Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
21Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul Ptk Chapter 2

Modul Ptk Chapter 2

Ratings: (0)|Views: 7,438|Likes:
Published by c4rix
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
PENELITIAN TINDAKAN KELAS

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: c4rix on Jul 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

01/29/2013

 
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
(
Classroom Action Research
)BAB IPERAN GURU DAN TUNTUTAN PROFESIONALISMEA.Standar Kompetensi
Memahami profesionalisme Guru dalam pelaksanaan tugas
B.Kompetensi dasar
1.Menjelaskan peran guru di sekolah2.Mengidentifikasi kompetensi yang dimiliki guru3.Menjelaskan kaitan antara profesionalisme guru danPenelitian Tindakan Kelas4.Mengidentifikasi kendala dalam melaksanakan PTK 
C. Materi1. Peran Guru
Guru merupakan pihak yang paling sering dituding sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap mutu pendidikan, apalagi jika mutunya kurang baik, Tudinganseperti itu tidak sepenuhnya benar, mengingat masih banyak sekali komponen pendidikanyang berpengaruh terhadap mutu pendidikan. Namun demikian, harus diakui bahwa gurumerupakan komponen yang paling strategis dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Olehkarena itu, banyak pihak menaruh harapan besar terhadap guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.Guru yang profesional adalah guru yang memiliki kemampuan profesional, yaitukemampuan untuk dapat (1) merencanakan program belajar mengajar, (2) melaksanakan danmemimpin kegiatan belajar mengajar, (3) menilai kemajuan kegiatan belajar mengajar, dan(4) menafsirkan dan memanfaatkan hasil penilaian kemajuan belajar mengajar dan informasilainnya bagi penyempurnaan perencanaan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Soedijarto,1993).Guru yang profesional, menurut Lawrence Stenhouse, dalam makalah Nurkamtoyang berjudul “
 Penelitian Tindakan Kelas: Konsep Dasar dan Prosedur Pelaksanaannya”
(1999), adalah guru yang memiliki kemandirian dalam melaksanakan tugas profesinya.Konsekuensi logis dari kemandirian itu adalah bahwa guru yang profesional akan senantiasamelakukan refleksi atas apa yang dilakukannya dan mengambil refleksi itu sebagai dasar  pengembangan. Di sinilah letak arti pentingnya penelitian tindakan kelas bagi guru; yangintinya kinerja guru dan produknya merupakan refleksi keprofesionalan guru.
.
Sidi (1992: 2) menyatakan bahwa guru sebagai ujung tombak dalam upaya peningkatan mutu pendidikan masih perlu ditingkatkan kemampuannya, mengingat perubahan yang terjadi dalam kehidupan begitu cepat dan pengetahuan terus berkembang begitu pesat. Untuk mengatasi kondisi seperti itu dibutuhkan guru yang pandai meneliti dan1
 
sekaligus memperbaiki proses pembelajarannya. Hal itu sangat diperlukan karenakemampuan meneliti juga merupakan cerminan guru yang profesionalDalam mewujudkan sekolah efektif, guru dituntut menguasai sepuluh pengetahuandasar, yaitu (1) mengembangkan kepribadian, (2) menguasai landasan pengetahuan, (3)menguasai bahan pengajaran, (4) menyusun program pengajaran, (5) melaksanakan program pengajaran, (6) menilai proses dan program pengajaran, (7) menyelenggarakan program bimbingan, (8) menyelenggarakan administrasi sekolah, (9) berinteraksi dengan sejawat danmasyarakat, dan (10) menyelenggarakan penelitian sederhana untuk keperluan pengajaran(Sukarman, 1999). Kenyataannya, guru masih banyak mengalami masalah dalammenjalankan tugas profesinya dan ia (mereka) tidak dapat menjalankannya dengan baik (secara ilmiah). Akibatnya ketika mutu proses dan hasil pendidikan rendah, guru selalumelempar tanggung jawab kepada pihak lain, misalnya orang tua, lingkungan, dansebagainya.Penelitian tindakan kelas, cukup potensial untuk membantu memecahkan masalahguru dalam menjalankan profesinya sekaligus guna meningkatkan kinerjanya (Purwadi,1999). Akan tetapi, dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas masih banyak kendalayang dihadapi oleh guru. Kendala-kendala itu menurut Priyono (1999) adalah (1) masihlemahnya pemahaman guru tentang konsep dan prinsip penelitian tindakan kelas, (2) belumdiyakininya oleh guru dan pihak-pihak yang terkait bahwa penelitian tindakan kelasmerupakan strategi pengembangan profesi guru, dan (3) belum membudaya
reflectivethinking 
di kalangan guru. Sedang menurut pengamatan penulis dalam berbagai pelatihan pada guru, diperoleh kesimpulan bahwa di samping kendala-kendala di atas, masih adakendala yang lain, yaitu (1) tidak ada pembimbing penelitian, (2) sikap mental (guru) yangsuka adanya kemapanan daripada mengikuti perkembangan, dan (3) tidak tersedianya danauntuk penelitian.Melalui tulisan ini diharapkan guru proaktif untuk mengatasai kendala tersebut. Jikakendala-kendala tersebut dapat diatasi, diharapkan terjadi peningkatan aktivitas guru dalammelaksanakan penelitian tindakan kelas, maka akan mampu mewujudkan sosok guru profesional.2.
Mengapa Perlu Penelitian Tindakan Kelas
Sejak Thomas Samuel Kuhn mengemukakan pandangan bahwa “Kemajuan ilmudapat terjadi apabila paradigma lama diganti dengan yang baru,” maka pada tahun 1960-anterjadilah kemajuan yang luar biasa dalam ilmu pengetahuan, khususnya ilmu sosial,humaniora, maupun teologi. Revolusi ilmiah Kuhn telah melakukan koreksi tentangkelemahan-kelemahan penelitian ilmu yang bersifat positivistik yang menyebabkan penelitian-penelitian ilmu di bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora cenderungmenggunakan paradigma “baru” yang berbeda dengan paradigma positivisme.Kegiatan pendidikan pada dasarnya adalah kegiatan terprogram yang tampak padaorientasinya yang memposisikan sekolah sebagai lembaga rekonstruksi sosial atau pusat pengembangan kebudayaan. Menurut Robert C. Bogdan, tujuan penelitian dapatdikategorikan dalam dua tipe, yaitu penelitian dasar dan penelitian terapan, di manakeduanya dapat berlaku di bidang pendidikan. Dalam penelitian kualitatif di bidang pendidikan ada tiga tipe, yaitu
evaluation research, pedagogical research,
dan
actionresearch. Action research
merupakan salah satu perspektif baru dalam penelitian pendidikan
 
