Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
30Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembelajaran “Koherensi dan Kohesi” Berbasis E-learning:

Pembelajaran “Koherensi dan Kohesi” Berbasis E-learning:

Ratings:

4.0

(2)
|Views: 13,475|Likes:
Published by Gunawan
Sebuah contoh praktik pemanfaatan e-learning untuk perkuliahan
Sebuah contoh praktik pemanfaatan e-learning untuk perkuliahan

More info:

Published by: Gunawan on Jul 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
Pembelajaran “Koherensi dan Kohesi” Berbasis E-learning:Sebuah Sampel PBM Alternatif Pada Perkuliahan Writing II
Oleh: GunawanFBS Universitas Negeri Yogyakarta
Abstract
 It is sure that the existence of ICT (information and communication technology) provides huge opportunities and facilities to human being to accelerate his or their learning  processes, both individually (autodidact) or colaboratively organized by institutions or unitsin the form of learning curriculums
 .
Conceptually and systemically, there will be no significant doubt on the support of the ICT in the field of education in general or in the field of teaching-learning processes in particular. The question is how to actualize practically the support of the technology in theactual settings of so many kinds of teaching-learning processes. This article takes the positionas a sample of ways to promote the teaching learning process adopting e-learning strategy inthe “Writing II” class on the sub-topic of “Coherence and Cohesion in Writing”.This writing describes the syllabus, activities, outputs, and outcomes of the teaching-learning of “Coherence and Cohesion in Writing” that is adopting e-learning strategy.
Key words:
e-learning 
, pembelajaran, koherensi, kohesi
A. Pendahuluan
ICT (Information and Communication Technology), pada hakikatnya, adalah suatuteknologi aplikasi yang bertujuan menyampaikan, menerima, dan mengolah informasisecara efektif dan efisien. Konsep informasi di sini perlu diartikan secara luas seluaskemampuan berpikir manusia itu sendiri. Informasi dapat pula diartikan sebagai satuanterkecil ilmu dan/atu satuan terkecil pengetahuan manusia.Kata “informasi” atau “information” berasal dari kata dasar “
inform
”. Dalam kamussinonim (
thesaurus
) kata “
inform
” bersinonim dengan kata-kata “
tell, notify, let somebodyknow, update, report to, bring up to date, put in the picture, enlighten
”. Kata “
tell 
” sebagaisalah satu sinonim dari kata “
inform
” bersinonim dengan kata-kata “
convey, instruct,narrate, distinguish, show, snitch
”; sedangkan kata “
notify
” yang juga merupakan salahsatu sinonim dari kata “
inform
” bersinonim dengan kata-kata “
alert, advise, warn, report, give notice, acquaint 
“. Masing-masing kata padanan (sinonim) yang muncul dapat puladicari sinonimnya masing-masing sehingga secara keseluruhan dapat memberikangambaran bagaimana seluruh kata-kata yang ada tersebut berhubungan satu dengan yanglain yang membentuk sistem hubungan arti antar kata yang ada.1
 
