• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
RENCANA PELAKSNAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMK (BISNIS-MANAJEMEN)Mata Pelajaran : MatematikaKelas/Semester : I /IStandar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengankonsepaproksimasi kesalahanStandar Kompetensi :
Menerapkan konsep kesalahan pengukuranIndikator :
Pertemuan ke :Alokasi Waktu :I. Tujuan :II. Materi Pokok :
1.menyebutkan pengertian membilang2.menyebutkan pengertian pengukuran3.menentukan salah mutlak4.Menentukan salah relative5.menghitung prosentase kesalahan6.menentukan toleransi hasil pengukuran
1.
Memahami konsep Matematika, menjelaskanketerkaitan antarkonsep dan mengaplikasikankonsep atau algoritma, secara luwes, akurat,efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah
2.
Menggunakan penalaran pada pola dan sifat,melakukan manipulasi matematika dalammembuat generalisasi, menyusun bukti, ataumenjelaskan gagasan dan pernyataanmatematika
3.
Memecahkan masalah yang meliputikemampuan memahami masalah, merancangmodel matematika, menyelesaikan model danmenafsirkan solusi yang diperoleh.
4.
Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol,tabel, diagram, atau media lain untukmemperjelas keadaan atau masalah
5.
Menghargai kegunaan matematika dalamkehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu,perhatian, dan minat dalam mempelajarimatematika, serta sikap ulet dan percaya diridalam pemecahan masalah
6.
Menalar secara logis dan kritis sertamengembangkan aktivitas kreatif dalammemecahkan masalah danmengkomunikasikan ide. Di samping itumemberi kemampuan untuk menerapkan
Membilang dan mengukur
Salah mutlak dan salah relatif 
Menentukan persentase kesalahan
Menentukan toleransi hasil enukuran
 
III. Metode Pembelajaran:IV Langkah-Langkah PembelajanA.Kegiatan Awal
-Apersepsi, penjelasan keterkaitan tentang kegunaan oproksimasikesalahan baik untuk bidang kejuruan maupun dalam kehidupan sehari-hari.-Penjelasan lingkup materi yang dipelajari-Pembagian kelompok
B.
 
Kegiatan Inti
-Diskusi kelompok-Ringkasan materi minimal oleh masing masing kelompok-Pembuatan contoh–contoh soal oleh kelompok-Presentasi oleh masing-masing kelompok-Kelompok lain menyimak dan memberikan sanggahan apabiladiperlukan-Guru berperan sebagai mediator agar jalannya diskusi berlangsungdengan baik serta materi yang disampaikan tidak terdapat salahkonsep.-Contoh-contoh soal untuk didiskusikan sebagai pemadalamanmateri disampaikan oleh guru.-Materi minimum yang harus dikuasai oleh siswa, yaitu:
MATERI PEMELAJARANA. Pengertian
Membilang atau menghitung adalah sesuatu yang pasti (eksak), sepertibanyaknya penggaris, harga sebuah barang, produksi suatu barang olehsuatu pabrik dalam satu bulan dan lain-lain. Sedangkan hasil pengukuranadalah pendekatan, oleh karena itu hasil-hasil pengukuran panjang, waktu,massa, luas dan sebagainya selalu diberikan menurut ketelitian yangdiperlukan.Ada 3 cara pendekatan dalam pembulatan hasil pengukuran, yaitu:a.Pembulatan ke satuan ukuran terdekat.b.Pembulatan ke banyaknya angka atau tempat desimal.c.Pembulatan ke banyaknya angka penting atau signifikan.
1. Pembulatan ke Satuan Ukuran Terdekat
Aturan pembulatan ke satuan ukuran terdekat ialah: kalau angkaberikutnya lebih dari sama dengan 5 (
5), maka angka di depannyaditambah satu, kalau angka berikutnya kurang dari 5 (< 5), angka inidihilangkan dan angka di depannya tetap.
Contoh 1
a. 20,6 g = 21 g, dibulatkan ke gram terdekat.
Penugasan
Diskusi
Ceramah
Presentasi
 
b. 145,14 m = 145,1 m, dibulatkan ke persepuluhan meter terdekat.c. 1,54 detik = 2 detik, dibulatkan ke detik terdekat.
 2. Pembulatan ke Banyaknya Angka Desimal
Banyak kegiatan penghitungan yang melibatkan bilangan desimal, baikdesimal berulang maupun tak berulang (bilangan irasional) yangmelibatkan banyak bilangan di belakang koma yang sesungguhnya dapatkita sederhanakan atau kita bulatkan dengan maksud untuk memudahkanpekerjaan sesuai dengan maksud yang kita kehendaki.
Contoh
 
2
43,127539 = 43,12754, dibulatkan sampai lima tempat desimal= 43,1275 , dibulatkan sampai empat tempat desimal= 43,128 , dibulatkan sampai tiga tempat desimal= 43,13 , dibulatkan sampai dua tempat desimal
3.Pembulatan ke Angka yang Signifikan
Aturan pembulatan ke angka signifikana. Semua angka bukan nol adalah angka penting.b. Angka nol yang terletak di antara bukan angka nol termasuk angkapenting.c. Bilangan desimal yang lebih kecil dari satu, angka nol yang terletak disebelah kiri angka bukan nol, baik yang sebelah kiri atau sebelah kanantanda koma (desimal)
c
tidak termasuk angka penting.d. Angka nol pada deretan akhir sebuah bilangan termasuk angka penting.
Contoh
 
3
a. 4,167 mb. 0,305 tonc. 0,40 Amp.d. 6.000 KgEmpat angka penting.Angka nol di depan koma bukan angka penting (aturanc) sedangkan angka nol diantara angka 3 dan 5merupakan angka penting (aturan b). Sehingga 0,305mempunyai 3 angka signifikan.Angka nol pada deretan akhir merupakan angkapenting (pengukuran sampai ke perseratusanterdekat), sedangkan angka nol di depan koma bukanangka penting. Sehingga 0,40 mempunyai 2 angkasignifikan.Angka nol pada deretan akhir merupakan angkapenting. Sehingga 6.000 mempunyai empat angkapenting.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...