Jarak dari airport 1500 m (pesawat baling-baling) dan 3000 m (pesawat jet)
Muka air tanah > 3 m
Jenis tanah lempung dengan konduktivitas hidrolik < 10
-6
cm / det
Merupakan tanah tidak produktif
Bebas banjir minimal periode 25 tahunPemilihan lokasi TPA sebagai langkah awal dalam peningkatan metodepembuangan akhir sampah, perlu dilakukan secara teliti melalui tahapanstudi yang komprehensif (feasibility study dan studi amdal). Sulitnyamendapatkan lahan yang memadai didalam kota, maka disarankan untukmemilih lokasi TPA yang dapat digunakan secara regional. Untuk lokasi TPAyang terlalu jauh (>25 km) dapat menggunakan sistem transfer station.
2. Survey dan pengukuran Lapangan
Data untuk pembuatan DED TPA harus meliputi :
Jumlah sampah yang akan dibuang ke TPA
Komposisi dan karakteristik sampah
Data jaringan jalan ke lokasi TPA
Jumlah alat angkut (truk)Pengumpulan data tersebut dapat dilakukan secara langsung (primer)maupun tidak langsung (sekunder).Pengukuran lapangan dilakukan untuk mengetahui data kondisi lingkungan TPA seperti:
Topografi
Karakteristik tanah, meliputi karakteristik fisik (komposisi tanah,konduktivitas hidrolik, pH, KTK dan lain-lain) dan karakteristik kimia(komposisi mineral tanah, anion dan kation)
Sondir dan geophysic
Kondisi air tanah, meliputi kedalaman muka air tanah, arah aliran airtanah, kualitas air tanah (COD, BOD, Chlorida, Fe, Organik dan lain-lain)
Kondisi air permukaan, meliputi jarak dari TPA, level air, fluktuasi level airmusim hujan dan kemarau, kualitas air sungai (BOD, COD, logam berat,chlorida, sulfat, pestisida dan lain-lain)
Lokasi mata air ( jika ada) termasuk debit.
Kualitas lindi, meliputi BOD, COD, Chlorida, Logam berat, Organik danlain-lain.
Kualitas udara, meliputi kadar CH4, COx, SOx, NOx dan lain-lain.
Jumlah penduduk yang tinggal disekitar TPA (radius < 500 m)
Dan lain-lain
3. Perencanaan
Perencanaan TPA berupa Detail Engineering Design (DED), harus dapatmengantisipasi terjadinya pencemaran lingkungan . Dengan demikian makaperencanaan TPA tersebut harus meliputi :
Disain site plan disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia
Disain fasilitas yang meliputi fasilitas umum (jalan masuk dan jalanoperasi, saluran drainase, kantor TPA, pagar), fasilitas perlindunganlingkungan (tanggul, lapisan dasar kedap air, jaringan pengumpul danpengolah lindi, ventilasi gas, barrier, tanah penutup, sumur uji, alat beratdan lain-lain) dan fasilitas pendukung (air bersih, bengkel, jembatantimbang dan lain-lain)
3