• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
DASAR-DASAR ORGANISASI INFORMASIBY JAMRIDAFRIZALSAINS DAN TEKNOLOGI
(D.J. Morgan,
Science and Technology: an Introduction to the Literature
. 4
th
ed. London:Bingley, 1982. Bab 1)Einstein percaya bahwa sains tidak lebih dari suatu penyempurnaan cara berpikir sehari-hari. Penyempurnaan ini dicapai melalui penemuan dan penyempurnaan metodeeksperimental. Metode eksperimental (sering disebut sebagai metode ilm,iah) inimungkin sumbangan terbesar sains untuk kemajuan umat manusia. Beberapa penulis bahkan berpendapat bahea sains tidak lebih dari metode itu sendiri. Karl Pearson, yangmeletakkan dasar-dasar ilmu statistk abad ke-20 berpendapat bahwa kesatuan semuasains hanya terletak dalam metodenya, bukan dalam materinya. Metode ini berlaku untuk semua sains dan juga untuk semua teknologi, dan temtu saja diterapkan secara luas dalamdisiplin lain.Implikasi dari pandangan ini bagi literature sains dan teknol,ogi begitu luas jangkauannyahingga calon pustakawan harus memahami unsur-unsur metode ilmiah ini. Langkahyang harus diambil seorang ilmuwan yang ingin memecahkan suatu masalah ialahsebagai berikut:1.
Observasi
, yaitu mengumpulkan semua informasi yang mungkin berhubungandengan masalah tersebut. Ini adalah tahap observasi2.
Hipotesis,
yaitu merumuskan suatu teori sementara untuk mencoba menjelaskanfakta-fakta.3.
Eksperimental,
yaitu mendesain dan melakukan serangkain tes terkontrol untuk menguji kebenaran hipotesis kerjanya4.
Kesimpulan
, yaitu merumuskan jawaban atas masalah yang ditelitinya.Sering terjadi bahwa suatu hipotesis kerja ternyata tidak bisa dipertahankan setelahmelewati tahap eksperimren, dan bila ini terjadi maka ilmuwan tersebut harusmengulangi tahap-tahap tersebut di atas sampai ia dapat merumuskan suatu hipoetesis
 
yang tidak saja dapat menjelaskan semua fakta yang diamati, tetapi juga dapat dibuktikankebenarannya lewat eksperimen terkontrol. Inilah teori
induktif 
klasik dari metode ilmiahyang hingga kini masih tetap diajarkan pada tiap generasi mahasiswa baru.J.H. Poincare´ jenius Perancis yang pada akhir abd ke-19 mendominasi dunia mateamtika pernah menulis bahwa ”sains dibangun dari fakta-fakta, seperti sebuah rumah dibangundari batu-batu bata, namun suatu kumpulan fakta bukanlah sains, seperti juga setumpukan batu bata bukanlah sebuah rumah”. Fakta-fakta ini yang diperoleh melalui observasi daneksperimen, harus dikomunikasikan kepada masyarakat ilmuan (
 scientific community
)lalu diintegrasikan ke dalam struktur ilmu pengetahuan. John Gray dan Brian Perry baru- baru ini mengingatkan kita bahwa, ’tanpa komunikasi ilmiah sains bukanlah sains’.Jika muncul ilmuwan baru yang ingin mengembangkan ilmu di bidangnya jelaslah sangat penting baginya untuk pertam-tama mengetahui apa yang telah dicapai. Oleh karenanyaia harus mempelajari rekaman observasi dan eksperimen yang ditinggalkan oleh pendahulu-pendahulunya yaitu dalam literatur ilmiah. Dan ketika pada gilirannya iamenyumbangkan sesuatu pada khsazanah ilmu pengetahuan dalam bentuk buku atauartikel majalah, ia menyatakan hutang budinya pada para pendahulunya dengan rujukan-rujukan ke karya mereka dalam bibliografinya. Seperti dinyatakan oleh Royal Society diInggris, ’
Science rests on its published record 
”. Sains bertumpu pada hasil penelitianyang direkam dan dipublikasikan, Ciri khas sains inilah yang membuat Max Gluckman,seorang antropolog mendefiniskan sains sebgai ‘setiap disiplin yang memungkinkanseorang tolol dari generasi sekarang untuk melangkah lebih maju melampaui titik yangdicapai jenius generasi yang lalu’.Seabad lebih dulu Ernest Renan (filsuf Perancis) mengatakan hal yang kurang lebihsama ketika ia mengemukakan bahwa sekarang anak sekolah paling bodohpun dengangampangnya bias mengetahui kebenaran-kebenaran yang dulu dicari-cari dengan penuh jerih payah dan berbagai pengorbanan oleh para cendekiawan. Bahkan Sir Isaac Newtonyang hebat itu mnegaku berutang pada pendahulunya, katanya: “jika saya melihat lebih jauh dari kebanyakan orang, itu saya lakukan dengan berdiri di atas bahu para raksasa”.Perlu dikemukakan bahwa deskripsi klasik dari metode ilmiah di atas tidak diterimasecara universal. Meskipun pandangan bahwa sains lahir dari akumulasi fakta yang telah
 
terbukti, masih menjadi pandangan yang paling banyak diterima naumn pandangan inimendapat tantangan dari beberapa filsuf bidang sains seperti Thomas Kuhn, dan terutamadari Karl Popper yang menggunakan analogi dengan lampu sorot (
 searchlight 
) untuk menjelaskan cara kerja otak manusia dan teorinya mengenai dugaana-dugaan dan bantahan-bantahan. Kita juga tidak boleh melupkanperan imajinasi dan bahkan intuisidalam sains. J.D. Bernal berkata bahwa salah satu cirri sains ialah bahwa inti atau esensidari penjelasan lengkap sering sudah tertangkap oleh ilmuan yang mempunyai persepsiyang tajam, lama sebelum hal ini dapat dibuktikan.
Sumber-sumber Primer
Sebagian besar dari literature primer (primary literature) berbentuk laporan ssli tentang penelitian ilmiah dan teknis. Rekaman ini dapat bersifat observasi (misalnya laporanekspedisiilmiah), deskriptif (misalnya penjelas teknis mengenai produk-produkindustri),atau teoritis (seperti di bidang matematika atau fisika), tetapi mayoritasnya merupakanlaporan eksperimen dengan hasil temuan dan kesimpulan. Suatu penelitian belumdianggap rampung apabila hasil-hasilnya belum disebarluaskan. Selain itu satu prinsipdasar penelitian ilmiah ialah bahwa laopran harus cukup rinci agar eksperimen yangdilaporkan dapat diulg (dan sebab itu diperiksa kembali) oleh peneliti lain yangkompeten. Sebelum dapat ditambahkan pada khazanah sains dan pengetahuan, semuahasil penelitian baru harus dinilai dengan kritis oleh rekn sejawat si peneliti. Skandal besar yang melibatkan Dr. William sumerlin seorang ahli imunologi Amerika terbongkar  pada tahun 1974 karena hasil-hasil eksperimennya tidak dapat diulang. Ia dituduhmembuat bercak-bercak hitam deng tinta pada tikus berbulu putih untuk membuktikankeberhasilan transplantasinya.Sumbangan-sumbangan ini mewakili pengetahu baru (atau setidak-tidaknya interpretasi baru dari pengetahuan lama) dan merupakan informasi mutakhir. Sumbangan iniditerbitkan dalam berbagai bentuk:1.Jurnal atau majalah (banyak yang isinya hanya terdiri at laporan penelitian)2.Laporan penelitan
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...