Maka ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu pernah ditanya oleh Ziyad bin Fudhail:“Apa yang dapat menghancurkan Islam?” ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhumenjawab: “Yang menghancurkan Islam adalah ketergelinciran seorang yang ‘alim, danseorang munafik yang berdebat dengan menggunakan al-kitab.”Ini adalah bahaya laten bagi kaum muslimin. Mereka akan menyesatkan kaum muslimindari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan menggunakan dalil-dalil syar’i namun bukan pada tempatnya. Demi Allah, pada masa ini, masyarakat kita dikepung olehtipikal-tipikal pemimpin maupun tokoh yang seperti ini. Menyeruak di sekitar mereka, para ulama su` (jahat) yang dengan segala kelihain dan kelicikan, menyesatkan umatdengan berbagai syubhat dan kerancuan pemikiran. Oleh karena itu, kita dituntut untuk mewaspadai suasana genting ini, dengan mempelajari agama Allah Subhanahu wa Ta’aladari para ulama yang mengamalkan dan memperjuangkan agama Allah dengan segalayang mereka miliki. Inilah satu-satunya penanganan yang paling efektif dalammenanggulangi gejolak fitnah yang sedahsyat itu.Berapa banyak orang yang menyuarakan kebenaran, namun sedikit diantara mereka yang bisa menunjukkan bahwa yang benar itu adalah benar, dan dia benar-benar di atas yang benar . Oleh sebab itu, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu menegaskan: “Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan tapi dia tidak mendapatkannya.”Para pemimpin atau tokoh penyesat umat lebih berbahaya bagi kaum muslimin daripadamusuh-musuh Allah yang menyerang dari luar lingkup kaum muslimin. Apakah merekadari kalangan Yahudi maupun Nashara. Kalau mereka dari kalangan orang-orang yangkafir, tentunya kebanyakan kaum muslimin waspada terhadap berbagai makar mereka. Namun bagaimana dengan musuh dalam selimut yang berbaju sama, berkopiah sama, dan berpenampilan sama seperti kaum muslimin, bahkan beramal pada sebagian amalan,sama seperti kaum muslimin. Mereka shalat seperti kaum muslimin, dan berbicaradengan lisan/bahasa kaum muslimin. Akan tetapi mereka adalah para penyeru kepadaneraka jahannam.Di dalam hadits Hudzaifah bin Al Yamaan radhiyallahu ’anhu disebutkan:“Ya, para da’i yang mengajak kepada pintu-pintu neraka jahannam. Barangsiapa yangmemehuhi panggilan mereka, mereka akan mencampakkannya ke dalam neraka jahanamitu.” Aku bertanya: “wahai Rasulullah! Sebutkan ciri-ciri mereka kepada kami”.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mereka dari jenis kita dan berbicaradengan lisan-lisan (bahasa-bahasa) kita.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Leave a Comment