• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 2
    CommentGo Back
Download
 
YASAMAS 2006, "Sejarah Promosi Kesehatan", .........................................................................Hal :
0
 
TIM PROMOSI KESEHATAN
Sejarah Promosi Kesehatan
 
down load from www.promosikesehatan.comby : Sugeng Abdullah
YAYASAN SANITARIAN BANYUMAS2006
 
YASAMAS 2006, "Sejarah Promosi Kesehatan", .........................................................................Hal :
1
 
KATA PENGANTAR 
Melalui niat yang tulus untuk ikut serta menyebarluaskan informasi yangada di jagat maya (internet), YAYASAN SANITARIAN BANYUMAS(YASAMAS) berani mencetak artikel hasil down load Saudara Sugeng Abdullah.Keberanian ini didasarkan atas kenyataan bahwa tidak semua orang mau dan mampumembaca secara langsung di website www.promosikesehatan.com .Ada beberapa alasan mengapa orang tidak dapat akses langsung terhadapinformasi di internet, diantaranya adalah karena gagap teknologi (gaptek) atau tidak  punya kesempatan karena ketiadaan sarana serta uang. Jadi, kepada para pemilik dan pengelola website harap maklum dengan kondisi yang demikian. Bukan malahsebaliknya menuduh mencuri kepada para down loader.Harapan utama dari pencetakan artikel Sejarah Promosi Kesehatan iniadalah membantu memberi tambahan referensi bagi para mahasiswa JKL PurwokertoPoltekkes Semarang dan pembaca lain yang membutuhkannya. Semoga bermanfaat.Purwokerto, 18 Maret 2006.Pengurus Yasamas
 
YASAMAS 2006, "Sejarah Promosi Kesehatan", .........................................................................Hal :
2
 
Bab IPENDAHULUAN
 
“Hidup hanya dapat dimengerti dengan menoleh ke belakang Mengamati yang telah dilakukanTetapi harus dijalani dengan melihat ke depan”(Soren Kierkegaard)“We learn from the past days, we belong to the present,and with the guidance from the Almighty we build our tomorrow”(A wise person’s saying)
 Di era milenium ini, setiap hari bahkan setiap saat, kepada kita disajikan pelbagai macam iklan atau upaya pemasaran pelbagai macam produk dan jasa. Iklan-iklan itu dengan gencarnya menyapa kita melalui berbagai media, terutama TV danradio. Melalui internet, iklan-iklan itu juga datang silih berganti. Iklan jugamenyergap kita melalui telepon seluler. Jangan ditanya iklan melalui surat kabar danmajalah. Juga melalui film layar lebar di gedung bioskop. Iklan-iklan juga mejengsecara mentereng melalui billboard, spanduk, umbul-umbul, dll. Tentu saja iklan jugamuncul melalui poster, leaflet atau brosur. Belum lagi iklan melalui selebaran yangsecara berdesakan nongol di tembok-tembok, tiang listrik/telepon, pagar rumah, dll.Ada juga iklan yang disamarkan melalui tulisan ilmiah atau tulisan populer. Jangandilupakan iklan atau pemasaran produk atau jasa yang dikemas secara sangat professional dalam bentuk pameran, seminar atau pertemuan. Belum lagi iklan atauupaya pemasaran yang dilakukan secara agresif melalui tatap mula langsung darirumah ke rumah dan secara berantai (
multy level marketing 
). Demikian pula upayayang dilakukan melalui loby kepada pelbagai pihak, khususnya pengambil kebijakan,agar produk atau jasanya dapat dipergunakan oleh khalayak luas. Dan masih banyak lagi cara-cara kreatif yang dilakukan dalam rangka menjajakan suatu produk atau jasa.Upaya-upaya itu mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap lakunya suatu produk atau jasa. Produk atau jasa apa saja, termasuk produk atau jasa di bidangkesehatan serta produk dan jasa yang merugikan kesehatan seperti rokok, minumankeras, obat-obatan yang tidak layak, dll. Itu semua termasuk upaya pemasaran atauupaya untuk mempromosikan produk atau jasa. Pada zaman dulu upaya itu disebut propaganda.Istilah propaganda sering dikaitkan dengan bidang politik. Namun sebenarnyatidak selalu demikian. Bisa juga tentang masalah sosial, termasuk kesehatan. Dizaman pra dan awal kemerdekaan dulu propaganda masalah kesehatan itu sudahdilakukan. Pada waktu itu cara propaganda itulah yang dilakukan untuk memberi penerangan kepada masyarakat tentang kesehatan. Propaganda pada waktu itudilakukan dalam bentuknya yang sederhana melalui pengeras suara atau dalam bentuk gambar dan poster. Juga melalui film layar tancap. Cara-cara itu kemudian berkembang, karena propaganda dirasakan kurang efektif apabila tidak dilakukanupaya perubahan atau perbaikan perilaku hidup sehari-hari masyarakat. Maka
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...

Mas, nyuwun tulung minta buku aslinya ya, atau kalo mau beli dimana ?

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...