Dari pemaparan adanya sistem sinonim tersebut terlihat adanya suatu sistemhubungan arti antar kata dalam sistem berpikir manusia. Manusialah yang “menciptakan”sistem hubungan arti kata tersebut. Sistem berpikir manusia menghasilkan sistemhubungan arti antar kata (simbol verbal) dan simbol-simbol yang lain yang telah, sedang,dan akan berlanjut di-“ciptakan”-nya. Dengan adanya simbol-simbol, termasuk simbol-simbol verbal, manusia kemudian memanfaatkannya untuk berkomunikasi (berinterkasiantar pikiran manusia) dalam arti yang seluas-seluasnya. Proses menginteraksikan antar makna (simbol) itulah yang menjadi media hakiki proses belajar manusia.Adanya ICT yang sedemikian majunya pada saat ini memberikan peluang yang luar  biasa bagi manusia untuk melakukan dan mengakselarasi proses belajarnya, baik belajasendiri (
autodidact 
) maupun melalui berbagai institusi atau unit-unit belajar yangmengorganisasikan objek belajar, subjek belajar, proses belajar, serta sarana dan prasarana belajar dalam format yang disebut kurikulum pembelajaran. Pemanfaatan ICT, yangteknologinya menumpu utama pada bidang ilmu elektronika, dalam proses belajar manusia inilah yang menjadi hakiki dari keberadaan
e-learning 
yang kemudian dapat puladikaitkan dengan adanya konsep-konsep
e-teaching 
,
e-education
,
e-school 
,
e-library
, dansemua “e-…“-“e-…“ yang lain yang sudah, sedang, dan akan dihadirkan oleh kecerdikandan/atu kreativitas manusia pada umumnya atau para ahli TI (Teknologi Informasi) padakhususnya yang berkolaborasi dengan para ahli dari masing-masing bidang kerja manusiadi dunia ini secara mendunia pula.Uraian di atas menunjukkan bahwa, secara konseptual sistemik, tidak perlu lagi adakeraguan yang mendasar terhadap peluang dukungan ICT terhadap atau dalam bidang pendidikan pada umumnya, pada bidang pengajaran pada khususnya. Masalahnya adalah bagaimanakah sesungguhnya bentuk-bentuk aktualisasi pemanfaatan konsep-konseptersebut dalam pelaksanaan belajar mengajar sesungguhnya. Hal ini merupakan tantangantersendiri bagi mereka-mereka yang telah, sedang, atau akan mempraktikannya. Artikelini merupakan salah satu sampel dari upaya penulis untuk menjawab tantangan termaksud,yaitu mengkreasi dan mempraktikkan pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran perkuliahan Writing II dengan mengambil fokus pokok bahasan “Koherensi dan Kohesi”.2
 
B. Silabus “Writing II” dan Pokok Bahasan “Koherensi dan Kohesi”
Silabus perkuliahan “Writing II” Program Studi Sastra Inggris FBS UNY padasemester genap 2007 yang dikenai strategi pembelajaran berbasis
e-learning 
inidikembangkan langsung dari kondisi kompetensi menulis teks berbahasa Inggrismahasiswa peserta perkuliahan yang digali pada Tatap Muka I.Pada Tatap Muka I perkuliahan Writing II termaksud, mahasiswa dimintamenuliskan tiga macam masukan untuk mengembangkan silabus perkuliahan. Masukan pertama berupa profil perkuliahan Writing I yang mereka tempuh pada semester sebelumnya, masukan kedua mengenai lima macam hambatan utama mahasiswa dalammenulis karangan berbahasa Inggris, dan yang ketiga mengenai harapan-harapanmahasiswa terhadap perkuliahan Writing II yang segera akan mereka tempuh.Ketiga macam masukan di atas dikirim langsung (
online
) ke halaman “Refleksi”yang di sediakan oleh
 pada halaman
 
yang dimoderatori olehdosen terkait. Mahasiswa pengirim mencantumkan nama lengkap dan NIM (Nomor Induk Mahasiswa) pada kiriman mereka. Dosen men-
download 
(
online
) seluruh kirimanmahasiswa (Gunawan, 16-02-2007) dan melakukan analisis kategori serta menghitungfrekuensinya. Analisis yang ada menghasilkan butir-butir hambatan sebagai berikut.Macam dan Frekuensi Hambatan
No.HambatanJumlah Butir
1ide 352
 struktur/gramma
 243
vocab
174Koherensi 65
 punctuation
2
Dari hasil olah hambatan tersebut dan dengan memperhatikan pengalaman belajar semester sebelumnya dari kelas Writing I, harapan-harapan yang dimunculkan mahasiswaterhadap kelas Writng II, serta prinsip keutuhan teoretik, dosen melakukan analisis pre-rekuisit terhadap butir-butir hambatan yang ada. Analisis menghasilkan urutan kegiatan pembelajaran Writing II sebagai solusi hambatan menulis teks sebagai berikut.3

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Frida Wulandari liked this
Muhd Husain liked this
Ummi Rasyidah added this note|
thank u... ur explanation makes me easy to understand.
Mawar Merah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->