• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
PENELITIAN TINDAKAN
(ACTION RESEARCH)
PENDAHULUAN
Pada dasarnya penelitian tindakan
(action research
) mempunyai cakupan yang luas, dandapat dilakukan serta digunakan di berbagai bidang atau sektor kehidupan, seperti pada bidang ilmu-ilmu sosial, ekonomi, dan pendidikan. Uraian ini, menyajikan penelitiantindakan pada bidang pendidikan, khususnya tentang penelitian tindakan kelas(
classroom action research (CAR)
). Karena penelitian tindakan dapat dilakukan pada unitsekolah, misalnya bertujuan untuk memperbaiki manajemen pendidikan di sekolah,kinerja (layanan) perpustakaan sekolah, atau kegiatan lain seperti organisasi komitesekolah dan layanan bimbingan konseling. Sebagaimana diketahui bahwa dalam dekadeterakhir ini, jenis penelitian tindakan menjadi populer di bidang pendidikan, khususnya penelitian tindakan kelas (PTK) dan banyak diminati oleh para peneliti bidang pendidikan dan pembelajaran di Indonesia. Khusus di kalangan guru dan dosen, PTK lebih dianjurkan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan/pembelajaran. Hal itu dapatdipahami, karena hasil PTK langsung dapat diterapkan dan digunakan oleh lembaga atausekolah di mana penelitian itu dilakukan (Cohen, 1994).Memperhatikan kondisi pendidikan dan pembelajaran di Indonesia dewasa ini, bahwa mutu pendidikan dinyatakan kurang baik atau mutunya rendah, penggunaan jenisPTK dapat dikatakan baik dan penting bagi para guru dan kepala sekolah, karena hasilnyaakan langsung terpakai dan diterapkan di kelas sebagai tindakan nyata dalam upayamengatasi permasalahan. Semua itu bertujuan untuk memperbaiki kondisi pendidikan dan pembelajaran di kelas yang kurang baik. Kegiatan dan aktivitas kerja atau tindakan yangtelah dibuktikan kebenarannya melalui PTK, lebih lanjut dimanfaatkan langsung olehguru yang bersangkutan untuk memperbaiki kondisi pendidikan/pembelajaran yangkurang baik ataupun kurang produktif. Sementara ini PTK sedang digalakkan untuk dilaksanakan di sekolah-sekolah yang berfokus pada upaya memperbaiki (melakukanterapi) proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Sekalipun diketahui bahwa permasalahan pendidikan tidak selalu permasalahan yang ada di kelas, namun yang paling banyak adalah masalah yang ada di dalam kelas.Di sisi lain, banyak hasil penelitian di Indonesia, baik jenis eksperimen maupun penelitian yang lain (
non-experimental research
) yang berhenti pada penyajian hasil beserta rekomendasinya. Sekalipun hasil-hasil penelitian tersebut didokumentasikandengan baik di lembaga-lembaga penelitian atau perguruan tinggi, tetapi jarang dilakukantindak lanjut dan dimanfaatkan oleh para pengambil keputusan maupun oleh para praktisiatau tenaga kependidikan yang berkepentingan, dan oleh para guru. Situasi dan kondisisemacam ini diperparah oleh kurang berkembangnya penyampaian informasi hasil penelitian melalui jurnal ilmiah atau media cetak dan media elektronik. Informasi hasil penelitian baik melalui media cetak atau media elektronik banyak yang tidak sampai kesasaran, seperti misalnya para guru dan kepala sekolah sebagai ujung tombak  pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran di sekolah.Hasil penelitian tindakan (secara umum) bukan merupakan hasil pengujianhipotesis atau untuk memverifikasi kebenaran pemecahan masalah semata, juga bukan
1
 