yang mencoba menjembatani antara praktik dan teori dalam bidang pendidikan (Dimyati,2000:171-172).
 Action research
merupakan penelitian tentang suatu realitas sosial dan bermaksud untuk melakukan perbaikan fenomena realitas sosial. Dalam model penelitian ini,si peneliti bertindak sebagai
observer 
sekaligus sebagai
 partisipan. Action research
sebagai salah satu metode penelitian mempunyai ciri sebagai berikut(1) sebagai suatu kegiatan perbaikan yang merupakan suatu program berdasarkan penelitian,(2) pelaku kegiatan dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu pelaku penelitian yang berusaha mendapat “teori mendasar” dan kelompok petugas yang bertugas sehari-hari didalam lembaga yang bersangkutan, (3) berusaha mengumpulkan informasi tentang sistem perilaku maupun komponen dalam kegiatan yang lengkap dan manfaat dalam perbaikansosial, (4) berusaha untuk dapat menyusun tipe perilaku (tindakan) umum yang bermanfaatdalam perbaikan sosial, (5) merupakan alat untuk membuat masyarakat sadar akan kekuatanyang mereka miliki secara utuh dan rinci, (6) menghasilkan laporan yang berisi tentang data perilaku, konsep, dan teori “mendasar” awal yang berisi sifat kronologis, dan (7) a
ctionresearch
menghasilkan dua faedah ganda, yaitu yang pertama adalah lembaga yang menjadisasaran penelitian dapat tumbuh menjadi lembaga perbaikan realitas sosial dan yang keduaadalah pelaku penelitian memperoleh pengertian mendalam tentang realitas sosial yangmereka teliti (Dimyati, 2000: 175-176).Tujuan
action research
adalah melakukan perbaikan realitas sosial berdasarkan datakualitatif yang telah diperoleh dan berdasarkan pendekatan non-positivistik. Metode yangsering digunakan adalah studi dokumentasi, observai dan partisipasi observasi sertawawancara.
 Action research
didahului oleh penelitian pendahuluan (eksplorasi) yang bertujuan untuk mendapatkan berbagai permasalahan lapangan dan berbagai kemungkinan pemecahannya. Penelitian pendahuluan ini menghasilkan suatu kesepakatan tentang permasalahan riil yang perlu segera diatasi serta desain
action
yang kemudian diubahmenjadi proposal perbaikan keadaan (Dimyati, 2000:176).Seorang peneliti bisa menyampaikan pemecahan masalah berdasarkan praktik setelahia memperhitungkan pola perilaku umum, adat, norma, dan sistem nilai yang berlaku dilapangan. Dalam praktiknya, peneliti dapat melakukan partisipasi observasi yang bergunauntuk menyusun rapor, namun peran peneliti terikat batasan-batasan, yakni (1) keterlibatanhanya sebatas memberikan pemecahan masalah, tidak ikut kompetisi, (2) tetap berpegang pada etika penelitian, tidak memihak, dan (3) peneliti sebagai pendorong pemecahanmasalah, tidak mengambil posisi pemimpin dalam masyarakat.3.
Kendala yang Dihadapi Guru untuk Melakukan PTK 
Menurut Zubaidai (2000), sedikitnya ada lima kendala yang dihadapi guru untuk melakukan PTK.
 Pertama,
kendala yang berhubungan dengan lemahnya pemahaman konsepdan prinsip-prinsip PTK. Pihak yang mengalami kendala ini dapat dikelompokkan menjadidua, yaitu kelompok guru dan kelompok calon guru (masalah LPTK). Kelompok gurumemerlukan pembelajaran yang lebih intensif melalui berbagai pertemuan guru, sepertiMGMP tingkat sekolah dan pelatihan-pelatihan guru, baik proyek maupun swadana.Sedangkan untuk kelompok calon guru, perlu kiranya materi PTK dijadikan bagian dari matakuliah penelitian (dimasukkan dalam kurikulum LPTK).
 Kedua,
kendala yang berhubungan dengan PTK sebagai strategi pengembangan profesi guru. Mengingat pentingnya PTK sebagai strategi pengembangan profesi guru, perlukiranya pihak-pihak kakanwil/kakandep Dikbud menginstruksikan agar setiap unit pelaksana3

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rianti Raya added this note|
Ko ga bisa di Download ya, susah banget!!. Boleh ga minta artikel yang ini?! Boleh ya....a...a.! Kalo boleh kirim ke email ku ya. rianti_raya@yahoo.co.id. atikelnya bagus banget. komplit..Makasih
Nanda Masyitah liked this
Cak Rozie Lee liked this
Surya Darma liked this
Aris Munandar added this note|
Bagus....
Rianti Raya liked this
Rianti Raya liked this
Ria Ria Ardiyani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->