Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Review "Ketika Orang Jawa Nyeni"

Review "Ketika Orang Jawa Nyeni"

Ratings: (0)|Views: 51 |Likes:
Antropologi Kesenian
Antropologi Kesenian

More info:

Published by: Winda Novia Rahmanisa on Oct 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2014

pdf

text

original

 
ANTROPOLOGI KESENIAN
Winda Novia Rahmanisa1006775243“Ketika Orang Jawa Nyeni”Setelah membaca beberapa bab dalam buku ‘ketika orang jawa nyeni’ saya melihat penulisnya berusaha memaparkan beberapa perspektif terlebih dahulu mengenai seni yangditampilkan dalam bab “Seni dalam beberapa perspektif: sebuah pengantar”. Dari judul babtersebut, kita dapat langsung mengetahui bahwa isi dari bab tersebut lebih menitikberatkan pada pendekatan-pendekatan yang ada di seni. Seni pertunjukkan yang dibahas dalam bukuini merupakan pertunjukan seni di daerah-daerah Jawa. Setiap seniman memiliki paradigmaatau pendekatan yang berbeda-beda dalam melihat seni. Seperti pada tahun 70-an dan 80-an,seni dilihat dari perspektif sosio-kultural. Pada perspektif ini, kesenian diamati dan ditelaah bukan untuk dinilai karakter dan mutu seninya, kandungan nilai-nilai estetisnya, tetapi untuk dipahami sebagai bagian dari suatu realitas yang terkait dengan berbagai macam fenomenasosial-budaya di luar kesenian itu sendiri.Terdapat empat macam kerangka teori atau paradigma yang dapat dikenali, yaitu paradigmadifusi atau persebaran kebudayaan, paradigma deskriptif, paradigma analisis variabel, dan paradigma perubahan. Paradigma persebaran kebudayaan memberikan pemahaman secaraglobal tentang persebaran suku-suku bangsa di berbagai benua dengan pola-pola kebudayaanmereka. Anggapan dasarnya adalah bahwa unsur-unsur kebudayaan pada dasarnya dapatmenyebar dari satu tempat ke tempat lain, seiring dengan persebaran masyarakat pendukungnya. Dengan paradigma ini, kita mampu melihat sejarah kehidupan dan persebaranmanusia dengan kebudayaannya.Paradigma deskriptif adalah pengambilan sudut pandang tertentu dengan tujuan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, menguraikan atau memaparkan sebaik mungkinfenomena yang diteliti atau dipelajari. Dalam paradigma analisis variabel, fakta-fakta sosialyang berhasil dihimpun akan diperlakukan sebagai “benda” karena fenomena sosial-budayayang ada dalam kehidupan manusia dianggap sebagai bagian dari fenome alam. Sedangkandalam paradigma perubahan melihat dan menguraikan perubahan-perubahan yang terjadi pada kesenian-kesenian tersebut meskipun tidak secara detail dan umumnya hanya mengenai pola-pola pementasannya saja. Paradigma ini lebih melihat adanya kebaruan yang terjadi pada seni akibat tuntutan masyarakat yang semakin realistis.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->