 berfokus pada temuan konsep maupun teori. Hasil PTK pada umumnya berupa langkahdan prosedur kerja yang terkait dengan kegiatan perbaikan berdasar masalah nyata yangdihadapi dalam kerja sehari-hari, dan langsung menjadi milik pelaku penelitian (dalamhal ini para guru atau personel pendidikan yang terkait, di sekolah). Para pemakai hasil penelitian tindakan akhirnya dapat bekerja lebih baik sesuai dengan prosedur ataulangkah sebagaimana yang telah diuji dan dibuktikan bahwa dengan cara dan prosedur seperti itu mampu mengatasi permasalahan dan dapat mengubah kondisi yang tidak baik menjadi lebih baik, yang kurang produktif menjadi produktif. Di balik itu perlu diketahui bahwa hasil penelitian tindakan (PTK) yang tidak ditindaklanjuti atau diteruskan olehlembaga/institusi terkait, oleh kepala sekolah atau guru, dapat dinyatakan bahwa penelitian tindakan itu sia-sia. Hal ini karena pada dasarnya permasalahan yang diatasidengan PTK adalah permasalahan riil/nyata sekolah/kelas itu sendiri, bukan permasalahan umum yang sifatnya konseptual. Adapun sekolah/kelas lain yang memiliki permasalahan serupa, mungkin saja dapat terjadi; dan jika demikian halnya, maka hasil penelitian tindakan yang telah dilakukan oleh suatu sekolah/kelas dapat ditransfer.Pentransferan hasil penelitian tersebut, tidak dapat diartikan sebagai bentuk generalisasihasil penelitian tindakan atau PTK.Mills (2000: 5) membandingkan penelitian tindakan dan penelitian tradisional,sebagaimana disajikan pada tabel berikut.A Comparison of Tradistional Research and Action ResearchWhat?Traditional ResearchAction ResearchWho?Conducted by universities professors,schoolars and graduate students onexperimental and control group.Conducted by teachers and principals on children and their careWhere?In environment where variables can becontrolledIn school and classroomsHow?Using quantitative methods to show, tosome predetermined degree of statistical significance, of cause-effectrel
 
ationship between variables.Using qualitative methods todescribe what’s happening and tounderstand the effects of someeduacational intervention.Why?To report and publish coclusions thatcan be generelized to larger  populations.To take action and effect positiveeducational change in the specificschool environment that wasstudied.Yang dimaksud penelitian tradisional oleh Mills, meliputi jenis-jenis penelitian survaimaupun non-survai, eksperimen maupun non-eksperimen yang bukan penelitian tindakandan yang pada umumnya pendekatan yang digunakan tidak terbatas pada pendekatankuantitatif, melainkan juga pendekatan kualitatif atau pendekatan yang lain. Sekalipun didalam penelitian tindakan juga dimungkinkan menggunakan pendekatan kuantitatif,sebagaimana juga dikatakan Mills (2000: 6), bahwa:
The area of focus or researchquestion identified by the researchers will determine the most appropriate approach(quantitative and/or qualitative) to use,
namun pada umumnya PTK menggunakan pendekatan kualitatif 
.
Memang umumnya pada PTK, karena guru banyak menganalisis,
2
 
mendeskripsikan dan menarasikan data beserta hasilnya, pendekatan kualitatif lebih banyak digunakan. Bahwa dalam mendeskripsikan hasil penelitian tersebut dapatdigunakan jenis deskripsi kuantitatif, dan tidak terbatas pada deskripsi kualitatif.
PENGERTIAN PENELITIAN TINDAKAN
Untuk memahami penelitian tindakan, berikut disajikan beberapa definisi penelitiantindakan.1.
 Action research is small scale intervention in the funtioning of the real world and a close examination of the effects of such intervention
(Halsey dalam Cohen andManion, 1994: 186)2.Hopkins (1985: 32) menyajikan beberapa definisi:a.
 Action research aims to contribute both the practical concerns of people in animmediate problematic situation and to the goals social science by joint collaboration within a mutually acceptable ethical frame work 
(Rapoport,1970) b.
 Action research is a form self-
reflective
inquiry undertaken by participants in social (including educational) situation in order to improve the rationalityand justice of (a) their own social or educational practices, (b) their understanding of these practices, and (c) the situation in which the practicesare carried out. It is most rationally empowering when undertaken by participants collaboratively, though it is often undertaken by individuals, and  sometimes in cooperation with ’outsiders’. In education, action research hasbeen employed in school-based curriculum development programs, and  systems planning and policy development 
(Stephen Kemmis, 1983).c.
 Action research is about the systematic study of attempts to improveeducational practices by groups of participants by means of their own practical actions and by means of their own reflection upon the effects of those actions
(Dave Ebbutt, 1983)d.
 Action research is the study of social situation with a view to improving quality of action within it 
(Elliot yang dikutip Dave Ebbutt).e.
... action research is the way group of people can organise the conditionsunder which they can learn from their own experience
(Kemmis yang dikutipoleh Dave Ebbutt).f.
 Action research is trying out an idea in practice with a view to improving or changing something, trying to have a real effect on the situation
(Kemmisyang dikutip oleh Dave Ebbutt).3.
 Action research is any systematic inquiry conducted by teacher researchers, principals, shool counselors, or other stakeholders in the teaching/learning invironment, to gather information about the ways that their particular school operate, how they teach, and how well their students learn. This information is gathered with the goals of gaining insight, developing reflective practice,effecting positive changes in the school environment (and on educational  practices), and improving student outcomes and the life of those involved 
(Mills,2000: 6).
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...