Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tutorial cara wawancara kepada pengusaha

Tutorial cara wawancara kepada pengusaha

Ratings: (0)|Views: 24 |Likes:
Published by Rizal Helga
menjelaskan mengenai bagaimana wawancara kepada para pengusaha sukses dilakukan
menjelaskan mengenai bagaimana wawancara kepada para pengusaha sukses dilakukan

More info:

Categories:Topics
Published by: Rizal Helga on Oct 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2014

pdf

text

original

 
Jurusan Manajemen Fakutas Ekonomika & Bisnis, Universitas Gadjah Mada 
TUGAS KEWIRAUSAHAAN
Pedoman Interview dengan EntrepreneurBELAJAR DARI PENGALAMAN: MENGAPA DAN BAGAIMANA MEREKA MENJADIENTREPRENEUR
Melakukan interview dengan entrepreneur yang sukses adalah salah satu pengalaman menarik yangdapat memberikan banyak pengalaman berharga. Karenanya, untuk dapat mendapatkanpengalaman yang berharga, interview harus dilakukan dengan cara yang profesional dan sistematis.Salah satunya adalah dengan menyiapkan panduan pertanyaan. Sangat penting untuk menyusunpertanyaan yang dapat “menguak” hal-hal yang terkait dengan diri entrepreneur danentrepreneurship.
Pedoman Umum
Entrepreneur harus telah menjalankan bisnis minimal satu tahun.
Entrepreneur minimal mempunyai dua karyawan. Untuk memastikan bahwa entrepreneur yangdipilih benar, mahasiswa harus memberikan data tentang nama, alamat kantor, dan nomor telponentrepreneur untuk verifikasi jika diperlukan.
Interview harus dilakukan dengan tatap muka langsung dan tidak melalui telpon kecuali denganijin dosen terlebih dahulu.
Rencanakan interview
minimal 
berlangsung selama 30 menit.
Interview dilakukan secara kelompok.
Interview harus ditranskrip lengkap (untuk setiap pertanyaan dan jawaban). Karenanya,penggunaan
tape recorder 
selama interview diharuskan. Transkrip interview harus dilampirkandalam laporan.
Pelajaran yang didapat dalam interview dengan entrepreneur ditulis dalam laporan yangpanjangnya sekitar 5 halaman, spasi tunggal (tidak termasuk halaman cover dan lampirantranskrip interveiw). Untuk menyeragamkan laporan, gunakan font Times New Roman besar 12poin untuk
body text 
laporan.
Tidak ada format khusus yang diharuskan dalam menulis laporan, tetapi buatkan laporan Andasemenarik mungkin (dalam hal uraian dan isi, bukan tampilan saja).
Selain dikumpulkan dalam bentuk laporan kertas juga harus dikumpulkan softcopy laporan dantranskrip interview (dalam format *.doc).
Selain nama dan no mahasiswa anggota kelompok, pada halaman cover laporan dan label disket(CD) tuliskan juga nama kelompoknya.
Transkrip wawancara (dalam bentuk hardcopy dan softcopy) dikumpulkan pada minggu ke-3perkuliahan. Laporan wawancara (dalam bentuk hardcopy dan softcopy dikumpulkan pada mingguke-4.
Jika ditemukan indikasi kerjasama ilegal antar kelompok atau interview yang direkayasa, makasecara otomatis semua anggota kelompok mendapatkan nilai E.
Isu-isu Utama yang Harus Dimasukkan dalam Interview dan Bagaimana Melakukannya
Untuk membantu dalam menstrukturkan interview, berikut adalah daftar pertanyaan yang digunakanuntuk mengungkap isu-isu yang terkait dengan (a) entrepreneur sebelum memulai usaha; (b)entrepreneur saat memulai usaha; (c) entrepreneur saat usaha berkembang; dan (d) entrepreneurpada saat ini dan masa yang akan datang.Pertanyaan-pertanyaan ini hanya merupakan garis besar interview dan bukan merupakan daftarpertanyaan yang sudah komprehensif. Interview
minimal
menggunakan semua pertanyaan dalamdaftar di bawah. Karenanya, dalam melakukan wawancara, Anda harus berimprovisasi untukmenggali sebanyak mungkin informasi tentang entrepreneur. Jika jawaban entrepreneur terasasekenanya, datar, atau kabur, kejar terus dengan pertanyaan tentang apa yang dimaksudkan dengan jawaban tersebut dan mengapa. Namun demikian, jangan lupakan etika dalam bertanya. Ada baiknyaAnda mengurutkan kembali pertanyaan tiap bagian mulai dari yang sederhana.
 
