Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
uu_no.19-2013.pdf

uu_no.19-2013.pdf

Ratings: (0)|Views: 51 |Likes:
Perlindungan & Pemberdayaan Petani
Perlindungan & Pemberdayaan Petani

More info:

Published by: R Iskandar Zulkarnaen on Oct 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/30/2013

pdf

text

original

 
 
- 1 -
 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 19 TAHUN 2013 TENTANGPERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PETANIDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang: a.
 
bahwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkannegara mempunyai tanggung jawab untuk melindungisegenap bangsa Indonesia dan memajukankesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupanbangsa, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruhrakyat Indonesia;b.
 
bahwa untuk mewujudkan masyarakat adil danmakmur serta untuk memenuhi hak dan kebutuhandasar warga negara, negara menyelenggarakanperlindungan dan pemberdayaan masyarakat,khususnya petani secara terencana, terarah, danberkelanjutan;c.
 
bahwa kecenderungan meningkatnya perubahan iklim,kerentanan terhadap bencana alam dan risiko usaha,globalisasi dan gejolak ekonomi global, serta sistempasar yang tidak berpihak kepada petani, sehinggapetani membutuhkan perlindungan dan pemberdayaan;d.
 
bahwa peraturan perundang-undangan yang saat iniberlaku belum mengatur perlindungan danpemberdayaan petani secara komprehensif, sistemik,dan holistik;e.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf dperlu membentuk Undang-Undang tentangPerlindungan
 
dan Pemberdayaan Petani;Mengingat: 1.
 
Pasal 20, Pasal 21, Pasal 28H, dan Pasal 33 ayat (3)Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;2. Undang-Undang . . .
 
 
- 2 -
 
2.
 
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentangPerlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009Nomor 149, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 5068);Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PERLINDUNGAN DANPEMBERDAYAAN PETANI.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1.
 
Perlindungan Petani adalah segala upaya untukmembantu Petani dalam menghadapi permasalahankesulitan memperoleh prasarana dan sarana produksi,kepastian usaha, risiko harga, kegagalan panen, praktikekonomi biaya tinggi, dan perubahan iklim.2.
 
Pemberdayaan Petani adalah segala upaya untukmeningkatkan kemampuan Petani untuk melaksanakanUsaha Tani yang lebih baik melalui pendidikan danpelatihan, penyuluhan dan pendampingan,pengembangan sistem dan sarana pemasaran hasilPertanian, konsolidasi dan jaminan luasan lahanpertanian, kemudahan akses ilmu pengetahuan,teknologi dan informasi, serta penguatan KelembagaanPetani.3.
 
Petani adalah warga negara Indonesia perseorangandan/atau beserta keluarganya yang melakukan Usaha Tani di bidang tanaman pangan, hortikultura,perkebunan, dan/atau peternakan.4. Pertanian . . .
 
 
- 3 -
 
4.
 
Pertanian adalah kegiatan mengelola sumber daya alamhayati dengan bantuan teknologi, modal, tenaga kerja,dan manajemen untuk menghasilkan KomoditasPertanian yang mencakup tanaman pangan,hortikultura, perkebunan, dan/atau peternakan dalamsuatu agroekosistem.5.
 
Komoditas Pertanian adalah hasil dari Usaha Tani yangdapat diperdagangkan, disimpan, dan/ataudipertukarkan.6.
 
Usaha Tani adalah kegiatan dalam bidang Pertanian,mulai dari sarana produksi, produksi/budi daya,penanganan pascapanen, pengolahan, pemasaran hasil,dan/atau jasa penunjang.7.
 
Pelaku Usaha adalah Setiap Orang yang melakukanusaha sarana produksi Pertanian, pengolahan danpemasaran hasil Pertanian, serta jasa penunjangPertanian yang berkedudukan di wilayah hukumRepublik Indonesia.8.
 
Setiap Orang adalah orang perseorangan ataukorporasi, baik yang berbadan hukum maupun yangtidak berbadan hukum.9.
 
Kelembagaan Petani adalah lembaga yangditumbuhkembangkan dari, oleh, dan untuk Petaniguna memperkuat dan memperjuangkan kepentinganPetani.10.
 
Kelompok Tani adalah kumpulanPetani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasarkesamaan kepentingan; kesamaan kondisi lingkungansosial, ekonomi, sumber daya; kesamaan komoditas;dan keakraban untuk meningkatkan sertamengembangkan usaha anggota.11.
 
Gabungan Kelompok Tani adalah kumpulan beberapaKelompok Tani yang bergabung dan bekerja sama untukmeningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha.12.
 
Asosiasi Komoditas Pertanian adalah kumpulan dariPetani, Kelompok Tani, dan/atau Gabungan Kelompok Tani untuk memperjuangkan kepentingan Petani.13.
 
Dewan Komoditas Pertanian Nasional adalah suatulembaga yang beranggotakan Asosiasi KomoditasPertanian untuk memperjuangkan kepentingan Petani.14. Kelembagaan . . .

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->