jugameyakini bahwa demokrasi poli-tik yang diterjemahkan dalam ko-tak suara pemilu tidak membawamanfaat bagi rakyat, jika tidak di-ikuti dengan ekonomi kerakyatanyakni dengan menyerahkan alat-alat produksi ke tangan rakyatsebagaimana yang dimandatkandalam konstitusi Negara(
dikutip dari dokumentasiKusnadi Wirasaputra
).
Demokrasiyang ter-pusat padapemilihanumum (elec-
toral democracy), tidak lebih hanya seba
-gai sebuah kemenangan dari politik prose-
dural, dan hanya memberi kesempatan
kepada kekuatan neoliberal dan preda-toris untukbergantianmenguasailembaga-lembaganegara.
 
EDITORIAL

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Zeniy Sigit liked this
Juju Juwita liked this
Fitri Sugianto liked this
urip perwitasari liked this
urip perwitasari liked this
Amaet Jagau liked this
Andi Nur Alam liked this
ngashar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->