Informasi demografi 
- Nama- Tahun lahir- Suku- Status pernikahan- Jumlah anak- Entrepreneur adalah anak ke-…… dari …… bersaudara dalam keluarganya- Jenis usaha- Alamat kantor- No. telepon yang bisa dihubungi untuk verifikasi- Tahun mulai usaha- Modal awal- Jumlah karyawan saat mulai usaha- Jumlah karyawan saat ini
a. Entrepreneur sebelum memulai usaha 
Apakah entrepreneur mempunyai orang tua yang juga entrepreneur?
Apa latar belakang pendidikan entrepreneur?
Apa pengalaman kerja entrepreneur sebelum memulai usaha?
Apakah entrepreneur mempunyai tokoh idola ketika ketika tumbuh dewasa?
Apakah entrepreneur melakukan hal-hal yang bersifat entrepreneurial ketika masih muda?
Kapan entrepreneur mengetahui bahwa ia ingin menjadi entrepreneur?
Bagaimana sejarah domisili (termasuk tempat pendidikan) entrepreneur?
b. Entrepreneur saat memulai usaha 
Apa motivasi utama entrepreneur dalam memulai usaha? Faktor-faktor apa yang menjadikan iamemulai usaha sendiri?
Apa tujuan entrepreneur pada saat memulai usaha?
Bagaimana keyakinan yang dimiliki entrepreneur (misal. tentang karyawan, partner, hutang, dsb.)
Apakah entrepreneur mendirikan bisnis sebagai “gaya hidup”, bisnis sebagai “hobi”, bisnis yang“tumbuh pesat”, atau apa? Apakah orientasi dia berubah sejalan dengan waktu?
Sumberdaya (tidak hanya sisi keuangan) yang dia miliki ketika memulai bisnis? Jaringan sepertiapa yang dia punyai? Apakah ada usaha khusus yang dia lakukan untuk mendapatkansumberdaya yang dibutuhkan untuk memulai usaha?
Bagaimana pandangan entrepreneur tentang kontrol ketika memulai usaha? Gali kebutuhankontrol (need for control) entrepreneur (terhadap usaha, orang, dan pengambilan keputusan)
Apa orientasi risiko entrepreneur ketika memulai bisnis? Apakah ia orang yang siap mengambilrisiko atau orang yang menghindari risiko?
Apakah entrepreneur menulis rencana bisnis (
business plan 
) ketika memulai bisnis?
Apakah entrepreneur merasa sudah siap memulai bisnis pada saat ia memulainya?
Berapa lama jam kerja atau jam buka ketika pertama kali entrepreneur memulai bisnis?
c. Entrepreneur saat usaha berkembang 
Bagaimana tujuan dan nilai yang dianut entrepreneur berubah sejak memulai usaha?
Apakah orientasi risiko entrepreneur berubah sejalan dengan pertumbuhan usaha?
Apakah kebutuhan akan kontrol entrepreneur berubah sejalan dengan pertumbuhan usaha?
Apakah jam kerja atau jam buka berubah sejalan dengan pertumbuhan usaha?
Apakah asumsi-asumsi yang pada saat mulai usaha dipercayai oleh entrepreneur terbukti salah?Pelajaran apa yang bisa diambil?
Kesalahan terburuk apa yang pernah entrepreneur lakukan selama menjalankan usaha? Pelajaranapa yang bisa diambil? Tanyakan tentang pengalaman yang paling mengesankan dan yang palingburuk!
Apakah ada pengalaman ketika usaha hampir gagal dan harus membuat keputusan sulit untuktetap melangsungkan usaha? Hal-hal apa yang harus diperhatikan pada saat-saat seperti itu?
d. Entrepreneur pada saat ini dan masa yang akan datang
Misalkan waktu bisa berjalan mundur, apakah entrepreneur akan menggunakan cara yangberbeda dalam merintis dan mengembangkan usaha setelah apa yang terjadi sejauh ini?

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->